Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Pertarungan Suci Pendekar


__ADS_3

Setelah berhadapan dengan Inyoko,membuat tujuan hidup Kha Suik berubah.


baginya mencapai tingkatan Manusia Iblis Ghun Thang akan butuh waktu yang cukup panjang.


dan kini dihadapan nya ada seorang pemuda yang berhasil mengimbangi kekuatannya.


dan Kha Suik menginginkan pemuda itu yang akan menjadi lawan terakhirnya bertarung.


"aku harap aku mendapatkan pertarungan yang pantas sesuai dengan harapan ku"


"kau membuat jiwa bertarung ku yang telah lama mati, kini bangkit kembali anak muda"


"jadilah lawan terakhirku"


Ucap Kha Suik bersiap menghadapi pertarungan hidup matinya dengan Inyoko


Dalam sekejap tubuh Kha Suik mengeluarkan kembali aura energi.


tetapi kali ini bukan lagi aura energi berwarna hitam gelap dan menyeramkan.


aura energi yang dikeluarkannya berwarna putih dan terasa hangat


semua orang merasa terkejut melihat perubahan aura Kha Suik itu.


sementara anggota Suku Khe Tek dan pasukan Kalajengking Merah seperti kehilangan semangat bertempur mereka setelah mengetahui pimpinan mereka telah membuang misi awal mereka untuk menghancurkan Suku Awai.


terkecuali beberapa orang pasukan Kalajengking Merah yang merupakan murid asli dari Em Phul atau Kha Suik.


mereka terlihat berdiri menjaga tempat pertarungan itu,mereka mengerti dengan apa yang ada dalam pikiran guru mereka saat ini.


mereka tidak ingin pertarungan itu mendapat gangguan dari pihak lain.


Kha Suik telah bersiap dengan golok ditangan nya,begitu juga Inyoko dengan golok pusaka naga miliknya.


seketika suasana disekitar tempat itu menjadi sangat hening.


hanya terdengar suara tiupan angin yang muncul dari aura energi yang mereka keluarkan.


"ini adalah pertarungan suci para pendekar"


"pertarungan yang tidak menganggap lawan sebagai musuh"


"pertarungan yang murni,hanya untuk menentukan siapa yang terbaik"


Ucap Dewi Mata Dara.


Aura energi berwarna putih keemasan mengalir pada golok yang ada pada Kha Suik.


Kha Suik mulai melancarkan serangannya ke arah Inyoko yang juga telah bersiap menyambutnya.


tidak tampak lagi hawa iblis dan hawa membunuh pada setiap jurus yang dikeluarkan oleh Kha Suik.


Jurus-jurus Kha Suik mengalir dengan lembut dan indah,membuat semua orang kagum dengan apa yang mereka lihat.


Inyoko terlihat mulai sedikit terdesak dan kewalahan meladeni setiap gerakan jurus dari Kha Suik,hingga sebuah celah berhasil dimanfaatkan oleh Kha Suik untuk memukul mundur Inyoko.


Golok pusaka naga terlepas dari tangannya,dan jatuh tepat dihadapan Kha Suik.


Sesuatu yang diluar akal sehat orang-orang pun terjadi,Kha Suik mengembalikan golok pusaka naga kepada Inyoko dengan melemparkannya kepada Inyoko.


Tentu saja semua orang semakin terkejut dengan apa yang baru saja dilakukan oleh Kha Suik, sesuatu yang tidak akan pernah mungkin dilakukan oleh para pendekar aliran hitam,bertarung dengan adil.


"Golok itu seperti melawanku"

__ADS_1


"ada energi aneh yang mengalir didalam nya"


"tanganku sampai kesemutan dibuatnya"


Bisik Kha Suik dalam hati,setelah merasakan dampak akibat menyentuh golok pusaka naga milik Inyoko.


"terima kasih tuan pendekar"


"aku akan memberikan pertarungan yang hebat kepadamu"


Ucap Inyoko setelah menyambut golok pusaka naga yang dilemparkan oleh Kha Suik.


Kha Suik kembali menyerang Inyoko dengan jurus-jurus hebat miliknya,kali ini Inyoko terlihat lebih siap menyambut datangnya serangan Kha Suik itu,setelah Inyoko mengeluarkan aura energi yang lebih besar dari sebelum nya.


kedua pendekar itu saling beradu pukulan,dan mundur beberapa langkah.


Kha Suik terbatuk dan mengeluarkan darah segar dari mulutnya.


"Mengapa bisa begini"


"tidak mungkin rasanya pukulan ku tadi memberikan luka dalam kepadanya"


ucap Inyoko dalam hati.


"sialan"


"ternyata luka saat menggunakan ilmu tubuh iblis abadi,masih tersisa di tubuh asli ku"


"kekuatan anak ini mungkin belum setingkat dengan Ghun Thang,tapi tenaga dalam nya sangat mengerikan"


Gumam Kha Suik dalam hati.


"Hahahahaha"


"aku mengakuimu sebagai lawan yang pantas anak muda"


"tapi kau berbeda dari orang-orang itu"


"hari ini biarkan langit melihat pertarungan ini"


Ucap Kha Suik kepada Inyoko.


Kha Suik kembali meningkatkan tenaga dalam, akibatnya beberapa organ vitalnya mengalami kerusakan karena luka sebelumnya yang telah didapatkannya.


tetapi Kha Suik mengabaikannya,baginya pertarungan ini bahkan jauh lebih penting daripada hidupnya.


"aku tidak akan menodai pertarungan suci pendekar ini"


"aku akan melayani nya bertarung sampai batas kemampuan yang aku miliki"


Bisik Inyoko,yang telah bersiap menyambut kembali serangan dari Kha Suik.


Putaran Seribu Golok Membelah Samudra.


sebuah jurus golok yang sangat hebat dikeluarkan oleh Kha Suik.


tusukan dan sabetan golok Kha Suik berputar-putar dan menyerang Inyoko dalam jumlah yang sangat banyak.


sebuah jurus golok ilusi tingkat tinggi.


Inyoko menghindari serangan itu dengan jurus meringankan tubuh Langkah Dewa miliknya.


bayangan-bayangan golok ilusi itu bahkan membelah batu yang dikenainya.

__ADS_1


Inyoko tersentak melihat apa yang bisa diperbuat jurus golok Kha Suik itu.


Inyoko sadar,dia tidak menguasai banyak jurus.


karena selama ini dia lebih banyak berlatih meningkatkan aura energi dan tenaga dalam miliknya.


Inyoko hanya menguasai empat jurus sekte pengemis yaang dipelajarinya dari Tetua Ho.


Kha Suik kembali menggunakan jurus putaran seribu golok membelah samudra dan menyerang Inyoko dengan kekuatan tenaga dalam yang lebih besar.


jantung nya yang terluka sudah tidak sanggup menanggung beban tenaga dalam dalam jumlah yang sangat besar seperti itu.


sehingga disaat bersamaan dengan penggunaan jurus itu,darah segar kembali keluar dari mulut nya.


Kha Suik berniat menjadikan serangan ini adalah serangan terakhirnya untuk mengalahkan Inyoko.


Inyoko menyambut serangan Kha Suik itu dengan kombinasi Jurus Pengemis Halilintar dan golok pusaka naga yang menggunakan aura energi penguasa bumi milik nya.


Jurus pengemis halilintar itu terlihat sangat dahsyat sekali,bahkan Kuanyu yang juga menguasai jurus tersebut seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


"Anak ini,akan membuat sekte Pengemis Suci menjadi sekte nomor satu aliran putih"


Gumam Kuanyu dalam hati.


setelah melihat kehebatan adik seperguruan nya itu.


Kedua Jurus hebat pendekar itu akhir nya bertemu,cahaya putih menyilaukan muncul dari dua jurus yang beradu itu.


Kha Suik terlihat tersenyum saat golok miliknya hampir mengenai Inyoko.


entah apa yang telah terjadi,kedua orang itu tiba-tiba telah berdiri saling membelakangi,dan seketika cahaya putih yang menyilaukan itu pun lenyap.


Inyoko berlutut dan terjatuh,jantung nya berdetak kencang dan nafasnya terasa sesak sekali.


tubuh Inyoko bergetar hebat setelah beradu jurus dengan Kha Suik.


sementara Kha Suik terlihat masih berdiri tegak.


"Aku terlena, disaat-saat terakhir aku melihat sosok naga merah dibelakang anak muda itu,yang menatap tajam ke arahku"


Ucap Kha Suik pelan,darah segar keluar dari mulutnya dan dari sebuah sayatan luka didadanya.


"Terimakasih anak muda"


"ini pertarungan yang sudah lama aku nantikan"


"teruslah menjadi kuat dan lawan yang pantas untuk Ghun Thang"


Sambung Kha Suik dan kemudian jatuh tersungkur.


Murid-murid Kha Suik segera berlari mendatangi gurunya itu.


Begitu juga dengan Fan Ning yang mendatangi Inyoko.


"kakaaaak...."


"kau berhasil"


ucap Fan Ning sambil memeluk tubuh Inyoko


Inyoko masih belum mengetahui akhir dari pertarungannya itu.


hingga akhirnya Inyoko melihat murid-murid Kha Suik mengangkat tubuh guru mereka.

__ADS_1


Pertarungan itu meninggalkan bekas yang mendalam pada Inyoko.


pertarungan suci para pendekar.


__ADS_2