Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Babak Baru


__ADS_3

"Menurut informasi kaisar menggerakkan hampir seluruh pasukan nya"


"tapi pergerakan para pasukan kaisar itu bukan menuju kota ini"


"ini terasa sedikit aneh bukan ?"


Ucap Tetua Phi Thoek,membuka pertemuan antara tokoh-tokoh penting aliran putih di aula gedung pemerintahan Kota Dhu Mai.


Gabungan para pendekar sekte-sekte aliran putih memang menjadikan gedung pemerintahan kota Dhu Mai sebagai markas mereka untuk saat ini.


"Jika info yang kau terima itu benar,ini memang terasa sedikit aneh"


"dalam beberapa tahun terakhir Kekaisaran Ming tidak pernah terlibat masalah dengan negara lain"


"ini pasti ada hubungan nya dengan rencana Manusia Iblis Ghun Thang"


Sambung Tetua Ho.


"Jawaban nya adalah dinasti Juryan"


semua orang terkejut dengan apa yang baru saja di ucapkan oleh Kakek Capuk Gembel itu.


"Kerajaan itu kini sedang menghadapi perang saudara, karena perebutan kekuasaan"


"dan sepertinya kaisar memanfaatkan situasi yang sedang terjadi di dinasti Juryan itu"


"aku rasa kau benar sekali Tetua Ho,si Manusia Iblis Ghun Thang adalah dalang dibalik perang ini"


Sambung Kakek Capuk Gembel.


"akan tetapi kita tidak boleh lengah,kita tidak bisa menebak apa yang direncanakan oleh Manusia Iblis itu"


"Kita harus tetap waspada dengan segala kemungkinan nya"


Ucap Tetua Gha Ek.


Ditempat lain,Fan Ning berjalan bersama Putri Wa Dehn yang ditemani oleh Dewi Mata Dara.


Fan Ning tidak dapat menyembunyikan kesedihan nya karena kehilangan Inyoko,dan putri Wa Dehn pun sebenarnya juga merasakan hal yang sama,tapi masih cukup sanggup untuk di pendam oleh nya.


mereka meminta Dewi Mata Dara menceritakan semua yang diketahuinya tentang sosok Inyoko.


Sementara itu Manusia Iblis Ghun Thang telah memulai misi Jalan Penuh Darah nya.

__ADS_1


setelah meninggalkan wilayah kekuasaan Kekaisaran Ming,pasukan yang di pimpin oleh Jun Ben Dhol dan Kha Liang itu menebarkan teror di setiap tempat yang mereka lewati.


Jalan yang mereka lewati benar-benar menciptakan jalan penuh darah.


pasukan Kaisar Ming itu menghabisi dan menghancurkan setiap daerah yang dilewati nya.


pasukan itu semakin lama semakin sadis dan membantai tanpa pandang bulu.


Beberapa Minggu telah berlalu....


Kondisi Inyoko mulai membaik di dalam gua di dinding tebing Sungai Tha Bek.


Inyoko terlihat sedang duduk bersila mengatur aura energi milik nya.


sementara laki-laki yang telah menyelamatkan nya itu hanya melihat apa yang dilakukan oleh Inyoko.


Setelah beberapa saat Inyoko meyelesaikan persemedian nya.


tubuh nya terlihat lebih segar dan berotot.


"Bagaimana guru Fang"


Ucap Inyoko bertanya pada laki-laki yang ada dihadapan nya itu.


Orang yang telah menyelamatkan Inyoko ketika jatuh dari tebing bersama Liem Bong dan hanyut terbawa deras nya arus sungai Tha Bek.


saat ini Inyoko berlatih dengan Kha Ram Fang mengendalikan Aura energi milik nya.


saat mengobati Inyoko Kha Ram Fang merasa sangat kaget dengan aura energi yang dimiliki oleh Inyoko.


bukan hanya aura energi pertapa naga,akan tetapi Inyoko memiliki aura energi Tiga Dewa Penguasa Bumi.


akan tetapi Inyoko sendiri tidak menyadari nya.


Beberapa hari kemudian Inyoko telah benar-benar pulih.


"Bocah hari ini aku akan membawamu berjalan-jalan keluar dari gua ini"


"kau harus mampu mengikuti ku"


"manfaatkan aura energi yang telah kau kuasai itu"


Ucap Guru Kha Ram Fang pada Inyoko.

__ADS_1


Inyoko hanya mengangguk,dan mengikuti langkah guru baru nya itu.


kini mereka berada di depan mulut gua,dihadapan mereka terbentang sungai Tha Bek dengan arusnya yang sangat deras,air nya berwarna merah menyeramkan,seperti warna darah manusia.


"Kita akan menuju hulu sungai dan bergerak berlawanan dengan arus sungai ini"


"kau harus mampu mengikuti aku,jika tidak sungai ini akan menelan mu"


Ucap guru Kha Ram Fang, sambil mulai melangkah diatas batu yang ada ditengah sungai.


batu pijakan itu hampir tidak dapat terlihat karena tertutupi deras nya air sungai.


kemudian guru Kha Ram Fang menjadikan dua sisi dinding tebing sebagai tempat tumpuan kedua kaki nya saat bergerak.


Guru Kha Ram Fang melesat dengan melompati sisi dinding tebing yang kiri dan yang kanan seacara bergantian.


Inyoko terdiam dan takjub melihat apa yang baru saja dilakukan oleh guru nya itu.


Inyoko mulai berkonsentrasi mencari batu pijakan pertama sama seperti apa yang dilakukan oleh guru Kha Ram Fang sebelum nya.


Inyoko mulai melompat...


tapi kaki nya gagal menemukan pijakan batu pada bagian tengah sungai itu.


Dia terjatuh dan terseret arus sungai yang sangat deras.


tubuh nya berhenti terseret arus setelah menghantam keras sebuah batu besar didalam sungai.


Inyoko bersusah payah membalikkan badan nya,menghindari diri nya terseret oleh arus sungai itu lagi.


Inyoko memeluk erat batu itu dengan kedua tangan nya, hempasan derasnya arus sungai itu menghantam keras tubuh Inyoko.


Inyoko mencoba naik ke atas batu itu,dan berdiri diatas nya.


kaki nya sedikit gemetar menahan terjangan arus sungai itu.


Inyoko mulai mengalirkan aura energi milik nya,kemudian mulai melompati sisi dinding tebing sebagai tumpuan kaki nya melompat.


entah berapa kali Inyoko terjatuh dan terseret oleh arus deras sungai itu,seluruh tubuh nya mulai merasakan sakit karena hempasan arus yang menghantamkan nya pada batu-batu sungai itu.


Inyoko terus berusaha,perlahan diri nya semakin dekat dengan hulu sungai Tha Bek itu dan arus sungai itu pun semakin deras.keinginan dan tekad nya untuk menjadi lebih kuat membuat nya terus bertahan.


hingga akhir nya Inyoko berhasil menyentuh hulu sungai itu.

__ADS_1


dan guru Kha Ram Fang telah berdiri menanti Inyoko di pinggir sungai itu.


__ADS_2