
Pertapa legenda Le Nyai kembali menampakan wujudnya dihadapan Inyoko.
Tanpa basa-basi leluhur pertapa itu langsung menyerang Inyoko yang sedang mengatur aliran tenaga dalam dan pernapasannya.
Meskipun sangat terkejut Inyoko berhasil menghindar dari serangan mendadak itu.
Tubuh Inyoko seperti memiliki respon luar biasa dari serangan mendadak itu setelah menguasai cahaya energi pertapa.
Inyoko bereaksi terhadap serangan yang diterimanya dari Le Nyai dengan membalasnya menggunakan beberapa jurus yang didapatkannya dari tetua Ho,Kha Ram Fang dan kitab cu cirian.
Kombinasi jurus-jurus itu terlihat jauh lebih bertenaga dan lebih dahsyat dari sebelumnya.
Le Nyai terlihat tersenyum ketika menerima serangan balasan Inyoko itu.
Leluhur pertapa itu merasa sangat puas dengan apa yang telah dicapai Inyoko sejauh ini.
"Anak ini luar biasa, seandainya aku bertemu dengan nya lebih awal,mungkin saat ini kemampuannya telah jauh diatas Ghon Jong"
"Dengan kemampuannya yang seperti ini mungkin dia dapat keluar dari dimensi dunia pertapa ini lebih cepat"
Ucap Le Nyai dalam hatinya.
Inyoko terus melakukan serangan ke arah Le Nyai tanpa henti.
Pertapa legenda Le Nyai pun meladeni serangan balasan Inyoko itu dengan sungguh-sungguh,hingga akhir nya sebuah pukulan Le Nyai berhasil mengenai Inyoko yang sempat sedikit lengah dan memberikan celah pada Le Nyai.
Tubuh Inyoko terpental mundur beberapa meter,sesaat sebelum pukulan nya mengenai Inyoko,Le Nyai sempat mengurangi tenaga pukulan nya itu, sehingga tidak berdampak buruk bagi Inyoko.
Inyoko cukup menyadari jika kekuatan yang dia miliki tidak sebanding dengan kekuatan yang dimiliki oleh Le Nyai.
Tapi hal itu membuat Inyoko menjadi semakin bersemangat untuk dapat menjadi lebih kuat.
Le Nyai meminta Inyoko memperhatikan nya ketika memperagakan beberapa gerakan dan jurus.
Inyoko sangat terpana melihat jurus-jurus yang sedang diperlihatkan oleh Le Nyai itu.
Setelah hampir satu jam menunjukan beberapa jurus kepada Inyoko,Le Nyai meminta Inyoko segera mempraktekkan nya.
Setelah melakukan beberapa kali percobaan akhir nya Inyoko dapat menggunakan jurus-jurus itu dengan sempurna.
Le Nyai terlihat begitu gembira dengan perkembangan Inyoko yang begitu pesat.
Le Nyai benar-benar menaruh harapan besar dipundak pemuda itu,untuk dapat memerangi kekuatan titisan raja iblis yang telah bangkit.
"Kau berkembang lebih cepat daripada yang aku duga"
"Tidak lama lagi kau akan memiliki cukup kekuatan untuk keluar dari dimensi dunia dewa pertapa"
"Yang harus kau ingat,semua kekuatan dan kemampuan yang kau miliki tidak akan berarti apa-apa jika kau menghadapi raja iblis dengan celah kosong dihatimu"
"Jangan biarkan ruang kosong dihatimu itu dikuasai oleh iblis"
Jelas pertapa legenda Le Nyai kepada Inyoko.
Le Nyai kemudian mengeluarkan 3 butir pil dari balik jubahnya.
__ADS_1
Pil itu adalah pil sumber energi.
Pil yang dapat meningkatkan kemampuan tenaga dalam dan stamina seorang pendekar beberapa kali lipat.
"Sudah dua hari kau terus berlatih dan meningkatkan kemampuan ditempat ini"
"Telan lah pil ini untuk meningkatkan tenaga dalam dan stamina mu"
"Dan sudah dua hari pula perut mu tidak terisi"
Lanjut Le Nyai sambil memberikan pil sumber energi dan beberapa buah-buahan untuk Inyoko makan.
Tanpa berpikir panjang Inyoko kemudian langsung menelan sebutir pil sumber energi dan melahap beberapa buah-buahan yang diberikan oleh Le Nyai.
Setelah menghabis kan buah-buahan yang diberikan oleh Le Nyai,Inyoko merasakan aliran tenaga dalam nya yang terasa mengalami peningkatan kekuatan.
"Sekarang keluarkan golok pusaka naga mu,dan serang aku"
Ucap Le Nyai kepada Inyoko.
Inyoko segera berdiri dan mencabut golok pusaka naga miliknya.
Inyoko merasakan sensasi berbeda dari sebelumnya ketika dia bersentuhan dengan golok pusaka naga saat mengalirinya dengan tenaga dalam.
Golok pusaka naga terlihat bersinar terang dan mengeluarkan kilatan petir disekelilingnya.
Inyoko maju bergerak menyerang Le Nyai yang sudah siap menghadang serangannya itu.
Pertarungan itu terlihat seimbang,meskipun Le Nyai menghadapi Inyoko dengan senjata kipas merah ditangannya.
Terdengar suara ledakan besar saat hantaman golok pusaka naga milik Inyoko ditahan oleh Le Nyai dengan gelombang energi miliknya.
Hingga akhirnya Le Nyai merasa cukup,dan menghentikan pertarungan itu.
"Kau telah siap anak muda"
"Takdir yang kau pikul akan semakin berat"
Ucap Le Nyai sambil mengibaskan kipas merah yang terus berada di tangan itu.
Dalam seketika dimensi alam pikiran Inyoko pun lenyap,Inyoko dan pertapa legenda Le Nyai kini telah berada di dimensi dunia dewa pertapa.
"Sekarang kau telah cukup mampu untuk keluar dari tempat ini"
"Gunakan kemampuan dan kekuatan yang kau miliki untuk membantu manusia lain,teruslah berbuat baik"
"Hanya kebaikan hati yang dapat mengalahkan iblis"
Ucap Le Nyai.
Le Nyai kemudian membawa Inyoko kesebuah puncak gunung yang ada di dimensi dunia dewa pertapa.
Puncak gunung itu terlihat sama persis dengan puncak gunung salju abadi.
Dipuncak gunung itu juga terdapat pohon mata dewa iblis,pohon yang melambangkan kekuatan iblis yang ada didunia.
__ADS_1
Jika sebelumnya pohon ini telah mengeluarkan tiga buahnya,kali ini ketiga buah itu telah berubah warna menjadi warna merah darah yang berkilau.
Ini pertanda jika kekuatan iblis hampir mencapai puncaknya.
"Sebentar lagi pertarungan besar akan segera kau hadapi"
"Iblis itu kini juga semakin kuat"
"Percayakan semua kepada hatimu"
Ucap Le Nyai.
Tidak jauh dari tempat pohon mata dewa iblis berada, terdapat sebuah altar dengan simbol naga dilantai nya.
Altar itu adalah pintu keluar dari dimensi dunia dewa pertapa.
Hanya penciptanya yang dapat memasukan dan mengeluarkan orang dari dimensi dunia dewa pertapa.
Menurut Le Nyai dengan kekuatan yang dimilikinya saat ini,Inyoko mampu untuk keluar dari dimensi dunia dewa pertapa ciptaan Ghon Jong itu.
Le Nyai meminta Inyoko mengalirkan seluruh energi yang dia miliki pada altar itu.
Salah satu alasan pil sumber energi diberikan oleh Le Nyai kepada Inyoko karena dibutuhkan sumber energi yang cukup besar untuk membuka segel dimensi dunia dewa pertapa ciptaan Ghon Jhong itu.
Altar bersimbol naga itu mulai mengeluarkan cahaya ketika Inyoko mengalirkan seluruh tenaga dalam yang dia punya.
Perlahan mulai terlihat sebuah celah kecil di depan altar yang semakin lama semakin membesar seperti sebuah gerbang.
"Tidak kah sebaiknya anda ikut bersamaku"
"Tentu akan lebih mudah menghadapi kekuatan raja iblis seperti yang anda katakan"
Ucap Inyoko kepada Inyoko.
"Aku tidak akan pernah bisa meninggalkan tempat ini untuk selamanya"
"Aku pernah memberikan ruang jiwa ku kepada kekuatan iblis"
"Jika aku kembali,percayalah kekuatan iblis yang ada dalam diriku akan kembali bangkit"
"Dan itu bukanlah sesuatu yang baik"
"Oleh karena itu segel yang ditanamkan Ghon Jong dalam tubuhku tidak akan pernah lepas sepenuhnya,meskipun kau telah membebaskan aku"
"Aku akan berada ditempat ini untuk selamanya"
"Percayakan semua pada hatimu,percaya lah kebaikan akan selalu menang dari kekuatan jahat para iblis"
Jawab pertapa legenda Le Nyai kepada Inyoko.
Inyoko merasa sangat berat hati melangkahkan kaki menuju gerbang dimensi yang telah terbuka itu.
Meskipun hanya pertemuan yang singkat,tapi sosok Le Nyai telah membekas di dalam hati nya.
Gerbang dimensi itupun lenyap seketika ketika Inyoko melewatinya.
__ADS_1
Kini Inyoko telah berada kembali didalam gua ular di puncak gunung salju abadi,tempat pertama kali dirinya masuk kedalam dimensi dunia dewa pertapa dan bertemu dengan Ghon Jong.