Dermaga Senja

Dermaga Senja
Happy


__ADS_3

Senja dan Andara pun kembali beraktifitas seperti biasa. Mereka bersiap-siap untuk berangkat ke kampus masing-masing, keduanya belum memiliki kendaraan jadi sementara pergi sendiri-sendiri.


"Senja sayang, aku pergi duluan yaa semoga kegiatan quiz kamu hari ini berjalan lancar yaa sayang" ucap andara sambil mengecup kening istrinya.


"iya sayang terima kasih, kamu juga semoga presentasi hari ini berjalan lancar juga" ucap Senja pada suaminya.


Andara pun pergi meninggalkan istrinya. Senja pun kembali beraktifitas menyelesaikan pekerjaan rumahnya.


Saat Andara di kampus...


"Presentasi kamu good Andara" ucap Lea memberikan pujian padanya.


"thank you Lea" ucap andara berbicara seadanya.


"Hey Lea, elo ngapain natap Andara terus dia sudah punya istri tahu" ucap Reno temannya andara.


"Yeey berteman juga bolehkan meskipun Andara sudah punya istri" ucap Lea berharap ada tanggapan dari andara.


"Iyaa boleh semua ada batasnya"ucap andara.


Andara pun berbicara lanjut dengan teman-teman kelompoknya meskipun dia sangat risih Lea memandang dirinya.


"Sorry andara, gue sudah jatuh cinta pada pandangan pertama meskipun gue tidak bisa memiliki loe setidaknya gue ingin bersama loe walau hanya hubungan gelap" gumam Lea dalam hati.


"Ya ampun Lea wanita cantik seksi dikampus memandang gue, kalau diketahui oleh Senja bisa-bisa cemburu tingkat dewa nie, habis pulang kampus mau cerita sama bini,kalau dia tahu dari orang lain bisa berantem lagi nie" gumam Andara dalam hati.


Senja pun bersiap-siap ke kampus, karena ada quiz yang sudah dipelajari dengan sangat baik.


Tiba di kampus Senja...


"Hay Senja..." ucap Gea sambil melambaikan tangannya.


"Hay juga Gea, gimana kamu sudah siap quiz hari ini" ucap Senja sambil berbicara dengan Gea di jalan menuju ruangan kelas.


Gea dan Senja pun banyak bicara terkait dengan quiz yang akan mereka hadapi. Hingga tiba di kelas pun mereka masih bicara.


Quiz pun di mulai...


Senja pun mendapat skor yang tertinggi di antara lain. Saat Quiz selesai dan mata kuliah lainnya akan dihadiri 3 jam berikutnya. Panggilan ponsel Senja pun tak terelakkan.

__ADS_1


Senja pun mengangkat panggilan tersebut dengan menggunakan Bahasa Indonesia, karena Pak Leri belum terlalu paham dengan Bahasa Inggris. Ketika usai, Senja pun meminta tolong pada Gea mencari tempat yang sepi tanpa suara. Gea pun menyarankan ke atas atap kampus. Senja dan Gea pun ke atas atap kampus. Senja pun menyiapakan peralatan yang akan dibawanya untuk menghadiri perusahaan tersebut.


"Gea, belikan makanan yang kamu suka dan aku suka beserta minuman tapi khusus aku cukup minum air putih saja ya" ucap Senja.


"Siap Senja, akan dilaksanakan tapi uang kamu kebanyakan nie" ucap Gea.


"Beli saja yang kamu suka, aku tunggu ya, ohya saya lagi rapat jadi jika kamu nanti tiba disini langsung duduk saja ya oke Gea, makasih yaa sebelumnya" ucap Senja sambil tersenyum.


Gea pun pergi meninggalkan Senja. Gea adalah teman dekat Senja, Gea berkuliah disini karena beasiswa dia pun hanya memiliki uang saku seadanya. Makanya dia hidup hemat disini, Gea tidak mengetahui sama sekali kalau Senja ada direktur perusahaan terbesar di Indonesia. Karena sejatinya Senja tidak pernah menampakkan itu dan dia tidak mau berteman karena sebuah tujuan.


Senja pun fokus dengan rapatnya...


Saat Senja tengah fokus dengan rapatnya, Gea datang membawakan makanan dan minuman yang diinginkan oleh Senja. Gea pun duduk dengan tenang meskipun tidak disampingnya. Gea sangat menghormati privasi sahabatnya.


Setelah beberapa jam melewaati rapat tersebut, Senja pun menegur Gea yang ternyata tengah tertidur dengan posisi duduk tegak.


"Gea... Gea sungguh kamu wanita yang polos" ucap Senja sambil membelai pundaknya Gea agar bangun dari tidurnya.


Gea pun terbangun dan mereka kembali berbicara..


"Gea, maafin aku yaa kamu jadi menunggu lama sampai tertidur. Berapa jam lagi kita kembali ke kelas?" ucap Senja.


"Hehe... aku juga minta maaf beberapa makanan ku makan, masih lama kok sekitar 2,5 jam lagi karena dosennya mengundurkan jadwalnya dikarenakan ada pekerjaan. Jadi, kita masih bisa bersantai disini" ucap Gea.


Gea pun dengan senang hati ikut makan meskipun harus dibatasi karena perutnya sudah kekenyangan.


"Ohya Senja.. tadi kamu rapat apaan kok serius bener, apa kamu seorang direktur?" ucap Gea dengan polosnya sambil meminum air putih.


"iyaa aku direkturnya..." ucap Senja dengan gaya santai.


"apaaa?" ucap Gea air yang diminumnya muncrat keluar.


"taaapi boooong...." ucap Senja sambil memainkan sahabatnya.


"iiiih Senja ternyata bisa ngehumor juga..." ucap Gea sambil mengelap bibirnya.


"Aku hanya pegawai biasa kok, tapi harus ada beberapa yang kuhadiri makanya rapat gitu" ucap Senja sambil memakan makananya.


"emang ada gitu kerja online dan sebagai apa?" ucap Gea penasaran.

__ADS_1


"Saya salah satu pegawai kebanggan diperusahaan makanya sampai sekarang masih digunakan meskipun sambil kuliah" ucap Senja dengan nada serius.


"waaah kereen... jarang ada yang seperti itu. Kamu kerja di Perusahaan mana Senja" ucap Gea.


"Di Persada Group Indonesia..." ucap Senja.


"wooow kerennya.. Perusahaan terbesar di Indonesia, bagaimana caranya bisa masuk thu katanya perekrutan disana bukanlah mudah" ucap Gea.


"setiap Perusahaan pastilah memiliki standarnya sendiri untuk merekrut pegawainya, kamu berminat Gea?" ucap Senja.


"Heheh... dari dulu pengen banget tapi apalah daya aku nggak punya orang dalam dan uang jadi hanya bisa mengandalkn diri sendiri saja" ucap Gea dengan wajah pesimis.


"Yakin saja Gea.. apapun yang kamu inginkan terkabul asal kami yakin dengan sesuatu yang kamu yakini" ucap Senja.


Waktu pun cukup lama berlalu keduanya berbicara. Jam mata kuliah berikutnya pun akan segera dimulai, keduanya pun bergegas ke ruang kelas. Agar tidak ketinggalalan kelas.


Andara pun usai kelasnya, dia pun berusaha menelpon Senja. Namun Senja tidak mengangkatnya. Andara pun kembali berbicara dengan teman-temannya. Setelah lama beberapa jam Senja pun menelpon balik Andara.


"Hello Sayang... jadi kita sore nie jalan-jalan" ucap Senja.


"jadi dong sayang... kamu tunggu di kampus yaa.. Nanti aku jemput ke kampus kamu" ucap andara sambil melambaikan tangannya meninggalkan teman-temannya.


"oke aku tunggu..." ucap Senja.


Setelah beberapa menit berlalu Andara pun tiba dikampus Senja..


Mereka berdua pun menikmati perjalanan dengan taxi ke sebuah tempat dengan pemandangan laut di depannya...


Senja dan andara pun turun sejenak dan menikmati panorama di sore hari.


"Sayang, kita sekali-kali luangin waktu seperti ini ya" ucap Senja sambil merangkul suaminya.


"Kamu lelah yaa sayang, apa perlu aku pijiti" ucap andara.


"heheh... di rumah saja sayang, ini diluar nggak sopan buat orang iri" ucap Senja.


"Baik Permaisuriku... " ucap Andara sambil tersenyum.


Keduanya pun menikmati panorama sore dan makan-makan berdua. Kebahagiaan di sore itu tidak terlupakan bagi keduanya karena memiliki waktu berdua untuk berjalan bersama.

__ADS_1


πŸ‚πŸŒ·πŸŒ·πŸŒ·πŸ‚


Like and comment😊


__ADS_2