
"Pak Rendi, bapak harus berhati-hati menjaga kandungan istri bapak karna kandungan yang baru memasuki usia 2 bulan itu masih sangat lemah apalagi istri bapak sering mengalami kontraksi diawal kehamilannya, jangan sampai dia kecapean." Jelas dokter seketika membuat senyum diwajah Rendi pudar.
"Bapak tidak usah khawatir, ini resep penguat kandungan dan vitaminnya harus diminum yang teratur." Ucap dokter Meta sambil mengunjukkan resep obat pada Rendi.
"Baik dok, terima kasih." Ucap Rendi.
"Kalau begitu saya izin pulang dulu." Ucap dokter Meta, Rendi pun mengantarnya keluar.
*****
Mama dan papa mertuaku serta kedua orang tuaku datang setelah mendengar kabar kehamilanku. Mereka sangat bahagia karna mereka akan menjadi opa dan oma, mereka merasa tidak sabar untuk menyambut kelahiran anggota baru dalam keluarga kami yang akan membawa kebahagian baru dihidup kami. Aku lebih bahagia melihat anugrah yang datang dari Allah yang sudah bertahun-tahun kami nantikan, akhirnya semua impianku untuk menjadi seorang ibu dan bisa membahagiakan keluargaku bisa terwujud.
*****
Rendi duduk disampingku sambil memegang perutku lalu dia berjongkok mendekatkan kepalanya ke perutku.
__ADS_1
"Sayang, kamu baik-baik ya didalam sana jangan nakal, jangan buat mommymu kesakitan, mommy dan daddy sangat menyayangimu, kami disini sangat menanti kehadiranmu." Ucap Rendi bicara pada janin yang ada dikandunganku.
"Daddy janji akan selalu menjaga kalian berdua, kamu tau sayang, mommymu ini sangat cerewet, dia bilang dia mengkhawatirkanmu tapi dia tidak mau minum obat dan tidak mau makan bagaimana dia bisa menjadi ibu yang baik jika dia tidak peduli pada dirinya sendiri." Sambung Rendi, aku sangat bahagia melihat Rendi sangat peduli padaku dan juga bayi kami, dia selalu berusaha untuk menjaga kami bagaimana tidak karna momen ini yang paling dinanti oleh kami.
"Rendi, janji ya kamu gak akan ninggalin aku saat aku hamil seperti sekarang." Ucapku tiba-tiba terlintas dibenakku rasa takut ditinggalkan oleh Rendi.
"Kamu bicara apa sayang, mana mungkin aku bisa meninggalkan istriku aku sangat mencintaimu sayang, apalagi sekarang kamu sedang mengandung anakku tidak akan kubiarkan istriku kesusahan, aku akan selalu mendampingimu." Jelas Rendi membuatku lega lalu Rendi langsung memelukku.
"HAI BROTHER AND SISTA..." teriaknya, gadis ini selalu membuat kegaduhan dengan suaranya yany cempreng itu bisa membuat kuping siapapun sakit mendengar. Dia langsung memeluk Rendi dan aku.
"Kak Rendi, kak Clara i miss you both." ucapnya kami hanya tersenyum melihat tingkah anak ini.
"Kapan kamu pulang, Kath?" tanyaku.
__ADS_1
"Baru aja kak, Kath bosan di Paris hari libur gini ternyata lebih nyaman berada dirumah sendiri dari pada di negeri orang rasanya Kath mau cepat-cepat selesai kuliahnya." lirihnya.
"Kath langsung kesini karna dikasih tau mama kalau kakak ipar hamil, benar itu kak." sambungnya wajah Kathryn langsung sumringah bertanya tentang kehamilanku.
"Iya Kath, alhamdulillah kakak akhirnya bisa hamil." jawabku.
"Wah... Berarti sebentar lagi Kath bakal jadi aunt, Kath bakal punya hubby, asik." Kathryn memelukku dia terus bicara dengan bahasa asingnya karna dia memang gadis banyak bicara.
"Hubby, what is't Kath?" tanyaku, Kathryn benar-benar membuat aku dan Rendi kebingungan mencerna setiap perkataannya.
"Hubby artinya orang yang dicinta, jadi itu panggilan sayang yang ku berikan untuk my niece." jelasnya, aku dan Rendi hanya bisa tersenyum dengan keanehan cara Kathryn bicara.
Bersambung
jangan lupa tinggalkan like dan komen ya guys😊
__ADS_1