
Tempat Acara Pernikahan.
Tuan WU yang sedang mengatur beberapa pelayanan serta penjaga untuk mengurus persiapan acara yang akan mereka mulai saat siang hari, membuat para pelayan serta penjaga merasa kelelahan. Karena mereka dari pagi harus bekerja tanpa istirahat sedikitpun, dan acara yang di buat oleh tuan WU juga sangat mendadak tanpa rencana sedikitpun.
Bahkan undangan yang baru saja mereka sebar di seluruh kita menguncang para netizen yang penasaran akan lelaki beruntung mana yang bisa mendapatkan hati putri sulung keluarga WU.
Persiapan repsesi pernikahan ini cukup berjalan dengan lancar, hingga semuanya selesai pada waktunya yang tepat. Setelah semua terselesaikan dengan baik, tuan WU pergi ke aula samping untuk menghubungi Clara saat ia mendengar kabar bahwa William sudah di tengah-tengah perjalanan menuju kesini.
Clara yang mengetahui William seperti menyetujui pernikahan mereka pun membuatnya langsung bersemangat dan tidak sabar untuk menjalin sebuah hubungan dengan lelaki yang selama ini ia cintai. Namun saat itu juga, Clara teringat dengan posisi Evelyne yang sebagai perusak di dalam hubungan mereka masih memiliki suatu hubungan suami-istri dengan William.
Tanpa pikir panjang, Clara pun langsung meminta satu permintaan lagi kepada tuan WU untuk menjalankan sebuah kesepakatan kepada William saat ia sudah sampai di tempat lebih dulu. Tuan WU yang menyadari itu pun langsung menyetujuinya, dan ia juga merasa bahwa William saat ini bisa di bawah kendali olehnya atas perasaan yang sudah lama William pendam untuk Clara.
20 menit kemudian.
Acara pernikahan pun di mulai, sudah banyak sekali tamu undangan yang datang ke tempat itu. Mereka datang berbondong-bondong kesana untuk melihat siapa pengantin laki-laki yang akan menjadi pasangan Clara kali kali. Suasana di sana cukup meriah, karena bukan di buat mewah saja tampilan itu. Melainkan, tuan WU harus menghabiskan banyak uang untuk mempersiapkan semuanya dengan sempurna.
Tak lama, pintu besar aula utama pun terbuka dengan lebar. Menampilkan seorang lelaki dengan jas hitamnya membuat para tamu sedikit terkejut dengan kedatangannya. Bahkan itu juga sampai menghebohkan yang lain.
“Itu kan Tuan besar Maxime, kenapa dia datang kesini?”
“Apa dia ingin menghadiri pernikahan nona Clara dengan orang lain?”
“Tidak mungkin! Lihatlah...pakaiannya saja dia seperti sedang memakai baju pernikahan pria.”
“Ya mungkin, tapi cobalah kalian lihat undangan VIP yang beredar ini!”
Semua orang yang tadinya membicarakan William pun seketika terdiam saat melihat undangan yang tersebar dalam tengah hari. Banyak dari mereka yang mengira bahwa William akan menjadi pasangan Clara di dalam acara ini, namun saat melihat berita yang baru tersebar hari ini membuat mereka berpikir bahwa Clara dan William di pisahkan oleh pernikahan yang tidak sejalan.
__ADS_1
“Tuan besar Maxime menikah hari ini? Dengan siapa?”
“Aku tidak tahu, disini tidak ada keterangannya. Namun hanya ada poster gambar wanita yang menurutku sangat cantik, walau tingginya lebih rendah di bandingkan dengan putri WU.”
“Jadi...untuk apa tuan besar Maxime datang ke acara pernikahan ini?”
William yang mendengar semua pertanyaan yang terdengar di telinganya pun membuat William sedikit mengukirkan senyuman menyeringai di wajahnya yang dingin. Berbeda dengan tuan WU yang tidak mendengar jelas apa yang di katakan oleh para tamu tentang mengenai pernikahan ini, bahkan tuan WU sampai meninggikan dirinya untuk terlihat lebih berkuasa di depan William.
Saat acara pernikahan hampir di mulai, tuan WU dan William berdiri saling berhadapan untuk melakukan suatu perjanjian terlebih dahulu sebelum mereka melaksanakan pernikahan ini. Dan mereka juga harus menunggu pengantin wanita di dalam acara ini datang.
“Tuan William, senang bisa melihat anda bisa bekerjasama dalam kesempatan kali ini” ucap tuan WU dengan sedikit hormat.
Sedangkan William hanya terdiam seraya menatap tuan WU dengan tatapan yang dingin. Tuan WU yang melihat sikap William yang tidak pernah berubah pun membuatnya langsung merubah raut wajahnya yang santai menjadi serius. “William, seperti yang kau tahu, menikahi putri kesayanganku ini pasti memiliki banyak persyaratan serta janji yang harus kamu penuhi sebelum kau menikahi dan setelahnya. Aku tidak ingin, putriku menderita di dalam pernikahannya.”
“Apa janji dan persyaratannya?” tanya William dengan nada dinginnya.
“Menceraikan Yoona?” gumam pelan William dengan ragu. “Baiklah, Aku akan menceraikannya. Tapi...aku tidak bisa berjanji padamu untuk melakukan semuanya dengan baik”
Tuan WU mengangguk, ia tidak terlalu peduli William akan melakukannya atau tidak. Karena bagaimana pun tujuannya sekarang adalah menyatukan Clara dengan William dan mengenai urusannya dengan Evelyne, maka itu akan diselesaikan oleh Clara seorang diri. “Tidak masalah, lagipula kau menikah dengan putriku sudah lebih baik untuk membalas budiku sebelum menaikkan derajatmu lagi”
“Sepertinya aku akan berhutang banyak padamu tuan” akui William dengan tertawa remeh dalam batinnya.
Kreekk...
Pintu terbuka dengan lebar saat penjaga pintu berteriak bahwa pengantin wanita telah datang dan akan memasuki aula pernikahan sebentar lagi. Semua orang yang ada disana langsung menolehkan kepala mereka dengan sontak untuk melihat siapa yang akan datang di awal waktu seperti ini.
Tak lama, seorang wanita dengan gaun putihnya yang sangat indah dan mewah melekat di Tubuhnya yang indah membuat wanita itu terlihat begitu sangat cantik. Di tanah lagi dengan mahkota kecil yang ada di atas kepalanya sebagai tanda bahwa ia adalah seorang putri. Selendang dari gaun pernikahan itu juga sangat panjang hingga ada beberapa pelayan yang berjalan di belakangnya untuk mengangkat selendang itu.
__ADS_1
Semua orang di sana tampak sangat kagum akan pesona yang di tampilkan oleh wanita itu saat ini. Karena bukan hanya memiliki wajah yang cantik, tetapi ia juga memiliki aura yang suci hingga membuat banyak orang menyukai nya.
Namun di sekian banyaknya orang, hanya William lah yang menatap wanita itu dengan tatapan yang dingin. Bahkan rasa kagum serta terpesona akan kecantikan dari wanita itu sama sekali tidak terukir di wajah William. Berbeda dengan wanita itu yang melihat keberadaan William di tempat acara jauh lebih cepat dari yang ia bayangkan, hal itu tentu saja membuat wanita merasa sangat senang kerena ia berpikir bahwa William benar-benar masih mencintainya.
Tak lain wanita ini adalah Clara, putri sulung dari keluarga WU.
Melihat kedatangan Clara yang membuat semua orang merasa kagum akan kecantikannya, membuat tuan WU yang berada disana merasa bangga akan penampilan cakrawala yang selalu membuat keluarga WU selalu di pandang baik oleh banyak orang. Bukan hanya penampilannya saja, tapi hati yang dimiliki oleh Clara sangat baik dan lembut.
“William, kupikir kau tidak akan datang” ucapnya dengan nada yang lembut.
William mengangguk “Tidak mungkin, bagaimana bisa aku tidak datang ke acara pernikahanmu. Lagipula aku senang melihatmu bisa bahagia seperti ini”
“Aku senang...bahkan sangat senang karena akhirnya aku bisa melihat dan bersama denganmu” Clara tersenyum dalam hatinya yang penuh dengan kesenangan.
Mendengar pembicaraan mereka, semua orang yang ada disana semakin ini membicarakan keduanya. Entah ada yang mengatakan bahwa Clara meninggalkan William demi lelaki lain, dan ada yang mengatakan bahwa pengantin pria di pernikahan Clara adalah William.
Namun disaat semua orang tengah merasa kebingungan dengan apa yang mereka lihat dan dengar di depan mereka, seketika di kejutkan kembali oleh teriakan penjaga pintu yang kini mulai berkata bahwa pengantin wanita akan segera masuk.
Disitulah semua orang di buat kaget, karena mereka berpikir bahwa pengantin wanita di acara ini hanyalah Clara dan tidak ada yang lain. Bahkan mereka juga berpikir bahwa William yang akan menikahi Clara karena pengantin pria yang di maksud oleh undangan Clara sama sekali belum kunjung datang dan hanya William yang ada di acara itu.
Lalu siapa yang datang?
Seorang wanita dengan gaun pernikahan yang jauh lebih indah dan elegan membuat semua orang yang disana saling berbisik antar satu sama yang lain. Karena dari mereka semua tampak tidak begitu mengenali siapa wanita yang tengah berdiri di depan pintu masuk. Karena dengan wajahnya cantik, manis serta kepribadian yang terlihat dewasa membuat wanita itu jauh lebih menarik di mata semua orang dibandingkan dengan Clara.
Walau tubuhnya sedikit lebih rendah daripada Clara, namun gaun pernikahan suci itu benar-benar tampak sangat cocok di tubuhnya yang indah. Bahkan rambutnya yang panjang tergerai bebas kini di hiasi oleh beberapa aksesoris indah, dan tampak sangat cocok untuknya.
__ADS_1
Wanita yang baru saja memasuki ruangan ikut terkejut dengan apa yang ia lihat di depannya. “L-liam?”