
Dewi mata dara segera menghampiri tubuh yang tak berdaya itu.
dengan selendang sutera nya yang sudah dialiri tenaga dalam dewi mata dara melilit tubuh inyoko,kemudian membawanya ke air terjun yang ada di dunia dewa ular.
Dewi mata dara meletak kan tubuh inyoko yang sekarat itu diatas sebuah batu besar dipinggir air terjun.
air terjun itu dinamai air mata dewa naga,
dibalik air terjun itu terdapat sebuah golok pusaka naga milik pertapa naga.
golok pusaka itu sengaja di simpan di dimensi dunia dewa ular agar tidak jatuh ditangan manusia yang salah
golok pusaka naga tertancap pada sebuah batu dibalik air terjun air mata dewa naga.
jika selama ribuan tahun gunjek sang monster agung menjaga gunung salju abadi,
maka wujud lain nya sebagai dewi mata dara menjaga golok pusaka naga.
dewi mata dara mulai menyalurkan hawa murni tenaga dalam nya ke pada inyoko yang sekarat.
tubuh inyoko yang mengeluarkan asap itu perlahan panas nya mulai turun.
dewi mata dara mengeluarkan botol kecil dari dibalik jubah nya.
botol itu berisi cairan berwarna hijau.
mustika ular hijau,yang berkhasiat sebagai obat penyembuh luka yang sangat mujarab.
obat ini adalah obat langka di dunia persilatan.
dewi mata dara meminumkan mustika ular hijau kepada inyoko yang masih tak sadarkan diri itu.
"bocah ini menyimpan banyak misteri"
"aku tak akan melepaskan nya begitu saja"
dewi mata dara berbisik dalam hati
tiba-tiba inyoko mengerang keras,bersamaan dengan itu asap yang keluar dari tubuhnya membentuk wujud naga dan terbang menembus air terjun air mata dewa naga.
tak lama muncul cahaya ke emasan dari balik air terjun itu.
cahaya itu berasal dari golok pusaka naga.
dewi mata dara terkejut bukan main dengan apa yang baru saja disaksikan nya.
ini pengalaman pertama baginya seorang pertapa yang sudah ribuan tahun menjaga tempat itu.
inyoko yang masih belum sadarkan diri kemudian melayang ke udara dan perlahan menuju sumber cahaya ke emasan di balik air terjun itu.
tubuh inyoko yang melayang itu, berputar-putar diatas golok pusaka naga yang tertancap pada sebuah batu.
Rasa kaget dewi mata dara semakin menjadi-jadi.
"apa lagi ini"
bisik nya dalam hati.
tak lama cahaya ke emasan itu sirna,bersamaan dengan itu tubuh inyoko pun jatuh didepan golok pusaka naga.
tak lama,inyoko pun sadarkan diri,dan mendapati diri nya sudah berada di sebuah tempat di balik air terjun air mata dewa naga.
__ADS_1
inyoko belum menyadari apa yang sudah dia alami.
matanya menatap kosong kearah golok pusaka naga.
kemudian suara dewi mata dara memecah suasana yang sempat hening itu.
"kau tidak apa-apa bocah?"
inyoko menjawab pelan dan masih merasakan sakit di tubuh nya,
"aku tidak apa-apa."
"tapi apa yang telah terjadi?"
"mengapa aku ada disini?"
"bagaimana dengan wujud gelap dirimu dan kakek gwen"
"dimana dia?"
dewi mata dara hanya tersenyum karena bingung akan memberikan jawaban apa atas pertanyaan inyoko itu.
"pokok nya semua nya baik-baik saja"
"tenang lah bocah"
"sebentar lagi kita akan bertemu dengan si tua gwen"
"inyoko dari mana kau berasal?"
"ayah ku berasal dari negri timur jauh dan ibu ku berasal dari negri gurun yg menjadi budak bangsawan di negara ming..
saat aku berumur 4 tahun kedua orang tua ku tewas,saat bangsa Ming diserang oleh Bangsa Juryan"
Dewi mata dara kembali terlihat kaget dengan jawaban dari inyoko.
"dewi..."
inyoko berkata dengan tatapan yang aneh ke arah golok pusaka naga yang tertancap itu.
"ada apa bocah"
jawab dewi mata dara.
inyoko menunjukan jari nya ke arah golok pusaka naga.
"golok itu memanggil namaku"
"golok itu bisa berbicara dewi"
jawab inyoko dengan tubuh yang gemetaran.
Dewi mata dara kembali dibuat kaget dengan apa yang baru saja di dengar nya.
"hai bocah lemah"
"mengapa kau memanggilku"
"siapa kau"
"apakah kau titisan orang itu?"
__ADS_1
inyoko mendengar suara yang berasal dari golok pusaka
inyoko terduduk lemas,tubuh nya berkeringat dingin,mata nya melotot ke arah golok pusaka naga,yang baru saja berbicara kepadanya.
"dewi...apa kau tidak mendengar apa yang barusan di ucapkan golok itu?"
"apa maksudmu?"
"aku tidak mendengar apapun"
jawab dewi mata dara.
seketika disekitar mereka terjadi guncangan dari dalam tanah.
sebuah sarung golok muncul dari guncangan tanah itu.
ya...itu adalah sarung golok pusaka naga.
sarung golok itu berwarna hitam dengan ukiran naga dan sebuah kepala naga pada bagian atas nya.
dewi mata dara semakin penasaran dengan sosok inyoko.
sarung golok yang menjadi pasangan golok pusaka naga selama ini dianggap telah musnah karena tidak diketahui dimana keberadaan nya.
tapi kedatangan inyoko membangkitkan kembali kekuatan pusaka itu.
Dewi mata dara terkejut melihat inyoko bangkit dan berjalan ke arah golok pusaka naga.
"dewi...golok itu menyuruhku untuk mrngambil nya,dan menyarungkan nya ke sarung golok itu"
ucap inyoko sambil menunjuk ke arah sarung golok tang tergeletak diatas tanah.
Dewi mata dara membisu dan tak dapat berkata-kata.
inyoko berdiri tegak,tepat diatas golok itu.
dia kepalkan genggaman tangan nya pada gagang golok itu.
dengan tenaga nya inyoko berusaha mencabut sebuah golok pusaka terkuat di semesta,yang sudah tertancap di batu itu dalam waktu yang lama.
dari celah-celah batu tempat golok itu tertancap,mulai terpancar cahaya berwarna putih yang cukup menyilaukan mata.
terdengar suara gesekan golok dan batu yang mulai terbelah.
dalam sekejap kin golok itu lepas dari batu tempat nya tertancap,dan batu itu terbelah menjadi dua.
inyoko berteriak keras saat berhasil mencabut golok itu.
dia merasakan panas yang dahsyat saat menggenggam golok pusaka yang telah dia cabut itu.
muncul rasa sakit dan rasa terbakar yang hebat pada kedua tangan inyoko yang menggenggam golok itu.
inyoko tak dapat lagi menahan rasa sakit nya,
golok itu terjatuh di atas tanah,bersamaan dengan inyoko yang tumbang dan tak sadarkan diri kembali.
sesaat setelah itu golok pusaka naga dan sarung nya melayang diudara.
kedua pasangan pusaka pertapa itu bertemu,dan golok pusaka naga masuk kedalam sarung golok yang berwarna gelap itu.
Bersamaan dengan bersatunya golok dan sarung nya itu cahaya putih yang tadi keluar dari celah batu tempat golok pusaka naga tertancap pun lenyap.
__ADS_1
dan golok pusaka yang telah tersarung itu pun jatuh ketanah.