
"sebaiknya kita segera menemui orang itu"
"aku merasakan firasat buruk,jika kita terlalu lama berada di kota ini"
Ucap Kha Chan.
orang yang ingin mereka temui di Kota Dhu Mai adalah salah satu kenalan Tetua Gha Ek yang masih memiliki hubungan dengan klan bangsawan Dehn yaitu Guru Bha Thuang.
Kha Chan adalah satu-satunya orang dalam rombongan itu yang mengetahui tempat tinggal guru Bha Thuang di kota Dhu Mai.
tapi telah banyak yang berubah dari kota Dhu Mai dari yang terakhir kali dikunjungi oleh Kha Chan,terutama dengan banyak nya anggota dari Sekte Kalajengking Merah yang berada di kota itu.
Rombongan itu kembali menyembunyikan senjata-senjata dibalik jubah mereka,karena tidak ingin menimbulkan kecurigaan dari anggota-anggota Sekte Kalajengking Merah.
Kha Chan sangat terkejut setelah melihat sebuah bangunan yang telah rusak parah di hadapan nya.
"ada apa ini?"
"apa yang telah terjadi pada tempat ini"
Ucap Kha Chan berbisik pada yang lain,karena tidak ingin terdengar oleh beberapa anggota Sekte Kalajengking Merah yang terlihat berada dibangunan yang sudah rusak parah itu.
"sepertinya baru saja terjadi pertarungan hebat di tempat itu"
"apa kau pernah ketempat itu?"
balas Kakek Gwen juga sambil berbisik.
"ini adalah rumah kediaman guru Bha Thuang"
"sepertinya anggota Sekte Kalajengking Merah yang dihadapi nya memiliki ilmu yang cukup tinggi"
"karena sepengetahuan ku Guru Bha Thuang memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan Ketua-Ketua Sekte aliran putih karena beliau adalah guru dari Tetua Gha Ek"
Jelas Kha Chan.
"sebaik nya kita mencari informasi disekitar sini tentang apa yang telah terjadi di kota ini"
Ucap Kakek Gwen.
Rombongan itu akhirnya memutuskan untuk mencari sebuah restoran yang ada di kota itu.
sesampainya di restoran mereka memanggil pelayan untuk memesan makanan.
"tempat ini sungguh telah jauh berubah"
"aku bahkan hampir tersesat di tempat ini"
Pancing Kha Chan memulai percakapan dengan pelayan restoran itu.
"anda betul tuan, sepertinya kalian memang bukan orang sini"
"kalian harus berhati-hati,dan menghindari pendekar-pendekar berpakaian hitam-hitam itu,jika kalian tidak ingin terlibat masalah"
Jawab pelayan itu sambil berbisik.
"memang nya kenapa dengan mereka"
Sambung Kakek Gwen.
__ADS_1
"sejak mereka datang ke kota ini semua nya berubah,mereka mengambil alih pemerintahan kota dengan membawa surat titah dari kaisar"
"siapapun yang tidak mematuhi aturan baru yang mereka buat,mereka tidak segan-segan untuk menghabisi nya"
"termasuk seluruh anggota keluarga gubernur kota ini sebelum nya yang menentang mereka karena aturan baru yang mereka buat sungguh membuat rakyat menderita"
"pajak tinggi,biaya hidup yang tinggi akibat harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi"
"lihat saja restoran ini menjadi sepi"
Sambung pelayan itu.
"sebelum ketempat ini kami melewati jalan yang tidak jauh dari restoran ini,kami melihat
sebuah bangunan sekolah yang mengalami kerusakan parah,kenapa bisa begitu?
Tanya Kakek Gwen.
"Itu memang sebuah sekolah yang dipimpin oleh guru Bha Thuang"
"salah satu tokoh yang sangat dihormati di kota ini"
"kemarin hampir semua pendekar-pendekar berpakaian hitam itu menghancurkan tempat itu"
"tapi menurut kabar yang beredar guru Bha Thuang tidak berhasil mereka tangkap"
"kabar lain nya Guru Bha melarikan diri dan mengalami luka serius setelah bertarung dengan Jendral Khe Pin Dhing pimpinan pasukan hitam itu"
Jawab pelayan itu sambil berlalu pergi mengambil pesanan kelompok Inyoko itu.
mereka semua kini saling bertatapan,mencoba mencari cara bagaimana caranya menemukan Guru Bha Thuang.
"mungkin kah saat ini dia berada ditempat itu?"
ucap Putri Wa Dehn.
"sepertinya itu tidak akan mungkin untuk saat ini"
"jika dia bersembunyi disana pasti dengan mudah dapat ditemukan oleh Sekte Kalajengking Merah".
"lagi pula kita mengetahui tempat itu tadi dari penjaga gerbang kota"
Jawab Mai Chen.
"ada baik nya jika kita mencoba ide gadis ini"
"mana tahu aku bisa mendapatkan informasi dari tempat itu"
"lagi pula setelah aku amati,meskipun kota ini telah di berikan kaisar kepada Sekte Kalajengking Merah,tapi sepertinya mereka tidak membawa pejabat istana ke tempat ini"
"jadi aku rasa mereka tidak ada yang mengenali ku".
Jelas Kha Chan.
Kemudian rombongan Inyoko menyantap makanan yang telah mereka pesan itu.
setelah selesai makan, Kha Chan berangkat seorang diri menuju Pondok Obat Jha Riang.
sedangkan Inyoko dan yang lain nya tetap tinggal dan menunggu di restoran itu yang kebetulan juga menyediakan kamar penginapan.
__ADS_1
"selamat siang tuan"
"selamat datang di pondok obat Jha Riang"
"ada yang bisa kami bantu"
Ucap salah seorang pelayan di tempat itu pada Kha Chan.
"anda tuaaan"
ucap seorang pelayan yang lain pada Kha Chan.
Kha Chan sangat terkejut mendengar pelayan yang memanggilnya itu, sepertinya pelayan itu cukup mengenal sosok Kha Chan.
"Kau pergilah,tuan ini biar aku yang melayani nya"
Ucap Pelayan itu kepada teman nya.
"Tuan"
"apakah kau masih mengingat ku"
"aku adalah anak kepala pelayan di rumah guru Khe Pin Dhing"
Ucap nya berbisik.
"apakah kau anak dari nyonya Lhi Thak,kepala pelayan di kediaman Guru Khe Pin Dhing?"
Kha Chan balik bertanya
"kau benar sekali tuan nama ku Ahn Thak,aku anak sulung nya"
Jawab pelayan itu
"aku datang kesini memang ingin mencari informasi tentang guru Khe"
"bisa kah kau menemui ku setelah kau selesai bekerja"
temui aku di penginapan yang ada di ujung jalan pondok obat ini"
Ucap Kha Chan.
Tanpa mengulur waktu Kha Chan segera meninggalkan pondok obat Jha Riang itu,dan kembali ke restoran tempat Inyoko dan yang lain nya menunggu.
Perjalanan mereka menuju lembah salju sepertinya penuh dengan rintangan diluar dugaan mereka.
"bagaimana?"
"apa yang tetua dapatkan ?"
Ucap Inyoko pada Kha Chan yang baru tiba di restoran tempat Inyoko dan yang lain nya menunggu.
"sore ini kita akan mendapatkan informasi mengenai apa yang telah terjadi di kota ini"
"aku berhasil menemui salah satu anak pelayan dirumah guru Khe Pin Dhing"
"dia akan datang ke tempat ini setelah dia selesai bekerja"
Bisik Kha Chan.
__ADS_1
Tanpa mereka sadari sejak kedatangan mereka di restoran itu,ada dua orang laki-laki yang terus mengawasi gerak gerik mereka dari tempat yang sedikit agak jauh.