Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Dewa Pertapa Iblis


__ADS_3

Perang besar baru saja usai, pasukan pimpinan putra mahkota kerajaan Pha Cah dan raja Tho Gel masih terlihat di sekitar wilayah lembah kelok sembilan.


Mereka memutuskan untuk beristirahat sehari di wilayah lembah itu, sebelum memutuskan untuk kembali ke kota A Ngek, ibukota kerajaan La Dho Khu Tu.


Sementara itu Inyoko bersama sepuh suci sekte Dha Us lebih dulu meninggalkan lembah kelok sembilan.


Dengan menaiki rajawali dewa perang,mereka menuju tanah sunyi lembah sungai Tha Bek.


Inyoko membawa sepuh suci sekte Dha Us untuk melihat jasad Fan Ning yang disemayamkan didalam goa es leluhur.


Sepuh suci sekte Dha Us menahan kesedihan yang teramat dalam ketika melihat jasad cucu kesayangannya itu terbaring pada batu es jasad abadi.


Inyoko berbincang dengan gurunya Kha Ram Fang, menceritakan apa saja yang telah dia alami selama mencari keberadaan hewan legenda pertapa Le Nyai di puncak gunung salju abadi.


"Aku baru sadar guru Kha"


"Cintaku yang terlalu besar kepada adik Fan,membuatku buta dan tidak dapat berpikir dengan jernih"


"Kematian dan kehidupan tidak bisa diciptakan dan diatur oleh manusia"


"Setiap manusia memiliki jalan takdir yang masing-masing"


"Tak ada yang abadi kecuali kebaikan dan kejahatan yang akan selalu berhadapan"


"Pertapa Le Nyai mengajarkan kepada ku"


Ucap Inyoko kepada guru Kha Ram Fang.


"Aku tidak salah menilaimu selama ini Inyoko"


"Hatimu bersih,aku bangga kepadamu"


"Sudah saatnya kau membantuku Inyoko"


Jawab Kha Ram Fang.


Seketika langit di tanah sunyi lembah Tha Bek menjadi gelap,awan hitam menggumpal diatas langit,angin bertiup sangat kencang.


Tiba-tiba tanah sunyi lembah Tha Bek yang indah berubah menjadi tempat gersang yang menyeramkan.


Hanya ada tanah tandus dan pohon-pohon kering ditempat itu.


Inyoko sangat terkejut dengan perubahan yang terjadi sangat tiba-tiba itu.


Inyoko segera mengalihkan pandangan nya kearah jasad Fan Ning bersama sepuh suci sekte Dha Us.


Goa es leluhur lenyap dan jasad Fan Ning tergelatak diatas tanah bersama dengan sepuh suci sekte Dha Us serta rajawali dewa perang yang sudah tidak sadarkan diri.


"Guru apa yang terjadi dengan tempat ini?"

__ADS_1


Belum sempat Inyoko melanjutkan perkataannya,dia kembali dibuat terkejut melihat sosok gurunya yang juga ikut berubah itu.


Kha Ram Fang tidak lagi mengenakan jubah putih yang selama ini menutupi tubuhnya.


Kha Ram Fang terlihat menggunakan pakaian serba hitam dengan sebuah mahkota emas dikepalanya.


Wajahnya berubah penuh dengan aura iblis yang menyeramkan.


muncul mata baru tepat di tengah keningnya.


Tubuh Kha Ram Fang mengambang diatas permukaan tanah.


"Hahahaha"


"Akhirnya aku akan menjadi dewa pertapa iblis dengan menghisap jiwa murni mu"


"Aku telah lama menantikan saat-saat seperti ini"


Kha Ram Fang berteriak keras kepada Inyoko.


Tanpa basa basi Kha Ram Fang melepaskan sebuah serangan kepada Inyoko.


sebuah serangan dahsyat yang tidak dapat dihindari oleh Inyoko yang masih kebingungan menyaksikan semua perubahan yang terjadi disekitar nya.


Inyoko juga tidak siap menahan serangan gurunya yang telah berubah itu.


"Aku masih tidak mengerti dengan apa yang sedang terjadi"


"Tapi aku tidak akan membiarkan kekuatan iblis muncul dihadapan ku"


"Maafkan aku guru,aku harus menghabisi mu ditempat ini"


"Jiwamu dipenuhi oleh kebencian dan kekuatan iblis"


Ucap Inyoko dan mencoba bangkit kembali.


Inyoko mulai mengumpulkan semua aura energi tiga dewa penguasa bumi dan cahaya energi pertapa miliknya.


Sementara itu dia tidak dapat menggunakan energi alam,karena tidak ada kekuatan alam yang dapat diserapnya di tanah sunyi lembah Tha Bek yang telah berubah itu.


Inyoko menggunakan kekuatan penuh saat mulai menyerang guru nya itu,bahkan jauh lebih besar daripada kekuatan yang digunakannya saat menghadapi jendral Men Dhi Wu di lembah kelok sembilan.


Serangan besar Inyoko telak mengenai tubuh Kha Ram Fang.


Akan tetapi Kha Ram Fang tidak bergeming sedikitpun,serangan Inyoko tidak memberikan dampak apapun padanya.


Inyoko sangat terkejut setelah mengetahui jika serangan nya itu tidak berpengaruh terhadap gurunya itu,bahkan dengan serangan yang sama Inyoko berhasil membebaskan pertapa legenda Le Nyai dari pengaruh kekuatan iblis.


"Jangan bermain-main dengan ku dengan kekuatan mu yang serendah itu manusia lemah"

__ADS_1


"Aku adalah dewa iblis,yang menguasai seluruh kekuatan gelap di bumi ini"


"Aku hanya membutuhkan jiwa murni milikmu untuk mencapai tingkatan dewa pertapa iblis"


Teriak Kha Ram Fang.


Kha Ram Fang kembali menyerang Inyoko, yang selama ini menganggap nya sebagai guru itu.


Serangan tak terlihat oleh mata,bahkan oleh Inyoko yang hampir mencapai puncak pertapa suci.


Dalam sekejap tubuh Inyoko dipenuhi oleh sayatan luka dan bersimbah darah.


"Kekuatan macam apa ini"


"Bahkan aku tidak dapat merasakan aura energi nya saat menyerang ku"


Bisik Inyoko dalam hati.


Kha Ram Fang terlihat sangat menikmati setiap serangannya yang berhasil membuat Inyoko tersiksa dan semakin putus asa.


Inyoko telah menggunakan semua jurus dan ilmu yang dikuasainya serta golok pusaka naga miliknya,akan tetapi tetap saja tidak berhasil melukai gurunya itu.


Tubuh Kha Ram Fang mengambang semakin tinggi di udara,mata ketiga yang ada dikeningnya mengeluarkan sinar yang menyilaukan mata.


Dalam sekejap situasi tanah sunyi lembah sungai Tha Bek kembali berubah.


Inyoko mendapati dirinya sedang mengambang di udara bersama dengan Kha Ram Fang dalam wujud aslinya yang menggunakan jubah putih,tidak terlihat lagi raut wajah menyeramkan dan aura iblis pada gurunya itu.


Kedua orang itu melayang tinggi diatas sebuah perkampungan.


Sebuah perkampungan yang tenang dan damai,semua penduduknya terlihat sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.


Akan tetapi ketenangan dikampung itu tiba-tiba berubah menjadi sangat menakutkan saat segerombolan manusia bertopeng yang menunggangi kuda tiba ditempat itu.


Gerombolan manusia bertopeng itu menghancurkan dan membunuh siapa saja yang ada dihadapan mereka tanpa pandang bulu.


Terdengar jelas teriakan dan rintihan manusia yang meregang nyawa akibat pembantaian itu.


Hanya dalam waktu sekejap perkampungan yang tenang dan damai itu berubah menjadi tempat pembantaian manusia.


Bau amis darah terasa menyengat berasal dari mayat-mayat yang dibantai dengan sangat kejam itu.


Para gerombolan manusia bertopeng itu terlihat sangat menikmati pembantaian dan darah yang telah mereka alirkan di perkampungan itu.


Salah satu dari manusia bertopeng dengan tubuh yang paling besar diantara yang lain turun dari kuda nya yang juga berukuran besar,dan menghisap semua jiwa manusia yang telah menjadi korbannya itu.


Dan setelah itu tiba-tiba dia menoleh kearah Inyoko dan guru Kha Ram Fang.


Orang itu menatap dengan tatapan yang sangat tajam,sebelum memberikan perintah kepada anggota gerombolannya yang lain untuk pergi meninggalkan perkampungan itu.

__ADS_1


__ADS_2