Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Jurus Pengemis Menggetarkan Nirwana


__ADS_3

Inyoko masih dalam keadaan duduk bersemedi,mencoba fokus mengembalikan tenaga dalam dan aura energi miliknya yang tiba-tiba hilang saat terkena racun dupa siluman ular hitam.


Energi dan kekuatan kelopak mawar biru yang pernah dikonsumsi Inyoko berhasil membantunya menetralisir racun tersebut.


Inyoko memuntahkan semua racun dupa ular hitam dari mulutnya yang bercampur dengan darah berwarna kehitaman.


Dalam sekejap Inyoko kembali dikagetkan dengan perubahan disekitarnya,tidak ada lagi desa kecil dan penduduknya,tidak terlihat juga persawahan yang sebelumnya membentang dipinggir desa.


Tempat itu telah berubah menjadi puing-puing bangunan dan tulang belulang manusia yang berserakan.


Yang sebelumnya dilihat Inyoko dan rajawali dewa perang hanyalah sebuah desa ilusi ciptaan para siluman ular hitam.


"Kemampuan yang aku miliki benar-benar belum seberapa"


"Bahkan dengan mudahnya aku diperdaya oleh para siluman"


"Untung saja kekuatan mustika harimau putih Hi Nyiak menyadarkan ku"


Gumam Inyoko.


"Jangan menyerah tuan,anda harus lebih mempertajam insting yang kau miliki"


"Saat ini cahaya energi pertapa tidak bisa kau gunakan karena kekuatan Thun Dit dan Hi Nyiak yang menyegelnya didalam tubuhmu, kekuatan besar itu baru bisa anda gunakan sampai tubuh dan jiwamu benar-benar mampu bertahan dari kekuatan gelap iblis"


Jawab rajawali dewa perang pada Inyoko.


Inyoko bangkit dari setelah merasa semua racun benar-benar telah berhasil ia keluarkan dari tubuhnya.


Permata ular hijau bersinar dari balik jubahnya,sebagai pertanda yang dikirimkan oleh putri Koa bahwa jarak mereka kini sudah cukup dekat.


Sambil menunggu putri Koa Inyoko mengeluarkan kitab cu cirian pemberian gurunya tetua Ho.


Inyoko mulai membuka bagian jurus kelima dari kitab ilmu tersebut,karena Inyoko baru menguasai empat jurus dari tujuh jurus yang ada dalam kitab itu.


Inyoko membaca kitab ilmu itu dengan sangat teliti,bukan sesuatu yang sulit untuk Inyoko mempelajari jurus ke lima kitab cu cirian,karena sebelumnya Inyoko menguasai cahaya energi pertapa yang membuatnya semakin cepat dalam menyerap intisari dari setiap ilmu dan jurus.


Inyoko merasa setiap jurus yang dikuasainya akan sangat berguna saat ini,karena kekuatan cahaya energi pertapa yang tidak dapat dia gunakan untuk sementara waktu.


Inyoko mulai mengambil kuda-kuda dan bersiap mempraktekkan jurus ke lima dalam kitab ilmu cu cirian, Jurus Pengemis Menggetarkan Nirwana.


Jurus dengan tingkat kesulitan dan kekuatan yang jauh berbeda dengan empat jurus sebelumnya yang telah dikuasainya.


Inyoko mencoba menggunakan jurus itu dengan golok pusaka naga yang ia titipkan kepada rajawali dewa perang.


Jurus itu ternyata sangat cocok jika dipadukan dengan golok pusaka naga milik Inyoko.

__ADS_1


Bahkan tanpa cahaya energi pertapa jurus itu memiliki daya hancur yang dahsyat saat digunakan oleh Inyoko.


Inyoko tersenyum puas ketika mengetahui kekuatan jurus yang baru saja dia kuasai, sementara itu rajawali dewa perang terlihat tidak kalah senangnya menyaksikan kemampuan tuanya tersebut.


Hanya dalam waktu setengah hari Inyoko berhasil menguasai salah satu jurus hebat ciptaan tetua Ho tersebut.


Namun jurus itu menjadi semakin hebat dengan kekuatan dan golok pusaka naga yang dimiliki oleh Inyoko.


Tidak beberapa lama kemudian putri Koa bersama dengan Mai Chen,putri Wa Dehn dan Bing Nga.


Inyoko cukup kaget dengan rombongan yang dibawa oleh putri Koa tersebut,dia tidak menyangka jika ketiga orang yang dia kenal itu memutuskan untuk ikut bersamanya.


"Mengapa ekspresi mu seperti itu?"


"Kau seperti baru saja melihat hantu, ketika melihat kedatangan kami berempat"


Ucap Mai Chen mencoba bercanda kepada Inyoko,sahabat dan sudah dianggap sebagai saudaranya tersebut meskipun mereka memiliki sejarah perkenalan yang bisa dikatakan tidak cukup baik.


Ucapan Mai Chen itu diikuti oleh senyuman ketiga orang gadis yang datang bersamanya.


Inyoko langsung memeluk sahabat nya tersebut.


"Saudara Chen aku merasakan kau sudah sangat jauh berbeda"


"Bahkan kekuatan yang kau miliki saat ini sebanding dengan kekuatan para sesepuh dan tetua aliran putih"


Inyoko memuji sahabatnya itu.


"Kau terlalu berlebihan saudara ku"


"Bukankah kau yang kini berkembang jauh lebih pesat daripada semua orang"


"Bahkan menurut kakek Gwen,saat ini kau adalah pendekar terkuat aliran putih"


"Semua orang berharap banyak kepadamu"


Balas Mai Chen.


Perkataan Mai Chen barusan membuat mimik wajah Inyoko berubah seketika.


Terlihat jelas ekspresi kesedihan dari wajahnya.


"Aku belum sekuat itu"


"Untuk apa jadi yang terkuat, untuk apa jadi yang terhebat"

__ADS_1


"Jika aku gagal melindungi orang yang aku sayangi"


"Aku gagal saudara Chen"


"Fan Ning mati karena aku kelemahan ku"


Teriak Inyoko.


"Kakak"


"Tidak ada gunanya meratapi masa lalu"


"Apa dengan begini semuanya akan berubah,dan saudari Fan Ning akan hidup lagi?"


"Adik Fan mengorbankan dirinya untukmu,agar kau menjadi lebih kuat dan melindungi banyak orang"


"Jangan jadikan harapan yang telah di tanamkan saudari Fan sia-sia begitu saja"


Jawab putri Wa Dehn mencoba menguatkan Inyoko.


Mai Chen mencoba mencairkan suasana yang mulai berubah menjadi dingin tersebut.


Mai Chen mengajak Inyoko berlatih tanding beberapa jurus untuk mengukur kemampuannya dan kekuatan yang dimiliki oleh Inyoko saat ini.


Inyoko tidak menolak permintaan latih tanding dari sahabatnya itu,Inyoko juga ingin menggunakan dan melatih jurus kelima kitab cu cirian yang baru saja dia kuasai.


Kedua orang sahabat itu kemudian saling bertukar beberapa jurus tanpa ada niat saling melukai.


Mai Chen terlihat semakin tangguh dan kuat berkat bimbingan sepuh suci sekte A Jhi Er dalam beberapa waktu terakhir.


Permainan golok gagak hitam nya juga terlihat semakin tajam dan mematikan.


Selain itu Mai Chen juga berusaha menarik perhatian salah satu gadis yang ikut bersamanya dengan memamerkan kemampuan nya.


Inyoko tidak terlihat ingin mengalah begitu saja,kekuatan aura energi tiga dewa penguasa bumi dan golok pusaka naga miliknya sedikit lebih unggul dari Mai Chen,bahkan beberapa kali Inyoko terpaksa menurunkan kekuatan serangan-serangannya karena tidak ingin membuat Mai Chen terluka.


Sebuah jurus penutup dari Inyoko,jurus pengemis menggetarkan nirwana membuat Mai Chen terpojok dan terpaksa mundur beberapa langkah.


Meskipun berhasil menahan serangan Inyoko dengan golok gagal hitam,tangan Mai Chen seolah tidak berhenti bergetar karena kedahsyatan serangan golok Inyoko yang hanya menggunakan seperempat kekuatan aura energi tiga dewa penguasa bumi miliknya.


Mai Chen merasa takjub dan semakin bersemangat untuk melanjutkan pengembaraan bersama Inyoko.


Mai Chen begitu sangat yakin jika dia akan menjadi lebih kuat setelah ikut bersama Inyoko.


Sementara itu ketiga gadis yang ada bersama mereka terlihat menyembunyikan sesuatu didalam hati mereka masing-masing.

__ADS_1


Ketiga sosok perempuan muda itu mulai merasakan perasaan tertarik terhadap Inyoko.


__ADS_2