Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Pagoda Obat - Batu Penyembuh Giok Hijau


__ADS_3

Mereka semua nya akhir nya berangkat menuju kota Ma Er meninggalkan ibukota kekaisaran Ming dengan penuh rasa kesedihan.


Kota Ma Er.....


Kota ini adalah kota yang bersebelahan dengan ibukota kekaisaran Ming.


Hampir Separuh penduduk nya adalah petani.


karena memang daerah ini memiliki tanah yang subur,dan menjadikan warga kota Ma Er dapat hidup dengan sejahtera.


Di kota ini lah markas salah satu Sekte terbesar aliran putih berada.


yaitu Sekte Bulan Giok.


bisa dikatakan sekte bulan giok memiliki peran cukup penting dalam kota ini.


mulai dari keamanan kota,penyalur hasil pertanian dan sistem pemerintahan kota.


sehingga sekte bulan giok memiliki tempat di hati masyarakat kota ma er.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah hari akhir nya rombongan Tetua Ho sampai di kota ma er.


mereka disambut penjaga gerbang kota yang juga berasal dari sekte bulan giok.


Melihat Tetua Bu ketua sekte bulan giok ada dalam rombongan membuat warga kota yang bertemu mereka menjadi sangat antusias.


popularitas Tetua Bu Raja Dewa Seribu Obat dikota Ma Er mengalahkan An Zung sang kaisar.


Akhir nya rombongan Tetua Ho itu tiba di markas Sekte Bulan Giok.


markas yang berdiri tepat di tengah kota Ma Er.


yang pertama kali mereka lakukan setelah sampai di markas Sekte Bulan Giok adalah membawa Inyoko ke dalam Pagoda Obat.


sebuah tempat khusus untuk pengobatan. sementara pendekar lain yang juga terluka segera mendapat pengobatan dari tabib-tabib terbaik yang ada di sekte bulan giok.


bisa dikatakan tabib-tabib itu yang terbaik di seluruh kawasan wilayah kekaisaran ming


Di dalam Pagoda obat,tubuh Inyoko diletakkan diatas Batu Penyembuh Giok Hijau.


batu penyembuh giok hijau mengeluarkan sinar berwarna hijau saat tubuh Inyoko menempel disana.


Sinar hijau itu terlihat hingga menembus keluar pagoda obat.


Perlahan aliran energi berwarna hijau membuat tubuh Inyoko mengambang diatas nya.


Inyoko merasakan sakit yang luar biasa saat proses penyembuhan dilakukan oleh batu penyembuh giok hijau.


Setelah sekitar dua jam,aliran energi hijau dari batu giok itu menghilang,seketika tubuh Inyoko yang mengambang itu terjatuh dan tidak sadarkan diri kembali.


Tetua Bu yang menunggu diluar,setelah melihat sinar hijau itu menghilang,segera memasuki pagoda obat.


Tetua Bu memeriksa nadi dan hawa energi milik Inyoko.


Tetua Bu terlihat tersenyum dan berkata dalam hati


"hmmmmmm"

__ADS_1


"Tidak salah Tetua Ho mengambil mu sebagai murid"


Kemudian Tetua Bu mengarahkan tapak nya pada bagian perut Inyoko.


Energi Penyembuh Dewa Obat


Sebuah jurus penyaluran energi pengobatan milik sekte bulan giok.


jurus ini memang hanya dapat digunakan setelah pasien nya menyerap energi hijau dari batu penyembuh giok hijau.


Setelah Tetua Bu selesai dengan teknik pengobatan nya,akhir nya Inyoko siuman.


Inyoko mulai dapat menggerakkan ujung jarinya secara perlahan,hingga akhir nya dapat menggerakkan semua anggota tubuhnya.


Tentu saja Inyoko dan Tetua Bu merasa sangat senang sekali.


"terima kasih tetua"


"terima kasih banyak"


"aku berhutang budi padamu"


"aku pasti akan membalas semuanya"


ucap Inyoko dengan perasaan sangat bahagia.


Tanpa banyak bicara Tetua Bu membawa Inyoko yang sudah dapat berjalan itu ke lantai dua pagoda obat.


"bukan kah luka ku sudah sembuh"


Inyoko bertanya penuh heran.


"belum..."


"belum saatnya kau keluar dari pagoda ini"


"aku akan membuat mu menjadi lebih kuat dengan bantuan pagoda obat"


jawab tetua Bu.


Inyoko tidak ingin bertanya lebih jauh lagi karena tidak ingin membuat tetua Bu tidak enak hati padanya.


Inyoko kini telah berada di tingkat kedua pagoda obat.


terdapat sebuah kolam yang mengeluarkan asap dan aroma obat-obatan yang sangat pekat.


Kolam Jiwa Murni..


"Buka pakaian mu"


"kemudian masuk kedalam kolam jiwa murni"


"bermeditasi lah didalam sana"


"kosongkan semua pikiran mu"


"fokuslah dan biarkan energi murni mengalir diseluruh tubuh mu"

__ADS_1


perintah Tetua Bu pada Inyoko.


Inyoko menuruti perintah dari Tetua Bu dan masuk kedalam kolam jiwa murni itu.


Inyoko mulai duduk bersila dan memejamkan mata nya.


melakukan apa yang pertama kali di dapat nya dari guru nya Tetua Ho.


Setelah beberapa saat bersemedi dan dalam pikiran nya yang kosong, Inyoko didatangi seorang sosok laki-laki.


"siapa kau"


"mengapa kau muncul dalam pikiran ku"


tanya Inyoko.


"Aku juga tidak tahu mengapa aku memilihmu yang sangat lemah ini menjadi tuan ku"


"tapi hawa energi dan aura mu seperti orang itu"


"pemilik ku sebelum nya juga memiliki tipe energi sepertimu"


"Energi Naga"


ucap sosok misterius itu.


"aku sama sekali tidak mengerti dengan semua ucapan mu itu"


"maafkan aku"


balas Inyoko.


"plaaak...plaaak"


sebuah pukulan yang sudah lama tidak didapatkan nya kini kembali mendarat dikepalanya.


"dasar bocah bodoh"


"kau bocah terlemah dan paling tidak tau diri yang pernah aku kenal"


"mengapa harus kau yang membangun kan ku di *D**unia Dewa Ular*?"


"aku adalah wujud dari Golok Pusaka Naga yang kau cabut di dunia dewa ular Bodoh !!!!!!"


sosok misterius itu terlihat sangat kesal.


Inyoko menjadi bingung dengan apa yang terjadi dan apa yang kini ada dihadapannya.


pertemuan nya dengan sosok golok pusaka naga dalam alam pikiran itu,perlahan membuat Inyoko mulai mengeluarkan aura merah dalam kolam jiwa murni.


Aura Merah Pertapa Naga.


Tetua bu yang duduk memperhatikan di pinggir kolam itu tersenyum.


meskipun Tetua Bu sama sekali tidak mengenali tipe aura merah yang dikeluarkan oleh tubuh Inyoko itu.


tapi apa yang diperlihatkan Inyoko saat bermeditasi itu adalah suatu kemajuan yang sangat luar biasa

__ADS_1


__ADS_2