DARI HATI

DARI HATI
Episode 9


__ADS_3

"Kak Ren, Kath boleh ya tinggal disini." Ucap Kath.



"Kenapa disini, Kath. Kamu gak kasian sama mama dan papa." Ujar Rendi.



"Ah... Kak Ren aku mau nemenin kakak ipar dia kan lagi hamil, kakak harus bekerja di kantor lalu yang jangan kakak ipar siapa kalau bukan Kath." Rintih Kathryn sepertinya dia benar-benar ingin tinggal bersama kami.



"Ren, biarkan saja Kath disini." Sahutku ditengah-tengah pertengkaran kecil kakak beradik itu.



"Ya udah manja, kamu boleh tinggal disini tapi bayar tiap bulannya ya, dan makan ditanggung sendiri." Ucap Rendi sembari bercanda pada adiknya.



"Ih... Kak Ren sama adik sendiri masih aja itung-itungan." Kathryn memanyunkan bibir.


"Kak Clara, sepertinya suami kakak sekarang mau jadi ibu kos yang suka nagih-nagih uang bulanan." Sambungnya meledek sang kakak.



"Arrrgh..." Rendi merasa gemas mengacak-ngacak rambut adiknya.




*****


"Kath tidak sabar kak mau liat ponakan Kath lahir kedunia ini, kira-kira dia mirip siapa ya, kalau laki-laki pasti mirip daddy, kalau perempuan harus mirip Kath ya kak." Celoteh Kath sambil mengusap-usap perutku.



"Enak aja mirip Kath, ini anak kakak ya harus mirip mommynya dong."



"Mirip Kath, Kath kan imut dan cantik juga menggemaskan, kalau kakak jauh mana-mana cantikkan Kath... Bleeek..." Kath menjulurkan lidahnya, aku juga gemas dengan tingkahnya.



"Iya cantik mirip kamu." Ucapku mempersingakat obrolan kalau tidak maka Kath semakin banyak bicara.

__ADS_1




*****


Setiap hari aku hanya menghabiskan waktu dikamar karna dokter melarangku untuk banyak melakukan aktivitas seperti biasa untungnya sekarang aku punya 2 bocah tengil yang bisa menghiburku, siapa lagi kalau bukan Rendi dan Kathryn, 2 beradik itu selalu menemaniku. Rendi bekerja maka Kath bersamaku, malam harinya Rendi yang bersamaku.



"Sayang, aku sangat bahagia sebentar lagi aku akan menjadi ayah." Ucap Rendi sambil memelukku.



"Terima kasih istriku, setelah 5 tahun akhirnya kita mendapatkannya, aku akan menjagamu dan bayi kita." Sambungnya lagi lalu kami duduk berdua diranjang.



"Kamu ingat Ren, waktu kamu melamarku kamu ingin aku menjadi ibu dari anak-anakmu." Ucapku sambil mengingat masalalu kami.



"Aku ingat semuanya sayang, kamu pernah menolakku tapi aku terus mengejarmu." Ujar Rendi.




"Sampai akhirnya sekarang aku bisa memilikimu seutuhnya. Cup..." Rendi menciumku dan kembali memelukku.



Aku dan Rendi berbaring di tempat tidur kami saling bertatap mata.



"Sayang, kelak aku ingin kita punya bayi kembar 7." Ucap Rendi berangan-angan.



"Aku akan tidur di sisi kiri, kamu akan tidur di sisi kanan dan anak-anak kita berada ditengahya." Sambungnya lagi.



"Hmmm... Lalu bagaimana kamu akan menciumku sebelum kita tidur." Tanyaku menggoda Rendi.


__ADS_1


"Aku harus berlari ke sisi kanan baru aku bisa menciummu." Ucap Rendi dengan senyumnya.



"Sepertinya aku harus membuat tempat tidur bayi supaya aku bisa dengan bebas menggodamu." sambungnya.



Tok.... tok... tok...tiba-tiba suara pintu kamar kami diketuk. Rendi bergegas membuka pintu ternyata mertuaku yang datang.



"Malam sayang." Ucap mama langsung memelukku dan mencium pipiku.



"Ma, pa kenapa malam-malam kemari." Tanyaku tak biasanya mertuaku itu datant malam-malam.



"Mama sama papa tadi habis belanja, kami membeli baju bayi untuk cucu kami." Ucapnya.



"Ya ampun ma, jangan repot-repot lagi pula kita belum tau laki-laki atau perempuan." Jawabku.



"Hush... liat ini mama sudah mempersiapkan semuanya baju laki-laki dan perempuan semua mama beli, mama sangat bahagia sayang, sampai mama tidak bisa menahannya makanya mama langsung belanja semua ini untuk menunjukkan rasa bahagia mama." Jelas mama sambil memperlihatkan belanjaannya.



"Wah... ma bajunya lucu-lucu pasti nanti hubby sangat imut memakainya." Sahut Kathryn tiba-tiba datang langsung duduk di tempat tidur membongkar belanjaan.



Aku jadi terharu begitu bahagianya mama mertuaku, bayi yang ku kandung telah mengubah warna di hidup kami.


Aku hanya berharap bayi ini bisa membawa kebahagiaan untuk kami selamanya.




Bersambung


jangan lupa like dan komen ya😊

__ADS_1


__ADS_2