DARI HATI

DARI HATI
Episode 20


__ADS_3

"Ini mau pada kemana serasi banget..." Ucap mama menghampiri aku dan Rendi.



"Malam ini Rendi mau mengajak Clara pergi keacara Company Awards Tahunan yang diadakan di perusahaan Rendi ma, selama ini kesuksesan Rendi juga berkat Clara yang selalu setia menemani Rendi hingga Rendi bisa sesukses dan terkenal seperti sekarang."


Aku sangat senang ternyata suamiku menyadari arti seorang istri untuk suami. Setelah 5 tahun menikah malam ini menjadi malam pertama kalinya Rendi mengajakku untuk hadir dalam acara besar seperti ini.



"Jadi tahun ini acaranya digelar diperusahaan kamu Ren, kenapa papamu tidak beritahu mama ya."



"Sekali-sekalilah mama tidak ikut, setiap tahunnya juga mama ikutkan." Sahut papa yang baru selesai berkemas.



"Ih... papa! Awas saja kalau papa godain para tamu wanita disana." Mama seketika merasa kesal pada papa yang kali ini tidak membawanya ke acara Company Awards Tahunan.



"Ih... mama cemburu ya?" Papa menyenggol bahu mama. Aku dan Rendi hanya bisa menahan tawa melihat mereka yang sudah cukup tua tapi ternyata masih saling cemburu.



"Rendi, papa nebeng ya."



"Pa... Tapi Rendi hanya ingin berdu....."



"Papa dengan kami saja." Sahutku memotong ucapan Rendi. Rendi tampak agak kesal saat aku mengizinkan papa untuk pergi bersama dengan kami.



"Kalian pergi saja dulu, nanti papa menyusul naik mobil sendiri." Ucap papa. Wajah Rendi langsung berubah kegirangan dia jadi punya kesempatan untuk berduaan denganku.



"Ya sudah ma, kami pamit dulu." Kami pun berpamitan.




***** RA ELECTRONIC (Nama Perusahaan Rendi).


RA adalah singkatan dari nama Rendi Aditama. RA ELECTRONIC adalah perusahaan baru yang memproduksi dan menjual barang-barang elektronik.

__ADS_1



Rendi menggandeng tanganku berjalan menyusuri karpet merah. Kami disambut antusias oleh wartawan dan tamu undangan secara suamiku itu memang pengusaha muda terkenal selama 5 tahun ini.



"Ternyata istri pak Rendi sangat cantik." Bisik para wartawan yang terdengar ditelingaku.



"Beruntungnya wanita itu." Ucap seorang wanita.



"Selamat malam pak Rendi." Seorang pria mengulurkan tangannya bersalaman dengan Rendi.



"Selamat malam." Jawabnya dengan sikap tenang dan berwibawa. Tapi ada yang aneh dengan tamu Rendi yang satu ini dia terus memperhatikan gerak-gerikku sampai membuatku takut untuk berjabat tangan dengannya.



"Istri bapak sangat cantik, sepertinya bapak baru pertama kali membawanya ke acara perusahaan."



Rendi mulai menyadari sikap tamunya yang kurang menyenangkan itu.




"Maaf kami permisi dulu." Sahut Rendi menepis tangan pria itu, secara tidak langsung untuk menghindar.



"Ayo sayang, kita masuk." Rendi menarik tanganku seolah sedang melindungiku dari pria itu.




*****


Akhirnya acara yang ditunggu-tunggu pun dimulai. Langsung saja kita masuk ke acara paling penting dimana nominasi akan dibacakan.



"Pengusaha terbaik pada tahun ini jatuh kepada.....?"


Seorang MC menggantungkan kalimatnya membuat semua orang merasa tegang termasuk aku tapi Rendi malah duduk dengan santainya.

__ADS_1



"Semoga Rendi, semoga Rendi ya Allah." Batinku.



RENDI ADITAMA... RENDI ADITAMA... RENDI ADITAMA sorak para tamu seolah sudah tau Rendi akan jadi pemenang.



"RENDI ADITAMA.!!!" Teriak MC dengan antusias.



Semua orang di studio memberi tepuk tangan paling meriah menyambut Rendi yang sudah mereka anggap sebagai panutan mereka dalam dunia bisnis, bagaimana tidak selama lima tahun berturut-turut Rendi mendapat penghargaan ini.



"Inilah dia pengusaha terbaik 5 tahun terakhir, masih muda tapi sangat kompeten mari pak Rendi silakan naik ke atas panggung."



Rendi menghela nafas panjang dan mulai naik ke panggung.



"Selamat, pak."



"Terima kasih."



"Selamat malam, semuanya." Sapa Rendi.



"Malam ini sekali lagi saya mendapatkan penghargaan ini untuk ke 5 kalinya dalam nominasi pengusaha terbaik dan tersukses." Ucap Rendi.


Para tamu bersorak dan memberi tepuk tangan yang meriah.



"Saya bisa seperti sekarang ini semua berkat keluarga dan dukungan seorang wanita yang selalu setia mendampingi saya, seorang wanita yang penyabar dan mencintai saya apa adanya, dialah istri saya kebanggaan saya, kekuatan saya, dan bidadari saya." Ucap Rendi dalam pidatonya. Semua mata tertuju padaku aku benar-benar merasa malu sekaligus tersanjung ternyata selama ini Rendi menganggapku sangat penting untuknya.




Bersambung...

__ADS_1


Maaf ya guys author baru sempat up soalnya author sedikit sibuk selain bikin novel author juga berbisnis online jadi author sedikit kerepotan deh makanya author jarang up.😊



__ADS_2