Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Dimensi Alam Pikiran


__ADS_3

Pertarungan sengit terjadi dalam dunia dimensi alam pikiran Inyoko.


meskipun pertarungan itu tidak terjadi di dunia nyata,tapi efek pertarungan itu tetap berpengaruh pada tubuh Inyoko di dunia nyata.


Inyoko mendapatkan banyak luka cakaran pada tubuh nya.


menyebabkan darah segar tersembur dari mulut Inyoko di dunia nyata.


Kha Chan dan Mai Chen berniat menghentikan meditasi yang dilakukan oleh Inyoko,karena melihat dampak yang tidak baik pada tubuhnya.


Niat kedua orang itu segera dihentikan oleh Kakek Gwen.


menghentikan meditasi seseorang secara paksa akan menyebabkan kerusakan fatal pada organ tubuh,bahkan dapat berujung dengan kematian.


"kita tidak dapat berbuat apa-apa"


"kini semua nya tergantung pada bocah itu sendiri"


Ucap Kakek Gwen


Hawa energi Harimau Putih itu semakin meningkat karena pengaruh segel pengikat yang ada di bagian dada nya.


peningkatan aura energi itu membuat nafas Inyoko menjadi sesak dan tubuh nya seperti sulit untuk bergerak.


Harimau Putih kembali mengaum keras dan siap menerkam Inyoko dengan kuku-kuku bajanya yang sangat tajam.


Inyoko pasrah menerima serangan Harimau Putih itu, karena tubuh nya tidak mampu digerakkan nya untuk menghindari terkaman Harimau itu.


tepat sebelum kuku tajam Harimau itu mengenai bagian wajah Inyoko,Harimau itu terpental jauh.


karena tiba-tiba muncul seperti perisai energi yang melindungi tubuh Inyoko.


samar-samar perisai itu berbentuk bulu-bulu Burung.


Perisai energi itu milik Rajawali Dewa Perang dan menyelamatkan Inyoko dari maut.


muncul suara di alam pikiran Inyoko


"Kau terlalu sombong Bocah,mengapa kau tidak memberikan tempat untuk ku di dimensi pikiran mu ini"


"seandainya saja kau tidak bersemedi diatas tubuh ku mungkin aku tidak dapat masuk sampai kesini"


Suara itu milik Rajawali Dewa Perang,tapi sosok nya tidak terlihat muncul dalam dimensi itu.


Karena Inyoko bersemedi diatas tubuh Rajawali itu,aura energi miliknya menyentuh langsung tubuh Rajawali Dewa Perang.


lewat sentuhan aura energi milik Inyoko itulah Rajawali Dewa Perang dapat masuk menembus dimensi alam pikiran milik Inyoko,selain itu ikatan bathin kedua nya juga turut membantu Rajawali untuk dapat masuk kesana.


Harimau Putih terlihat kesal setelah terkaman terakhir nya itu digagalkan oleh perisai energi.


dalam perisai energi itu Inyoko melakukan kombinasi Jurus Tarian Dewa Pengemis dan Tinju Langit Raja Pengemis.


kombinasi jurus Inyoko dan perisai energi Rajawali itu membuat Harimau Putih menjadi terdesak.


sebuah pukulan Inyoko telak mengenai bagian kepala Harimau Putih.


Harimau Putih itu tersungkur.


Harimau itu kembali bangkit.


Auman nya semakin keras di iringi dengan aura energi yang semakin kuat.


terlihat tanduk nya menjadi semakin panjang.

__ADS_1


pada bagian tubuh nya keluar dua sayap berwarna ke emasan.


"hahahahha"


"kau terlihat jelek sekali dengan penampilan seperti itu"


Ucap Inyoko sambil menyeka darah yang ada disudut bibir nya.


Pertempuran terus berlanjut,sejauh ini Inyoko dapat mengimbangi setiap serangan Harimau Putih,karena Perisai Energi milik Rajawali Dewa Perang itu cukup membantu.


merasa serangan nya sia-sia, Harimau Putih itu kembali bertransformasi,hampir seluruh tubuhnya ditutupi perisai baja layaknya baju perang.


terdapat banyak duri-duri tajam pada perisai baja milik Harimau Putih itu.


Inyoko merasakan firasat yang tidak baik melihat perubahan pada hewan pertapa miliknya itu.


Inyoko berinisiatif menyerang lebih dulu.


Kombinasi Jurus dan pukulan Inyoko seperti tidak berpengaruh pada tubuh Harimau itu.


bahkan setiap pukulan yang dilepaskan Inyoko seperti berbalik kepada nya.


"Kau ternyata cukup kuat teman"


"aku sangat merasa bangga kau memilihku menjadi teman mu"


"aku tak akan mundur,aku akan segera membawamu bersama ku"


Teriak Inyoko.


Sesaat setelah teriakan Inyoko itu,Harimau Putih itu maju menyerang Inyoko dengan kecepatan tinggi,bahkan dengan kecepatan nya itu wujud Harimau Putih sampai tidak dapat terlihat oleh Inyoko.


Pukulan dan terkaman dengan kecepatan tinggi Harimau Putih membuat Inyoko babak belur karena tidak dapat menghindari nya,perisai energi Rajawali Dewa Perang seperti tidak memiliki fungsi menghadapi wujud baru Harimau Putih itu.


seluruh tubuh nya terasa remuk dan hancur,pandangan nya mulai terasa buram.


Sosok Harimau Putih kini berdiri tepat diatas nya.


Sepertinya ini adalah serangan terakhir yang akan menamatkan riwayat Inyoko dalam dimensi alam pikiran milik nya sendiri.


Harimau Putih mengangkat tinggi kaki besar nya, seperti hendak melakukan pijakan pada kepala Inyoko yang terbaring itu.


Lagi dan lagi nyawa Inyoko terselamatkan di detik-detik terakhir.


muncul sosok lain dalam dimensi alam pikiran Inyoko dan memukul mundur Harimau Putih.


sosok yang mengenakan pakaian serba hitam itu muncul dengan aura energi yang sangat dahsyat.


sosok itu membelakangi Inyoko dan kemudian berpaling menatap Inyoko.


Thun Dit....


Wujud lain Golok Pusaka Naga yang juga pernah bertemu dengan Inyoko dalam dimensi alam pikiran saat berada Kolam Jiwa Murni Pagoda Obat.


Thun Dit lah yang mengajarkan Inyoko mengontrol aura merah pertapa naga saat berada dalam dimensi itu.


"Kau memang sangat lemah bocah"


"entah mengapa aura energi naga bisa kau miliki dengan kemampuan mu yang selemah ini"


"aku akan buat perhitungan denganmu,karena kau telah menggangu tidurku"


Ucap Thun Dit.

__ADS_1


Rajawali Dewa Perang,yang terhubung dengan pertarungan dalam dimensi alam pikiran Inyoko itu merasa sangat terkejut melihat kedatangan sosok lain disana.


"Bocah ini"


"siapa dia"


"mengapa dirinya dikelilingi monster-monster seperti ini"


"aku tak akan melepaskan mu Inyoko"


Gumam Rajawali Dewa Perang dalam hati.


Aura energi milik Inyoko semakin lemah,begitupun dengan keadaan tubuh nya di alam nyata.


Sementara itu Thun Dit menyerang Harimau Putih membabi-buta.


setiap serangan Thun Dit membuat Harimau Putih itu mengerang kesakitan.


Harimau Putih itu kini hampir kembali ke wujud nya semula,hanya tanduk di kepalanya yang belum menghilang,menandakan segel pengikat itu masih menempel pada tubuhnya.


"Kau terlalu meremehkan kekuatan ku Inyoko"


"cukup aku saja yang menjadi alat tempur mu"


"Binatang ini akan segera aku musnahkan,dan berikutnya giliran mu Rajawali"


Ucap Thun Dit dingin dan tatapan yang tajam.


"Jaa...Jangaaan"


teriak Inyoko menghentikan apa yang ingin dilakukan oleh Thun Dit.


Inyoko memaksa tubuh nya bangkit dengan sisa-sisa tenaga yang masih dimilikinya.


dia berjalan,menyeret tubuh nya ke arah Thun Dit dan Harimau Putih yang terkapar itu.


"Aku tidak pernah menganggap kalian hanya sebagai alat tempur bagi ku"


"aku tidak pernah punya keinginan memanfaatkan kekuatan kalian untuk kepentingan ku"


"aku menganggap kalian sebagai teman dan saudara bagiku"


"tidak ada yang lebih baik diantara kalian"


"karena bagiku kalian sama dan punya tempat dalam kehidupan ku"


Inyoko berteriak kencang.


Ucapan Inyoko itu membuat Thun Dit dan Rajawali Dewa Perang yang mendengarkan nya menjadi tertegun dan kagum dengan Inyoko.


Thun Dit menatap Inyoko dengan tatapan dalam penuh makna.


"Bocah...kau terus membuat ku terkejut dengan sifat mu,meskipun kemampuan mu sangat jauh dari orang itu"


Ucap Thun Dit,sambil mengingat tuan nya sebelum Inyoko.


perlahan sosok Thun Dit mulai lenyap seperti dibawa oleh angin.


"sekarang semua kuserahkan padamu bocah pemilik energi naga"


"aku akan terus mengikuti kemanapun kau pergi"


sambung Thun Dit sembari menghilang dari dimensi alam pikiran Inyoko.

__ADS_1


__ADS_2