DARI HATI

DARI HATI
EPISODE 33


__ADS_3

Setelah berpisah dengan Rendi Clara mulai membuka lembaran baru dan berusaha untuk mandiri lagi seperti dulu sebelum dia menikah.



"Aku harus mencari pekerjaan, tapi jaman sekarang mendapat kerja sangat susah, aku harus kerja apa???" Clara kebingung untuk menentukan pekerjaan yang cocok dengannya.



"Apa mungkin aku harus menjadi pelayan cafe lagi??? Aah... tidak masalah yang penting aku bisa menghasilkan uang untuk keperluan sehari-hari." Clara mulai berkemas tapi tiba-tiba ponselnya berdering Clara sedikit kaget karna selama tidak bersama Rendi ponselnya tidak pernah dapat panggilan biasanya Rendi yang menghubunginya.



"Hah... jangan-jangan itu Rendi!!!" Gumamnya sedikit bersemangat.



"Hallo Ren...???"



"Saya bukan Rendi..." sontak Clara kaget mendengarnya benar saat Clara melihat nama sipenelpon ternyata hanya ada nomor tanpa identitas.



"Anda siapa???"



"Lihatlah keluar jendela..." Clara membuka tirai jendelanya dia tak menyangka seorang pria berdiri disamping mobil mewahnya sambil melambaikan tangan kearahnya.



"Hah... itu Bryan!!! Aduh jangan sampai mama melihatnya." Batinnya.



"Cepat keluarlah, aku tau kamu perlu pekerjaan maka dari itu ikutlah bersamaku." Clara pun bergegas keluar karna terburu-buru takut ketahuan kakinya malah tersandung batu yang membuatnya hampir jatuh beruntung Bryan dengan sigap menangkap tubuh Clara sehingga Clara jatuh dalam pelukkannya.



Clara tersadar sekaligus merasa malu dia langsung melepaskan Bryan.



"Jika mamaku melihatmu disini dia akan berpikir aku sudah punya pacar."



Seketika perkataan Clara membuat Bryan tertawa jadinya Clara kesal.


__ADS_1


"Hei siapa yang pacaran...hhaa"



"Ayo berangkat..." Clara nyosor masuk kedalam mobil Bryan.



"Hah... ada apa dengannya???" Gumam Bryan sambil mengangkat pundaknya.




*****


"Ngomong-ngomong kamu mau kerja apa???" Bryan mencairkan suasana karna sepanjang jalan mereka hanya diam. Clara menatapnya kesal karna tadi Bryan bilang akan memberinya pekerjaan sekarang malah bertanya.



"Aa... maksudku sebelumnya kamu mau kerja apa???"



"Bekerja di cafe menjadi pelayan."



Bryan kaget melihat Clara seolah tampak gembira saat mengatakan menjadi pelayan.




"Apanya yang tidak mungkin, jangan salah ya, dulu aku memang seorang pelayan." Jelas Clara.



"Oo begitu... Baiklah mulai sekarang kamu akan melayaniku juga." Bryan tersenyum genit menatap Clara.



"Apa maksudmu??? Hentikan mobilnya atau aku akan lompat!" Clara mulai kesal dan hampir membuka pintu mobil.



Bryan langsung menepikan mobilnya dia tidak menyangka Clara menanggapi candaannya dengan serius. Clara tertunduk sambil memanyunkan bibirnya tampaknya dia merasa sedih.



"Mungkin kamu tau statusku makanya kamu bisa berkata serendah itu padaku, asal kamu tau meskipun aku singleparent tapi aku masih punya harga diri."

__ADS_1



Bryan benar-benar syok Clara menanggapi candaannya sejauh ini.


"Aku hanya bercanda, kamu jangan berpikir seperti itu."



"Aku mohon maafkan aku, aku tidak bermaksud menyinggung perasaanmu aku tidak tau kalau kata-kataku bisa menyakitimu." Ucap Bryan sambil meletakkan tangannya dikedua belah pipi Clara.



"Please, forgive me!!! I'm sorry Clara."



Seketika senyum Clara pecah dia tertawa saat melihat ekspresi wajah Bryan yang menurutnya lucu saat merasa bersalah.



"Kamu tau akhirnya aku bisa tertawa lagi." Ucap Clara.



"Maksudmu??? Hei aku benar-benar merasa bersalah tapi kamu malah menertawakanku, ada apa ini?" Bryan mulai bingung.



"Tidak ada..." Clara tersenyum dan itu cukup membuat Bryan tenang dan sedikit kesal membuatnya geram lalu mengacak-acak rambut Clara.



"Ayo nyalakan mobilnya, kamu sudah berjanjikan akan memberiku pekerjaan."



"Eeits... jangan kencang-kencang ya!!! nanti jantungku bisa copot beneran."



*****B-ELECTRONIC INTERNATIONAL



Clara berjalan dibelakang Bryan sontak membuat para karyawan tertegun kaget melihat seorang wanita yang pernah diusirnya saat datang kekantor tapi sekarang malah datang bersama boss mereka. Clara menjadi sedikit nakal untuk memanas-manasi orang-orang sombong itu dengan berjalan sambil sedikit mengangkat dagu biar terlihat lebih terhormat dan itu berhasil membuat mereka iri.




Bersambung.....

__ADS_1



jangan lupa like dan komen ya guys😊


__ADS_2