Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Usai Perang dan Dunia Iblis Gelap


__ADS_3

Sementara itu pertarungan antara gabungan Sekte aliran putih dan pasukan Kalajengking Merah dan Kelelawar Hitam telah usai.


pasukan yang dipimpin oleh Liem Bong dan Em Phul itu dengan mudah di taklukan setelah kabar Liem Bong yang jatuh dari tebing gunung itu menyebar di semua pasukan nya.


mereka kehilangan semangat bertarung,karena telah kehilangan salah satu pemimpin nya.


sementara itu Em Phul berhasil melarikan diri dengan kekuatan aneh nya,


Em Phul diketahui telah berhasil dikalahkan dan dibunuh oleh Kakek Gwen.


akan tetapi jasadnya tidak ditemukan ditempat pertarungan,yang mereka dapatkan hanya lah jubah perang milik Em Phul.


Fan Ning,Dewi Mata Dara,Sepuh Suci Sekte Dha Us,Kakek Capuk Gembel ,Kha Chan,Putri Wa Dehn dan semua orang yang berada dipinggir tebing itu,tertegun dan terdiam setelah pertarungan mereka usai.


Penyebabnya adalah Inyoko yang jatuh dari tebing itu bersama dengan Liem Bong.


air mata dan tangis tak kuasa ditahan oleh Fan Ning.


Gadis itu berjalan hingga ke bibir tebing itu dan berteriak memanggil nama Inyoko.


Fan Ning adalah orang yang paling terpukul dengan kejadian itu.


Setelah pertempuran usai semua orang berkumpul di daerah tebing gunung itu.


Semua orang yang mengenal Inyoko merasakan kesedihan yang dalam.


menurut mereka tidak ada kemungkinan Inyoko untuk selamat setelah jatuh dari tebing yang sangat tinggi itu,ditambah lagi dengan arus sungai Tha Bek yang begitu menyeramkan.


Kelompok Gabungan Aliran Putih yang dipimpin Tetua Phi Thoek itu memutuskan untuk kembali ke kota Dhu Mai dan menjadi kan tempat itu sebagai markas baru mereka.


Tetua Phi Thoek kemudian mengirimkan utusan nya ke lembah salju untuk memberitahukan perkembangan yang sedang terjadi di kekaisaran Ming.


Sekte Lembah Salju akhir nya ikut bergabung dengan sekte-sekte aliran putih yang lain.


Ditempat lain Manusia Iblis Ghun Thang terlihat sangat murka mendengar kekalahan telak Em Phul dan Liem Bong.


"Kelompok aliran putih sepertinya memaksaku untuk menggerakkan mereka"


"Lin Dha Bhu,Jun Ben Dhol segera jalan kan rencana kita itu"


"Men Dhi Wu kerahkan boneka-boneka iblis mu dan hancurkan mereka semua tanpa sisa"


ucap Manusia Iblis Ghun Thang.


Kemudian Ketiga orang kuat aliran hitam itu segera menghilang dari hadapan Manusia Iblis Ghun Thang.


"sekarang keluarlah"


"kau begitu menyedihkan,dan mengecewakan ku"


ucap Ghun Thang.

__ADS_1


Sesaat setelah Manusia Iblis Ghun Thang berkata demikian, tiba-tiba kepulan asap hitam muncul dihadapan nya.


asap hitam itu kemudian berubah wujud menjadi sosok manusia.


Em Phul...!!!


sosok itu hadir dihadapan pimpinannya.


"aku terlalu meremehkan mereka"


"bahkan kekuatan pertapa tua itu telah merusak tubuh abadiku"


"butuh waktu yang cukup lama bagiku untuk memulihkan nya kembali"


"dan bocah pemilik darah naga itu jatuh bersama si bodoh Liem Bong dari tebing gunung"


"Aku sudah mencoba mencarinya,tapi hawa gelap tempat itu membuat ku tak mampu masuk hingga ke dasar nya"


"tempat itu seperti neraka,sepertinya mereka tidak akan selamat ditempat itu"


Ucap Em Phul.


kemudian kembali menghilang dalam wujud asap hitam.


"Teruslah berkembang dan menjadi kuat dengan dendam dihati mu itu Em Phul"


"aku akan sangat membutuhkan kekuatan tubuh abadi mu itu dalam rencana DUNIA IBLIS GELAP"


"kalian dan kaisar Ming hanya lah pion yang aku kendalikan dalam rencana besar ku ini"


Ucap Manusia Iblis Ghun Thang tertawa dalam hati.


Sementara itu di tempat lain,


Dia mulai membuka matanya,pandangan nya sedikit kabur dan buram,temapta itu terasa sangat gelap untuk nya.


tubuh nya terasa sakit yang teramat sangat.


rasanya seperti seluruh tulang yang ada ditubuh nya telah hancur.


membuatnya sulit menggerakkan tubuh nya yang tengah terkapar itu.


perlahan dalam pandangan buramnya itu terlihat wujud bayangan seseorang.


"Kau sudah sadar bocah?"


suara itu berasal dari orang yang terlihat kabur dalam pandangan nya.


"dimana ini?"


"apa yang terjadi padaku?"

__ADS_1


"adik fan dimana?"


"Penjahat aliran hitam itu dimana?"


Ucapnya.


Inyoko terdampar dalam sebuah gua yang ada di aliran sungai Tha Bek.


tidak ada jalan masuk kedalam gua itu selain melewati sungai neraka yang tidak pernah dilewati oleh manusia.


"kau mencari teman mu?"


"sepertinya dia telah tewas oleh kekuatan tenaga yang lumayan besar"


Ujar orang itu sambil menunjuk ke arah sesosok mayat yang ada disebelahnya.


Kemudian orang itu meminumkan Inyoko secangkir minuman yang terasa sangat pahit di lidah nya.


"habiskan minuman ini"


Ucap orang itu.


Inyoko tak bersuara dan mengikuti perintah orang itu untuk menghabiskan minuman yang diberikan nya.


Orang itu kemudian menyeret tubuh Inyoko dan menyandarkan nya pada dinding gua.


Inyoko sangat terkejut ketika dapat melihat mayat yang terbaring didekat nya itu adalah Liem Bong.


"apa dia teman mu?"


Ucap orang itu pada Inyoko.


"bukan,dia adalah musuhku,orang yang ingin mencelakai aku dan teman-teman ku"


Jawab Inyoko.


Mendengarkan jawaban Inyoko,orang itu kemudian menyeret mayat Liem Bong dan melemparkan nya ke sungai Tha Bek,hingga tubuh Liem Bong di bawa dan menghilang ditelan arus sungai yang sangat deras itu.


"Maafkan aku tetua"


"sebenarnya siapakah dirimu ?"


"dan dimana aku berada"


Tanya Inyoko.


"Hahahahhahaha"


"Aku penjaga pintu neraka"


"saat ini kau ada dijalan menuju neraka"

__ADS_1


Ucap orang itu.


Inyoko sedikit kesal mendengar jawaban orang itu,dia merasa dipermainkan oleh orang itu,tapi rasa berhutang budi nya kepada orang itu melenyapkan rasa kesal dihatinya.


__ADS_2