
Setelah terbang selama sehari penuh tanpa henti akhirnya Inyoko bersama Rajawali Dewa Perang tiba dipuncak gunung salju abadi atau dunia dewa naga
Inyoko memperhatikan sekelilingnya,tidak ada yang berubah dari tempat itu semenjak terakhir kali dia meninggalkan gunung salju abadi bersama Dewi Mata Dara dan kakek Gwen.
Tiba-tiba Inyoko dikejutkan oleh semburan api yang mengarah kepadanya.
Semburan api itu berasal dari Kubes monster ular biru yang menggantikan Gunjek Sang Monster Agung atau Dewi Mata Dara untuk menjaga tempat itu,tempat sakral bagi klan ular.
"Apa yang anda lakukan tetua ular biru"
"mengapa kau menyerang ku?"
Ucap Inyoko penuh tanya.
"aku tidak akan mengizinkan siapapun lagi merusak tanah leluhur ku ini"
"kalian manusia serakah hanya menodai tanah sakral klan kami"
Jawab Kubes sang monster ular biru.
Tanpa sempat menjelaskan apapun Kubes kembali menyerang Inyoko,akan tetapi Rajawali Dewa Perang menghadangnya.
terjadi pertarungan sengit antara dua hewan pertapa itu.
Kekuatan yang dimiliki oleh Rajawali Dewa Perang terlihat lebih unggul daripada Kubes Monster Ular Biru,bahkan cakaran kuku rajawali raksasa itu berhasil merusak sisik ditubuh monster ular itu.
Kubes tidak mau menerima kekalahan begitu saja,monster ular biru itu terlihat begitu marah dan tak lama kemudian merubah wujudnya menjadi sosok manusia persis seperti yang dilakukan oleh pemimpin mereka Gunjek Sang Monster Agung yang berubah wujud menjadi Dewi Mata Dara.
Sosok Kubes dalam wujud manusia adalah seorang laki-laki muda yang cukup tampan.
Kubes kemudian mengeluarkan seruling suci klan ular dari balik jubahnya,seruling yang dulu diberikan Dewi Mata Dara kepadanya untuk menjaga gunung salju abadi.
seruling itu kemudian dimainkan oleh Kubes, berbeda dengan permainan seruling Dewi Mata Dara,alunan irama yang dihasilkan seruling yang dimainkan oleh Kubes memekakkan telinga Inyoko dan Rajawali Dewa Perang,bahkan menyedot tenaga dalam keduanya.
tidak lama kemudian muncul puluhan monster ular raksasa berbagai jenis dan bentuk dipuncak gunung salju abadi.
ternyata permainan seruling Kubes tadi adalah sebuah tanda untuk memanggil anggota klan ular yang lain.
Situasi ini menjadi sangat tidak menguntungkan bagi Inyoko dan Rajawali Dewa Perang.
__ADS_1
mereka harus menghadapi puluhan hewan pertapa yang terlihat tidak senang dengan keberadaan mereka di puncak gunung salju abadi.
Inyoko merasa para anggota klan ular tidak akan mau mendengar apapun yang dia jelaskan,Inyoko kemudian mengeluarkan energi murni yang baru saja dikuasainya itu.
kombinasi antara Inyoko dan Rajawali Dewa Perang terlihat cukup tangguh menghadapi serangan-serangan dari para hewan pertapa ular itu.
Akan tetapi kekuatan fisik menjadi pembeda pertarungan itu,setelah hampir setengah jam bertarung Rajawali Dewa Perang terlihat mulai sedikit kesulitan,karena stamina nya yang sudah hampir habis.
hal ini disebabkan karena burung rajawali raksasa itu baru saja melakukan perjalanan yang cukup jauh dengan terbang sehari penuh tanpa henti untuk mencapai gunung salju abadi.
melihat kesempatan dan celah yang ada pada Rajawali Dewa Perang,membuat para ular pertapa itu semakin bersemangat.
akibatnya serangan beruntun dari beberapa hewan pertapa ular itu berhasil membuat Rajawali Dewa Perang tersungkur dan terluka.
Inyoko yang dari awal terlihat menyimpan tenaga dan lebih memilih menghindar serta menangkis setiap serangan para pertapa ular itu,akhirnya terlihat begitu kesal setelah menyaksikan rajawali raksasa yang dianggapnya sebagai teman itu terluka.
tubuh Inyoko kemudian di penuhi oleh cahaya merah yang tidak lain adalah aura merah pertapa naga.
mendadak angin bertiup kencang di puncak gunung salju abadi itu seiring perubahan aura energi yang dilakukan oleh Inyoko.
Golok pusaka naga yang berada dipunggung Inyoko dan berbalut kain akhirnya keluar dari sarungnya.
Semua anggota klan pertapa ular itu mendadak berubah wujud menjadi sosok manusia.
mereka semua kemudian berlutut dihadapan Inyoko begitu juga dengan Kubes monster ular biru.
membuat Inyoko yang semula ingin bertarung dan membantu rajawali raksasa temannya itu menjadi bingung dan penuh keheranan.
"Maafkan kami telah lancang dan berani menantang anda tuan pertapa naga"
"kami semua tidak menyadari jika anda adalah pertapa naga ketua dari semua klan pertapa ular"
"aku masih tidak percaya kau adalah reinkarnasi orang itu"
"setelah sekian lama akhirnya golok pusaka naga menemukan pemiliknya kembali"
Ucap Kubes kepada Inyoko.
"Aku tidak tau apa yang telah terjadi,yang membuatku bingung,mengapa anda masih saja menyerang ku tuan ular biru?"
__ADS_1
"bukankah anda mengenalku,bukankah aku sudah pernah datang ketempat ini"
"anda juga tahu jika aku pergi dari sini bersama dengan Dewi Mata Dara atau Gunjek Sang Monster Agung,penjaga gunung salju abadi sebelumnya"
Jawab Inyoko.
"Sekali lagi kami minta maaf"
"semenjak kepergian Dewi dan si tua Gwen dari gunung salju abadi,banyak yang telah terjadi di dunia dewa naga ini"
"seminggu setelah kepergian kalian, tiba-tiba muncul sosok yang mirip sekali wujudnya dengan wujud anda dan si tua Gwen"
"mereka mencoba mengelabui kami dan bertanya tentang letak gua ular"
"kami benar-benar terkecoh dengan mereka akan tetapi saat menyentuh air mata naga wujud asli mereka terlihat"
"ternyata mereka adalah manusia-manusia iblis yang dapat merubah bentuk wujud mereka"
"mereka cukup kuat,meskipun berhasil,jatuh banyak korban dari klan kami saat mengusir mereka"
"karena mereka tidak berhasil mendapatkan apa yang mereka inginkan,aku tidak memberitahukan ini kepada Dewi Mata Dara"
"oleh karena itu kami sangat waspada dengan kedatangan manusia-manusia lain di tanah dewa naga ini"
"akan tetapi aura merah dan golok pusaka naga yang anda keluarkan lah yang membuat kami tahu kalau anda adalah pertapa naga"
"pemilik dunia dewa naga ini"
Jelas Kubes kepada Inyoko.
Rajawali Dewa Perang yang terlihat masih lemah sangat terkejut mendengar apa yang baru saja dijelaskan oleh Kubes itu,dia tidak menyangka jika Inyoko adalah pemilik tempat itu dan klan ular adalah pengikut setianya.
akan tetapi Inyoko sendiri tidak menyadari hal itu sama sekali.
Inyoko tidak terlalu memperdulikannya,yang menjadi beban pikirannya saat ini adalah tentang dua orang manusia kuat yang berani membuat kekacauan di tanah dewa naga dan keberadaan hewan pertapa legenda serigala Le Nyai untuk menghidupkan kembali kekasih hatinya Fan Ning.
menurut Inyoko kedua orang yang menyamar menjadi dirinya dan kakek Gwen itu tidak lain adalah anak buah manusia iblis Ghun Thang.
Inyoko kemudian menjelaskan maksud dan tujuannya datang kepuncak gunung salju abadi itu bersama dengan Rajawali Dewa Perang.
__ADS_1
semua anggota klan ular yang berada ditempat itu merasa sangat terkejut mendengarkan apa yang diinginkan oleh Inyoko dan mendengar nama hewan pertapa legenda Le Nyai.