
Saat ini Kakek Gwen berhadapan secara langsung dengan mimpi buruk masa lalu yang terus menumpuk dendam di hati nya.
"Kali ini aku akan mengirim mu ke neraka mahkluk Iblis"
teriak Kakek Gwen dan mulai menyerang Monster Laba-Laba itu.
Monster Laba-Laba itu membalas serangan Kakek Gwen dengan menembakan racun-racun berserat dari mulut nya.
Kakek Gwen dapat menghindarinya,dan melepaskan sebuah pukulan tenaga dalam jarak jauh di kepala monster itu.
Monster Laba-Laba itu kembali mengerang kesakitan.
sepertinya pukulan tenaga dalam Kakek Gwen cukup berpengaruh pada monster itu.
Kakek Gwen kembali mendesak monster itu dengan hujan pukulan tenaga dalam.
membuat Monster Laba-Laba itu semakin kewalahan.
Monster itu kembali menembakan racun nya,tapi kali ini racun itu seperti asap.
racun itu terhirup oleh Kakek Gwen,tapi sepertinya tidak berpengaruh pada nya.
Kakek Gwen hanya merasa sedikit pusing tapi dengan cepat dapat di netralisir nya dengan bantuan tenaga dalam milik nya.
Kakek Gwen kemudian mundur dan meminjam golok milik Mai Chen.
Golok Gagak Hitam.
Kakek Gwen mengaliri tenaga dalam nya pada golok gagak hitam itu.
golok itu menjadi bersinar karena efek tenaga dalam milik Kakek Gwen.
Kakek Gwen itu dengan kecepatan nya menyerang kembali Monster Laba-Laba itu dengan golok milik Kha Chan ditangan nya.
tebasan-tebasan golok penuh tenaga dalam itu cukup membuat monster itu menderita.
Inyoko dan yang lain nya hanya diam mematung menyaksikan kedahsyatan serangan-serangan Kakek Gwen.
Kini Monster Laba-Laba itu hanya seperti mainan dihadapan kekuatan pertapa milik Kakek Gwen.
memang kekuatan Monster Laba-Laba jauh tertinggal dari Serigala Iblis Neraka yang pernah dihadapi Kakek Gwen dan Inyoko sebelum nya.
Monster Laba-Laba benar-benar babak belur menghadapi pertapa tua itu.
Monster itu berbalik arah dan berniat melarikan diri.
tapi Kakek Gwen tidak membiarkannya begitu saja.
tiba-tiba tubuh Kakek tua itu menghilang.
dan dalam sekejap muncul dihadapan monster yang ingin melarikan diri itu.
sebuah tebasan golok tenaga dalam milik Kakek Gwen membuat salah satu kaki monster itu terputus.
Kakek Gwen tersenyum puas.
__ADS_1
Kakek Gwen terlihat tidak ingin langsung menghabisi monster itu.
dia terlihat punya keinginan menyiksa dan membunuh Monster Laba-Laba itu secara perlahan-lahan.
Kakek Gwen mulai kalap dan hilang kendali.
pertapa itu seperti sangat menikmati siksaan yang dia berikan pada monster yang sudah tidak berdaya itu.
sorot mata nya menjadi merah,semerah darah.
aura gelap yang pekat mulai menyelimuti tubuh nya.
"Kakek cukup !!!"
"sudah hentikan !!!"
Teriak Inyoko setelah menyaksikan Kakek Gwen yang lupa diri dan masih saja mengayunkan goloknya ke tubuh monster yang sudah tidak bernyawa itu.
Kakek Gwen seperti tidak mendengarkan perkataan Inyoko.
Dia terus mengayunkan golok nya,dan mencincang tubuh monster itu hingga menjadi bercerai berai.
Kakek Gwen terlihat mulai kehilangan kesadaran nya.
"Hancurkan..."
"Hancurkan..."
"Hancurkan..."
Kakek Gwen menoleh dan melihat tajam ke arah Inyoko dan yang lain.
Kakek Gwen mengarahkan golok ditangan nya ke arah Inyoko,sambil tersenyum Kakek Gwen mengeluarkan tenaga dalam dari ujung golok gagak hitam dan melepaskan nya ke arah Inyoko dan yang lainnya.
Inyoko,Mai Chen dan Kha Chan sangat terkejut dan merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja Kakek Gwen lakukan pada mereka.
melihat Inyoko dalam keadaan terancam,Hi Nyiak Harimau Putih maju menerkam Kakek Gwen.
sebuah cakaran Hi Nyiak merobek lengan Kakek Gwen dan mengeluarkan cairan aneh berwarna hijau.
cairan itu hampir mirip dengan cairan tubuh milik Monster Laba-Laba yang dicincang oleh Kakek Gwen.
"Sialan...."
"Monster itu telah meracuni otak nya dan mengambil alih kesadaran nya"
"Kini kakek tua itu tidak ada beda nya dengan Monster Laba-Laba"
Ucap Kha Chan.
Asap beracun yang sempat terhirup oleh Kakek Gwen sebelum nya,kini menampakan efek nya.
racun itu mengambil alih jiwa dan pikiran korban nya.
Kakek Gwen menjadi sangat marah akibat luka cakar yang diberikan oleh Hi Nyiak.
__ADS_1
Harimau Putih itu mendapatkan serangan membabi buta dari Kakek Gwen.
Hi Nyiak mendapat kan banyak luka karena tebasan-tebasan golok gagak hitam.
"tidak ada cara lain"
"kita harus mengalah kan nya"
"walau pun mustahil,tapi kita tidak mungkin membiarkannya terus seperti ini"
ucap Kha Chan.
mengalahkan Kakek Gwen seorang pertapa mungkin sesuatu yang mustahil bagi mereka.
tingkat kekuatan mereka bertiga mungkin tidak cukup untuk mengalahkan Kakek Gwen.
Ketiga orang itu kini berdiri menghadapi Kakek Gwen.
"musnah dan pergilah ke neraka"
teriak Kakek Gwen sambil mengayunkan golok Gagak Hitam ditangan nya yang dialiri tenaga dalam.
Inyoko dan Mai Chen yang masih kurang pengalaman bertarung terpental karena tidak siap menerima serangan tenaga dalam itu.
sementara Kha Chan mundur beberapa langkah setelah menahan serangan itu dengan tenaga dalam milik nya.
Mai Chen bangkit dan melesat menyerang Kakek Gwen, Mai Chen tersulut emosi karena golok Gagak Hitam warisan kakek nya di pergunakan oleh Kakek Gwen untuk menyerang nya.
serangan Mai Chen dengan enteng di hindari oleh Kakek Gwen.
dengan sangat cepat tangan Kakek Gwen mencengkram leher Mai Chen.
Kakek Gwen mengangkat tinggi tubuh Mai Chen yang berada dalam cengkeraman tangan kiri nya.
sorot mata Kakek Gwen memperlihatkan hawa membunuh yang cukup kuat.
Kakek Gwen kembali mengalirkan tenaga dalam pada golok Gagak Hitam ditangan kanan nya.
golok itu siap menembus dan mencabik tubuh Mai Chen.
Kha Chan dengan cepat bereaksi menahan golok Kakek Gwen dengan golok miliknya,tepat sebelum golok Gagak Hitam menghujam tubuh Mai Chen.
Kakek Gwen kembali tersenyum sinis
"Tikus Pengganggu,enyah lah ke neraka"
teriak Kakek Gwen sambil meningkatkan tenaga dalam pada golok nya.
golok milik Kha Chan tidak cukup kuat menahan golok Gagak Hitam.
golok milik Kha Chan hancur lebur dan membuat nya terpental jauh.
Kha Chan mengeluarkan darah dari mulut nya.
"orang ini benar-benar kuat"
__ADS_1
Kha Chan bergumam dalam hati sambil menahan sakit akibat efek tenaga dalam Kakek Gwen yang diterimanya.