Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Gairah Sepasang Manusia


__ADS_3

Suasana mencekam terasa begitu menyeramkan pada suatu tempat yang telah hancur berantakan.


Kepulan asap memenuhi tempat itu,karena kobaran api dimana-mana.


Orang-orang berlarian sambil berteriak dan mencoba menyelamatkan diri.


Seorang anak kecil berusia sekitar 8 tahun berdiri mematung menyaksikan dengan tatapan kosong keadaan disekitarnya.


Tangis anak itu mulai pecah bersamaan dengan teriakannya memanggil kedua orang tuanya.


Anak kecil itu adalah Inyoko.


Inyoko kini sedang terperangkap dalam dunia mimpi ciptaan Sam Pa deh,dia melihat kembali kenangan masa lalunya yang begitu pilu.


Tubuh Inyoko bergetar hebat,dan perlahan mengeluarkan aura energi tiga dewa penguasa bumi.


Mustika harimau putih,mustika kelabang dan ekstrak bunga mawar biru yang ada didalam tubuh Inyoko sepertinya memberikan reaksi terhadap racun buah mimpi milik Sam Pa Deh.


Putri Wa Dehn menjadi semakin panik dan gelisah,menyaksikan sesuatu yang belum pernah dia lihat sebelumnya.


Inyoko membuka matanya,dan berhasil keluar dari pengaruh racun buah mimpi.


Akan tetapi permasalahannya tidak sesederhana yang mereka pikirkan.


Inyoko terbangun dan terlihat tersenyum lembut menatap putri Wa Dehn.


Secara spontan Inyoko memeluk tubuh gadis itu dengan sangat erat dan penuh kehangatan.


Perlakuan Inyoko yang baru saja tersadar itu membuat jantung putri Wa Dehn berdebar kencang dan tidak karuan, pipinya memerah dan ada perasaan bahagia menyelimuti hati gadis yang sebelumnya terlihat panik karena kondisi Inyoko.


Inyoko melepaskan pelukannya dan menatap penuh perasaan mata dari putri Wa Dehn.


Tatapan yang membuat putri Wa Dehn semakin tidak kuat menahan malu,tatapan yang membuat waktu seakan-akan berhenti untuknya.


Perlahan Inyoko mendekatkan wajahnya pada wajah putri Wa Dehn,membuat detak jantung gadis itu semakin tidak karuan.


Putri Wa Dehn merasa sudah mengerti apa yang selanjutnya akan dilakukan oleh lelaki yang mencuri hatinya itu.


Putri Wa Dehn mulai memejamkan matanya,dan disaat bersamaan gadis cantik keturunan keluarga bangsawan Dehn itu merasakan sesuatu yang hangat menyentuh bibirnya.


Bibir Inyoko menyentuh lembut bibir putri Wa Dehn,dan perlahan mulai ******* mesra bibir sang gadis.


Kedua tangan Inyoko menggenggam bagian pinggang putri Wa Dehn, sementara itu putri Wa Dehn membalasnya dengan meraih bagian kepala Inyoko dengan kedua tangannya.


Aksi Inyoko tidak berhenti sampai disitu,setelah cukup lama bibir mereka saling *******,Inyoko menjadikan bagian leher dari putri Wa Dehn sebagai sasaran berikutnya.

__ADS_1


Cengkeraman tangan gadis itu semakin kuat meremas-remas kepala Inyoko karena merasakan sensasi kenikmatan yang luar biasa hebat,sesuatu yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.


Inyoko semakin liar dan membuka bagian atas jubah putri Wa Dehn dan mulai menyerang bagian pundak putri Wa Dehn yang semakin terbuai oleh setiap sentuhan dan kecupan Inyoko.


Sesekali bibir putri Wa Dehn mendesah dan menyebut nama Inyoko dengan suaranya yang mulai serak.


Inyoko mulai membaringkan tubuh putri Wa Dehn dan membuka setiap ikatan jubahnya,hingga jubah gadis itu terlepas dan hanya menyisakan pakaian penutup nya saja.


"Aku sangat mencintaimu adik Fan"


"Aku tidak ingin kehilangan dirimu lagi"


"Berjanji lah untuk terus bersama denganku selamanya"


Ucap Inyoko sambil tersenyum,dan berniat melanjutkan aksinya.


Perkataan Inyoko barusan membuat gairah putri Wa Dehn yang telah memuncak sirna seketika.


Inyoko ternyata belum memperoleh kesadarannya secara penuh karena menganggap putri Wa Dehn sebagai Fan Ning kekasihnya.


Dengan sekuat tenaga putri Wa Dehn menolak tubuh Inyoko yang hampir menindih tubuhnya, putri Wa Dehn bergegas menarik jubah dan menutup tubuhnya yang sudah separuh terbuka itu.


Air mata putri Wa Dehn jatuh,kesedihan dan kekecewaan bercampur aduk didalam hatinya.


Hanya dalam sekejap semua impian dan harapannya hancur.


Akan tetapi putri Wa Dehn segera memahami jika pengaruh racun buah mimpi belum sepenuhnya hilang dari tubuh Inyoko.


Semua tidak sesederhana yang dia pikirkan.


Inyoko masih terikat oleh dunia mimpi ciptaan Sam Pa Deh meskipun sudah dalam keadaan sadar.


Inyoko tidak bisa menerima penolakan putri Wa Dehn yang dianggapnya sebagai Fan Ning.


Inyoko kembali ingin memeluk tubuh gadis itu,akan tetapi betapa terkejutnya Inyoko ketika dirinya sudah hampir memeluk tubuh putri Wa Dehn,wajah gadis itu berubah bentuk menjadi sosok si iblis seribu wajah Men Dhi Wu dalam penglihatan Inyoko.


Dengan reflek Inyoko melepaskan pukulan tenaga dalam kepada putri Wa Dehn yang dianggapnya sebagai Men Dhi Wu salah satu bawahan dari manusia iblis Ghun Thang.


Putri Wa Dehn terpental dan memuntahkan darah dari mulutnya.


Putri Wa Dehn belum menyadari sepenuhnya apa yang telah terjadi dengan Inyoko yang tiba-tiba saja menyerangnya.


"Wanita iblis,kau telah berani mempermainkan aku"


"Kali ini aku akan benar-benar menghabisi mu dan membuat mu bertemu dengan para iblis di neraka"

__ADS_1


Teriak Inyoko sambil menarik golok pusaka naga dan bergerak cepat kearah putri Wa Dehn.


Putri Wa Dehn dengan kondisi yang sudah terluka dan kekuatan yang tidak sebanding dengan Inyoko,terlihat pasrah menerima serangan yang mungkin saja akan menghabisi nyawanya.


"Kakak"


"Sampai matipun aku akan tetap mencintaimu,meskipun tak ada sedikit tempat didalam hatimu untukku"


"Aku mengutuk takdir yang menempatkan ku pada waktu yang salah"


Bisik putri Wa Dehn sambil memejamkan matanya.


Air mata mengalir deras dikedua pipi gadis itu yang sudah pasrah menyambut kematiannya.


Akan tetapi tiba-tiba saja Inyoko berteriak dengan sangat keras,merasakan kesakitan yang luar biasa.


Golok pusaka naga tidak bisa digenggam oleh Inyoko,golok pusaka itu mengeluarkan aura energi menyerupai kobaran api yang membakar Inyoko.


Inyoko merasakan sakit yang sangat teramat, seluruh tubuhnya terasa menjadi sangat panas.


Semua mulai menjadi terasa gelap dalam pandangan Inyoko.


"Plak... plaaaak... plaaaak"


Suara pukulan kearah kepala Inyoko yang membuatnya membuka mata.


"Apa yang terjadi?"


"Dimana aku saat ini"


"Mengapa kau tiba-tiba saja muncul dihadapan ku saudara Thun Dit?"


Tanya Inyoko setelah melihat sosok Thun Dit,wujud lain dari golok pusaka naga ada dihadapannya.


Inyoko mulai memperhatikan ke sekelilingnya,dan menyadari jika kini dirinya berada dalam dimensi lain alam pikiran miliknya.


"Dasar bocah bodoh,baru saja aku mengizinkan mu menggunakan kekuatanku,tapi dengan mudah juga kau melepaskan ku"


"Kau harus selalu ingat,pusatkan semua kekuatan dan energi yang kau miliki pada saru titik didalam tubuhmu untuk mengendalikan dirimu dari pengaruh kekuatan ilusi iblis"


"Setidaknya kekuatan itu akan terus membuatmu mengendalikan dirimu sendiri"


"Sekarang semua terserah padamu, aku tidak bisa berada lebih lama lagi didalam dimensi ini,karena racun dari buah mimpi yang kau hirup terlalu kuat"


"Sekarang semua tergantung pada kekuatan dirimu sendiri"

__ADS_1


Ucap Thun Dit kepada Inyoko.


__ADS_2