Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Hutan Misteri


__ADS_3

Pagi itu rombongan Inyoko dan teman-temannya melanjutkan perjalanan dengan menaiki rajawali dewa perang setelah selesai membersihkan diri mereka.


Ketika hari mulai menjelang siang matahari bersinar cukup panas waktu itu,membuat mereka menjadi gerah dan kepanasan.


Situasi ini juga membuat rajawali dewa perang sedikit kelelahan.


Inyoko yang menyadari hal ini meminta rajawali raksasa itu menurunkan mereka dan memilih melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, sementara itu rajawali dewa perang mengikuti mereka dari atas langit.


Mereka sudah masuk hampir ke sepertiga kawasan hutan wilayah selatan.


Situasi hutan yang mereka masuki mulai berubah,tak ada sinar matahari yang menembus tempat itu karena terhalang oleh lebatnya daun-daun dari pohon-pohon besar didalam hutan.


Situasi hutan itu terasa sangat sunyi,seperti tiada tanda-tanda kehidupan kecuali pohon-pohon besar yang bentuknya aneh dan menjulang tinggi ditambah lagi kawasan tersebut dipenuhi oleh kabut,menambah suasana seram tempat tersebut.


Firasat Inyoko mulai merasakan sesuatu yang buruk akan menghampiri mereka.


Inyoko meminta teman-temannya untuk berhenti,dan berniat meminta rajawali dewa perang datang menjemput mereka.


Inyoko mulai mengusap cincin jantung rajawali di jarinya.


Firasat Inyoko terbukti benar cincin jantung rajawali nya tiba-tiba tidak dapat memanggil hewan pertapa miliknya itu.


"Kita tidak punya pilihan lain,selain kembali atau melanjutkan perjalanan,aku harap kita semua tetap terus waspada dan saling melindungi"


"Ada yang sangat aneh dengan tempat ini,bahkan kekuatan energi alam yang aku miliki tidak dapat merasakan hawa kehidupan ditempat ini"


Ucap Inyoko.


Inyoko dan yang lainnya memutuskan untuk kembali dan keluar dari tempat tersebut.


Keanehan kembali terjadi,telah hampir tiga jam perjalanan menempuh jalan yang sama saat mereka memasuki hutan yang penuh kabut tersebut, tetapi mereka tidak juga menemukan tempat awal mereka diturunkan oleh rajawali dewa perang.


Putri Wa Dehn dan Paja Bing Nga sudah terlihat kelelahan,kehabisan tenaga karena terus berjalan tanpa henti.

__ADS_1


"Saudaraku,sebaiknya kita berhenti sejenak,aku merasa kita telah tersesat, sepengetahuan ku jarak tempat kita diturunkan oleh rajawali dewa perang tadi tidak sejauh ini"


Ucap Mai Chen kepada Inyoko.


"Kau benar saudara Mai,kita bukan hanya tersesat,ada yang aneh dengan hutan ini,baiklah kita akan beristirahat sebentar,setelah lelah mulai hilang kita harus terus maju mencari jalan keluar dari hutan ini"


Balas Inyoko sambil terus bersikap waspada.


Kurang lebih setengah jam mereka beristirahat dan kemudian kembali melanjutkan perjalanan mereka.


Mendadak ribuan duri-duri pohon yang tajam melesat dengan cepat kearah rombongan Inyoko.


Dengan sigap Inyoko dan yang lainnya menghindari serangan duri-duri tajam tersebut.


Berselang semenit kemudian duri-duri tajam itu kembali menyerang rombongan Inyoko,dan lagi-lagi mereka dapat menghindarinya.


Aura energi alam Inyoko masih belum mampu merasakan hawa kehidupan dan asal datang nya serangan tersebut.


Inyoko memperhatikan dengan seksama sekeliling tempat dia dan kelompoknya sedang berdiri.


Hampir selama lima belas menit lamanya Inyoko dan yang lainnya dipaksa harus menghindari serangan-serangan tersebut.


Setelah itu suasana hutan kembali tenang,bahkan bekas-bekas dan sisa-sisa serangan duri-duri tajam yang disertai bola-bola api itu lenyap tak berbekas.


Mereka berempat tidak ingin bertindak gegabah,mereka memilih untuk tetap diam ditempat tersebut,karena merasa duri-duri tajam dan bola-bola api bisa muncul menyerang mereka kapan saja.


Keheningan ditempat tersebut tidak berlangsung lama, tiba-tiba akar tumbuhan merambat muncul dari dalam tanah dan mengikat kaki Mai Chen serta Paja Bing Nga,mereka berempat tidak menduga akan datang serangan dari dalam tanah.


Mai Chen dan Paja Bing Nga terjatuh,lalu diseret dengan cepat oleh akar tumbuhan tersebut.


Mai Chen mencoba melepaskan ikatan dikakinya dengan golok gagak hitam miliknya,namun usahanya itu sia-sia,akar dari tumbuhan merambat itu ternyata sangat kuat sekeras baja dan tidak dapat diputuskan oleh golok gagak hitam.


Inyoko dan putri Wa Dehn berusaha mengejar Mai Chen dan Paja Bing Nga yang terus diseret oleh akar tumbuhan tersebut.

__ADS_1


Hingga akhirnya sesuatu yang tidak masuk akal terjadi,akar tumbuhan tersebut membawa Mai Chen dan Paja Bing Nga masuk kedalam salah satu pohon besar.


Inyoko berusaha membebaskan kedua temanya yang kini seperti terserap oleh pohon besar tersebut.


Inyoko menggunakan segala cara untuk membebaskan Mai Chen dan Paja Bing Nga.


Segala jenis kekuatan yang dia kuasai telah digunakan oleh Inyoko kecuali kekuatan aura energi alam,karena tidak berfungsi ditempat tersebut.


Inyoko mengeluarkan golok pusaka naga miliknya dan bersiap untuk menebas pohon besar tersebut.


Akan tetapi niatnya tersebut dihalangi oleh putri Wa Dehn.


"Kakak apa yang akan engkau lakukan,jangan gegabah,kita tidak mengetahui wujud asli dari musuh yang sedang kita hadapi"


"Bisa saja saat pohon besar ini terpotong oleh golok milikmu akan berakibat fatal bagi kakak Mai Chen dan saudari Bing Nga"


Cegah putri Wa Dehn.


Ucapan dari putri Wa Dehn menyadarkan Inyoko dan menghentikan niatnya.


Inyoko melampiaskan kemarahannya dengan memukul-mukul pohon besar tersebut sambil terus berteriak.


Putri Wa Dehn berusaha menenangkan amukan pria yang telah mencuri hatinya tersebut.


Dengan kelembutan nya putri Wa Dehn berhasil membuat Inyoko tenang,suatu sisi sifat yang selama ini tidak pernah diperlihatkan oleh putri Wa Dehn karena terbiasa hidup dalam lingkungan keluarga bangsawan kekaisaran yang serba berkecukupan dan selalu dimanja oleh semua orang disekitarnya, membuat putri Wa Dehn dikenal sebagai sosok yang arogan.


Akan tetapi pertemuannya dan perjalanannya dengan Inyoko telah merubah sikap gadis itu menjadi lebih baik.


Tidak lama kemudian angin berhembus kencang ditempat itu,bahkan membuat pohon-pohon besar menjadi seperti akan tumbang.


Akibat angin kencang tersebut buah-buah dari pohon-pohon besar tersebut berjatuhan.


Buah-buahan yang terlihat dengan bentuk sangat unik dan berwarna merah pekat.

__ADS_1


Buah-buah yang berjatuhan itu pecah ketika menghantam tanah dan mengeluarkan aroma khas yang terasa wangi,membuat Inyoko dan putri Wa Dehn sempat terlena karena aromanya.


__ADS_2