
"hanya yang aku izinkan yang dapat masuk ke dimensi ini"
"dan ular raksasa yang kau lihat didunia mu itu adalah aku"
"inilah wujud asli ku di dunia dewa ular"
"disini kau boleh memanggilku Dewi Mata Dara".
Inyoko tercengang,masih tidak percaya dengan apa yang sedang dilihat dan dialaminya saat ini.
Dewi Mata Dara tersenyum,kemudian melayangkan sebuah pukulan ke kepala inyoko.
"plaaak....plaaak".
"apa yang kau pikirkan"
lanjut nya
inyoko tersadar dari lamunannya.
sontak pipi nya memerah melihat wajah sang dewi mata dara yang berparas cantik itu.
"hei bocah,jangan sesekali berpikiran kotor kepadaku"
"atau kau akan aku jadikan pupuk untuk hutan di dunia dewa ular ini"
dengan mata melotot dan mimik wajah yang berubah,dewi mata dara menatap inyoko.
inyoko merasa tertekan dengan perubahan emosi yang di perlihatkan oleh dewi mata dara.
"a..a..aku tidak berani dewi"
inyoko tertunduk dan penuh rasa cemas,karena inyoko sadar kekuatan seperti apa yang dimiliki oleh dewi mata dara.
Dewi mata dara mengayunkan tangan nya,seketika dunia dewa ular yang nyaman, berubah menjadi sebuah tempat yang mengerikan.
bau amis darah terasa begitu menyengat,potongan bagian-bagian tubuh manusia berserakan disemua penjuru tempat itu.pemandangan yang membuat inyoko merasa sangat mual dan ingin muntah.
"tempat apa ini"
"mengapa tempat ini berubah menjadi begitu menakutkan"
inyoko saat ini merasakan ketakutan yang menusuk hingga ke jantung nya.
inyoko merasa sangat lemas,ia tertunduk dan akhirnya bertekuk lutut,semua organ tubuh nya seperti berhenti bergerak.
"sungguh mengerikan"
pandangan inyoko teralih kan melihat sesuatu yang sepertinya lebih mengerikan dari apa yang dia lihat sebelum nya.
"Gunjek Sang Monster Agung!!!"
batin nya berteriak menyaksikan apa yang ada dihadapannya.
kakek gwen terlihat sekarat bersimbah darah dengan beberapa bagian tubuh yang telah hilang dalam lilitan ular monster itu.
darahnya berdesir kencang,rasa takut yang tadi menguasai bathin nya berubah menjadi kemarahan yang luar biasa.
__ADS_1
"Biaadaaab"
"Dewi mata dara"
"apa yang kau lakukan pada kakek gwen?"
"aku tidak akan membiarkan iblis kejam sepertimu,se enak nya memangsa manusia"
inyoko melihat wajah kesakitan yang teramat sangat dirasakan oleh kakek gwen dalam lilitan ular raksasa itu.
inyoko mencoba bangkit untuk menolong kakek gwen, tiba-tiba muncul sosok dewi mata dara dihadapan nya.
sontak inyoko terkejut,dia merasa bingung.
bukan kah gunjek sang monster agung itu adalah wujud lain dari dewi mata dara,tapi mengapa kini ular monster raksasa dan dewi mata dara muncul secara bersamaan??.
inyoko menyingkirkan rasa penasaran nya itu, dan memutuskan untuk melanjutkan keinginan nya menolong kakek gwen.
belum sempat melangkah dewi mata dara memberikan sebuah pukulan kepada inyoko,dan membuat inyoko terjatuh.
"apa yang ingin kau lakukan bocah?"
"apa matamu sudah buta,apa kau sudah tidak waras?"
"apa kau ingin menjadi santapan monster kejam itu"
dewi mata dara berkata dan menunjuk kearah hewan monster raksasa itu.
Inyoko segera berdiri kembali.
"aku tidak peduli apa yang akan terjadi padaku"
"tapi aku tak akan diam,melihat orang yang berharga dalam hidupku menderita"
"meskipun aku mati,setidak nya aku tidak pernah meninggalkan orang-orang yang berharga dalam hidupku"
inyoko tidak sadar dengan apa yang baru saja di ucapkan nya.
entah sejak kapan sosok kakek gwen mempunyai tempat di hati gwen sama halnya dengan tetua Ho.
Ucapan yang keluar dari bibir inyoko membuat dewi mata dara tersentak.
"bocah ini !!!"
gumam nya dalam hati
"Bocah,yang ada dihadapan kita saat ini memang adalah wujud ku dalam bentuk gunjek sang monster agung".
"tapi dalam bentuk sisi gelap"
"apakah kau lupa aku sudah hidup ribuan tahun,bersama dengan gunung salju abadi"
"entah sudah berapa banyak nyawa manusia serakah yang aku lenyapkan"
"bahkan lebih banyak dari jumlah yang hidup saat ini"
"setiap manusia yang aku musnahkan itu dipenuhi dengan rasa serakah dan tamak"
__ADS_1
"manusia yang dipenuhi dengan kesombongan"
"manusia-manusia yang hati nya dirasuki oleh keinginan iblis"
"Jiwa mereka lenyap bersama raga mereka"
"tapi tekad dan keinginan manusia-manusia serakah yang aku musnahkan itu tanpa kusadari terhisap oleh jiwa pertapaku"
"semakin hari jiwa pertapaku semakin kelam,seiring bertambahnya manusia-manusia serakah yang aku lenyapkan"
"hingga akhirnya jiwa pertapa murni ku sudah berubah total menjadi jiwa yang gelap"
"saat itu aku adalah wadah dari keinginan hati manusia-manusia iblis yang aku lenyapkan"
"aku beranggapan,aku bukan lagi gunjek sang monster agung,tapi aku adalah gunjeksang penguasa semesta"
"aku mulai turun dari gunung salju abadi,tujuan ku adalah melenyapkan semua manusia".
"membentuk dunia baru, dibawah genggaman kekuasaan ku"
"setiap jalan yang aku lalui akan berubah menjadi jalan penuh darah"
"pada akhirnya 7 orang manusia pertapa bersatu untuk mencegahku"
"pada masa itu 7 orang pertapa itu adalah 7 manusia terkuat yang ada di bumi"
"7 pertapa itu membentuk 7 simbol menjadi sebuah segel"
"kemudian segel itu mengeluarka sosok naga dalam bentuk cahaya,dan merasuki salah seorang pertapa"
"6 pertapa lain nya mengorbankan nyawa mereka untuk membuat segel itu"
"karena memang resiko dari segel itu akan melenyapkan hawa kehidupan manusia penggunanya,kecuali pengguna nya yang telah dirasuki oleh hawa pertapa naga".
"seorang pertapa yang tersisa itu menghadapi ku dengan aura pertapa naga yang telah merasuki nya".
"aku kewalahan menghadapinya,hingga akhir nya pertapa itu berhasil mengalahkan ku"
"dengan kemampuan pertapa naga nya,pendekar itu memisahkan wujud jiwa pertapa ku,membuat jiwa pertapa ku kembali murni,sedangkan jiwa pertapa ku yang gelap di kurung dalam sebuah segel yang sangat kuat,kemudian di pindahkan ke dimensi lain dari dunia ini".
dar mata dewi mata dara terlihat berkaca-kaca menceritakan sejarah hidup yang telah dilalui nya selama ribuan tahun,sebagai gunjek sang monster agung.
inyoko tertegun mendengarkan kisah itu.
tapi tak lama inyoko kembali bergerak,
"baiklah aku akan maju mengahdapi keinginan serakah para iblis yang ada didalam jiwa monster itu"
"keserakahan adalah sifat alami manusia"
"tapi keserakahan hanya dapat dikalahkan oleh manusia itu sendiri"
"aku inyoko karasaki akan menjadi wadah bagi jiwa-jiwa manusia baik dan bijaksana yang telah kau lenyapkan monster sialan"
inyoko berteriak menantang wujud lain dari gunjek sang monster agung.
tak terlihat lagi rasa takut dalam diri inyoko.
__ADS_1
Dewi mata dara tertegun melihat sikap dan keberanian inyoko,dia tidak menyangka jika inyoko seorang bocah yang tidak punya kemampuan tapi memiliki tekad yang kuat.
akhirnya dewi mata dara mulai mengerti,apa alasan nya hingga seorang kakek gwen pun mulai jatuh hati pada bocah yang ada didepan nya ini.