DARI HATI

DARI HATI
EPISODE 58


__ADS_3

"Wah! This is very hot." Ucap Clara setelah mencoba apa yang Bryan jelaskan.


"Rasakan ini!!!" Clara menyiram Bryan dengan air sehingga bajunya ikutan basah.


Bukannya mandi pada akhirnya mereka malah bercanda main air dikamar mandi.


Tok... tok... tok... tiba-tiba terdengar orang mengetuk pintu membuat Clara dan Bryan panik karna mereka berdua masih berada di kamar mandi.


"Mr. Bryan, Ms. Clara, waktunya jalan-jalan ini sudah tengah hari." panggil Riko dari luar kamar.


"Aduh gimana ini? Riko diluar, kamu saja temui dia!" Clara bingung bagaimana cara menemui Riko sedangkan Bryan tidak mau kalah terus menghindar bertemu Riko karna mereka sama-sama basah bisa-bisa Riko berpikir macam-macam.


"Mr. apa kalian baik-baik saja?" tanya Riko setelah tidak mendapat jawaban.


"Cepat temui Riko, kamu laki-laki tinggal buka baju dan pakai handuk itu!"


"Ok, ok!" Bryan membuka bajunya didepan Clara sontak membuat Clara berteriak dan mengagetkan Riko yang ada diluar.


AAAAA.... Teriak Clara langsung dibungkam oleh Bryan.


"Tidak waras ya?" Ucap Bryan sambil menutup mulut Clara.


"Apa kalian baik-baik saja?" panggil Riko cemas.


"Diamlah! Kenapa malah berteriak, aku hanya buka baju bukan mau memperkosamu."


Bryan segera membukakan Riko pintu kamar.


"Sorry lama, baru habis mandi." Ucap Bryan.


"Sir, tadi saya dengar Ms. Clara berteriak apa dia baik-baik saja?"


"Aa... itu tadi ada tikus, dia kaget dan berteriak."


Riko memaksa masuk ke dalam untuk memastikannya.


"Apa mungkin di hotel seperti ini ada tikus?" Riko tidak yakin.


"I-iya itu benar buktinya ms. Clara melihatnya." Jawab Bryan ragu-ragu.


"Perlu saya panggilkan petugas kebersihan?" Kata Riko.


"Ja-jangan! Itu tidak perlu, mungkin tikusnya hanya numpang lewat."


"Baiklah, Sir. Sebentar lagi kita berangkat nanti keburu sore cuaca akan kembali dingin."


"Ok! Sekarang kamu tunggu saja di mobil, setelah Clara selesai berkemas kami segera turun."

__ADS_1


Bryan mengusir Riko sedangkan Riko merasa aneh melihat tingkah bossnya.


*****


Bryan, Clara dan juga Riko menaiki bus untuk bisa sampai ke gunung Titlis yang katanya mempunyai salju abadi..


"UWAAAH... SALJUUU!!!" Clara begitu gembira saat menginjakkan kaki diatas salju yang menyelimuti gunung.



"Sir, sini!" Clara memanggil Bryan, Bryan pun menghampirinya.


"Bikinin boneka salju!" Pinta Clara dengan ekspresi wajah lucu.


"Udah Sir buatkan saja!" Ledek Riko.


"Aa... Kita main ski saja ya Clara, aku tidak tau cara membuatnya." Bujuk Bryan.


"Aahhh!!! Aku maunya boneka salju." Rengek Clara ngambek.


"Jangan ngambek disini malu dilihatin banyak orang, kita beli saja bonekanya ya." Ucap Bryan lembut masih berusaha membujuk Clara sedangkan Riko sudah tertawa geli.


"Tidakmau! Aku maunya boneka salju asli!"


"Tapi kalau bonekanya dibuat dari salju asli Clara tidak bisa membawanya pulang, nanti bonekanya cair duluan jadi air."


"Begitu ya Sir?"


"Emmm?" Clara berpikir.


"Mau, Sir!"


Clara yang sangat antusias langsung menarik Bryan untuk bermain ski.


Bryan sangat senang melihat Clara sangat bahagia ditambah bisa mengajari Clara bermain ski, mereka terlihat seperti sepasang kekasih sangat serasi.


"Sir, ini pengalaman pertamaku." Kata Clara.


"Iya." Bryan merangkul Clara.


"Sir, disana ada apa kok orang-orang bisa mengemudi mobil digunung salju?"


"Itu namanya permainan mobil salju, kamu mau kita main itu juga?"


"Iya Sir, mau." Ucap Clara bertingkah manja seolah-olah tidak ada rasa canggung diantara mereka.


"Sir, saya tunggu dibawah saja, disini sangat dingin." Ucap Riko seolah-olah mengerti pada situasi untuk membiarkan Clara dan Bryan bisa berduaan.

__ADS_1


"Ok, thank you Rik." Jawab Bryan.


"Semoga sukses pdkt-nya." Bisik Riko ditelinga Bryan.


"Apaan sih!!!" Elak Bryan.


*****


Selesai bermain mobil salju Clara berlari ke pinggir gunung diikuti oleh Bryan dibelakangnya lalu berdiri disamping Clara.


Mereka terdiam melihat keindahan kota Swiss dari atas gunung. Tapi mungkin hanya Clara yang fokus melihat pemandangan sedangkan Bryan hanya melihat Clara sedari tadi.


"Very beautiful." Tanpa sadar sesuatu terucap dari mulut Bryan yang membuat Clara sadar bahwa Bryan sedari tadi hanya melihatnya.


"Kenapa memandangiku?" Tanya Clara.


"Ah... Tidak, pemandangannya itu sangat indah." Ucap Bryan membela diri takut Clara tau perasaannya.


"Oo... Rasanya aku ingin terus berada disini." Ucap Clara tanpa menaruh curiga sedikitpun pada perkataan Bryan.


"Tapi ini sudah sore, cuaca juga bertambah dingin, kita pulang ya!"


"Kenapa waktu berjalan begitu cepat disaat seperti ini?" Kata Clara sedih.


Bryan merangkul Clara dan memeluknya.


"Kamu mau tau apa alasannya?"


"Memangnya kenapa?"


"Karna waktu sedang menyiapkan masa-masa indah di hari berikutnya, makanya dia tidak membiarkan kamu merasa puas hari ini."


"Benar begitu?" Tanya Clara dengan polosnya.


"Iya."


Clara melepaskan pelukkan Bryan, lalu mengambil salju dan melemparnya kearah Bryan. Bryan pun membalasnya dan mereka berkejar-kejaran bermain bola salju.


AAHHH...


Tiba-tiba kaki Clara tersandung kayu saat berusaha mengenai wajah Bryan dengan bola salju, Bryan berusaha menangkap tubuh Clara malah membuat mereka jatuh bersamaan, dan terjadilah saling pandang-memandang.



"Kamu membuatku takut! takut akan kehilanganmu, aku ingin terus bisa melihatmu bahagia seperti ini, aku harap kamu tidak merubah pikiranmu, jangan katakan lagi kamu ingin meninggalkanku, Clara." Ucap Bryan dalam hati sambil memandang wajah Clara dan mengeratkan pelukkannya pada tubuh Clara yang mungil sangat pas dalam pelukkan Bryan.


"Ini aneh, apa yang terjadi padaku mengapa berdebar-debar? Kebahagiaan apa yang telah kudapatkan sekarang? Sebelumnya aku tidak pernah merasa sebahagia ini, pelukkan darinya seakan-akan membawa ketenangan dan kehangatan, apa yang terjadi padaku kenapa aku ingin waktu berhenti sekarang juga? Aku tidak ingin semua ini berakhir." Ucap Clara dalam hati juga membalas pandangan mata Bryan sekaligus merasa sangat nyaman berada dalam posisi sekarang.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


LIKE, VOTE DAN KOMEN GUYS😊


__ADS_2