Dermaga Senja

Dermaga Senja
Bab 119 - Nama panggilan


__ADS_3

Setelah kesedihan air mata yang tidak berhenti dari pelupuk wajah cantik Senja, Sky pun memberikan minuman kepada Senja saat mereka sudah berada di apartemennya.


Senja belum berbicara apapun, terkait dirinya yang menangis di depan lift barusan. Sky penasaran siapa yang membuatnya menangis demikian, hingga Senja pun berbicara pada Sky dengan terbata-bata.


"Sky, boleh kah sekali-kali aku menginap di rumah mu, di sana ada Tante dan Saga kan," ucap Senja sambil menghapus air matanya.


"Boleh dong, mau aku nikahi saja boleh dengan senang hati," ucap Sky menjawab.


"Maaf Sky, saat ini aku masih belum menerima siapapun yang ada di dalam hati ku, jadi aku meminta kami jangan mengatakan hal tersebut lagi," ucap Senja menghapus sisa air matanya.


"Oke baiklah kalau begitu, aku akan menunggu perasaan mu ada buat ku," ucap Sky sambil berdiri.


"Sky, kamu mau kemana?" ucap Senja berharap Sky belum pulang.


"Aku hanya mengantarkan makanan dari mama saja, melihat mu menangis seperti ini, bukankah lebih baik jika kamu sendiri dulu," ucap Sky membalas tanpa menoleh.


"Iya sih, akan tetapi aku masih ingin dirimu di sini menemani ku Sky," ucap Senja merunduk.


"Oke, aku akan menurutimu Senja, akan tetapi kamu dengarkan dulu apa yang ku katakan jangan diputus ketika aku bicara?" ucap Sky berkata.


Sky pun mendekati Senja, dia duduk di hadapan Senja.


"Senja, calon istriku masa depan, lihat aku sekarang, kalau kamu tidak melihat ke aku sekarang, aku pergi juga," ucap Sky bicara tegas.


Senja pun memandang Sky dengan wajah masih di tetesi air mata, dan Sky menghapusnya.


"Dengerin aku yaa Senja, calon istriku masa depan, jika nanti nya kamu sedih kamu bisa memanggil ku, tidak perlu kamu bercerita dengan ku cukup menangis di hadapan ku, maka aku merasa, kamu benar-benar memerlukan, karena sejak dulu hingga sekarang kamu adalah prioritas ku setelah mama," ucap Sky menghapus air mata Senja.


"Iya baiklah," ucap Senja dengan tersenyum dipaksa.


"Hihi, walau aku tahu senyuman mu di paksa itu tidak apa-apa yang penting, kamu sekarang sudah reda hatinya, sekarang kamu mandi lah, aku akan mengajak mu jalan-jalan bersama mama dan Saga," ucap Sky tersenyum mengucapkan nya.


"Beneran ada Saga dan Tante menemani nanti," ucap Senja matanya berbinar.


"Iya, mandi lah sana, aku tunggu di ruang tamu ya," ucap Sky meninggalkan Senja untuk menuju ke ruang tamu.

__ADS_1


Senja pun segera mandi, Sky pun menghubungi mama nya, karena mereka akan di ajak ke wahan permainan, jika berada di sana dan ada kehadiran Saga dan mama pasti membuatnya bahagia dan kembali tersenyum kembali.


Saga dan Mama Sky sedang mendengar mereka bisa bermain di wahan permainan, meskipun sudah sore setidaknya bisa bermain bersama dengan Senja.


Di rumah Sky.


"Oma, kenapa papi Sky tidak biasa nya mau mengajak kita bermain? apakah terjadi sesuatu dengan Mami Senja," ucap Saga bertanya pada neneknya.


"Iya juga yaa Saga, kamu masuk akal, berarti tugas kita membuat mami Senja bahagia dong, apa lagi mami Senja sangat menyayangi mu?" ucap Mama Sky.


"Oke siap, kalau begitu tugas akan kita laksanakan ya Oma," ucap Saga menepuk tangan Oma nya.


Keduanya pun pergi menyiapkan diri, karena mereka akan bertemu langsung di wahana yang dikirim oleh Sky. Oma dan Saga di antar oleh Sopir karena Sky bersama dengan Senja.


Di tempat apartemen Senja.


Senja pun udah bersiap, sedangkan Sky meminum dan memakan cemilan yang sudah di siapkan Senja di kala menunggu nya.


Saat keluar Sky sedikit tertidur, Senja pun membangunkan nya dan tanpa sengaja menarik tangan Senja. Senja pun duduk di pangkuan Sky, Sky yang belum menyadari hal itu membuat Senja ingin berlepas diri, akan tetapi semakin Senja berlepas diri semakin Sky memeluknya.


Senja pun berteriak dengan keras di telinga Sky, Sky pun terbangun dan matanya terbelalak Senja sudah ada di pangkuannya. Sky pun melepas genggamannya.


"Iya nggak apa-apa ke depannya, aku tidak boleh terlalu dekat pada mu nantinya jika ingin berusaha membangunkan mu," ucap Senja tersenyum.


"Baiklah, aku izin ke kamar mandi mu dulu, mau cuci muka sebentar ya," ucap Sky menuju kamar mandi.


Senja pun menunggu dengan tenang, karena dia akan bertemu dengan Saga dan mama Sky, Senja sangat senang jika bertemu dengan mereka, karena hal itu lah Sky mengajak orang-orang yang dicintainya bermain bersama.


Setelah Sky selesai mereka pun berangkat menuju wahana permainan tersebut, setengah jam pun berlalu, mereka sampai juga di wahana permainan. Di sana sudah ada Saga dan mama Sky yang menyambut Senja.


"Mama Senja," ucap Saga memeluk dengan penuh kasih sayang.


Begitu pun mama Sky yang memeluk Senja dengan hangat.


Mereka pun bermain bersama, terkadang Sky yang menemani, terkadang juga mama nya. Akan tetapi ketika di bianglala, mama Sky menarik tangan Saga untuk membeli sesuatu.

__ADS_1


"Saga, ikut Oma yuk, Oma lapar nie," ucap Oma mengajak Saga yang belum memahami kode keras mama Sky.


"Ih nggak mau, masih mau main dengan mama Senja," ucap Saga meronta.


"Nanti aku temani ya ma," ucap Sky.


"Kalian bermain saja, tadi Saga melupakan sesuatu sehingga dia tidak ingat," ucap mama Sky mengendong Saga meninggalkan keduanya.


Saga pun di bawa oleh mama Sky, Saga pun heran dengan sikap Oma nya dan bertanya.


"Oma, kenapa Saga tidak boleh main lama-lama dengan mami Senja," ucap Saga penasaran.


"Saga bilang, mau mendekatkan papi Sky dengan mami Senja, kalau begitu beri waktu mereka berdua, nah tugas kita sekarang makan, Oma lapar beneran tahu, Saga mau ya makan," ucap Oma membujuk.


"Oke siap, rencana apapun dibuat sama Oma pasti akan berhasil, mari kita makan bersama," ucap Saga gembira.


Oma dan Saga pun mencari tempat makanan, setelah menemukan keduanya pun langsung makan bersama.


"Mami Senja, kok wajah mami Senja makin bersinar saja," ucap Saga menghibur.


"Hihi, argh kamu ada-ada saja kalau menghibur mami, tapi Saga kenapa masih memanggil mami di saat di sini? apakah kamu begitu menyukainya?" ucap Senja bertanya


"Iya, aku sangat suka memanggil Kak Senja dengan sebutan mami Senja begitu juga dengan Om Sky, aku lebih suka memanggil papi Sky, apakah kalian keberatan dengan panggilan tersebut terkait kalian masih single," ucap Saga dengan wajah cemberut.


"Selama hal itu membuat Saga bahagia, tidak apa-apa kok," ucap Senja memegang wajah Saga.


Saga pun tersipu malu, seperti dibelai oleh mama nya sendiri, meskipun Oma juga sangat menyayangi dirinya.


Akan tetapi di luar dugaan, ada yang mendengar ucapan mereka.


"Haha, sepertinya hal ini bagus untuk aku sampaikan,"


❤️❤️❤️❤️


Ada yang tahu siapakah??

__ADS_1


next


like dan comment, vote dan gift ya, terima kasih😘


__ADS_2