
Senja dan Andara beberapa Minggu ini sibuk dengan ujian kampus masing-masing. Sehingga kebersamaan mereka berkurang, bahkan terlihat seperti tidak ada komunikasi.
"Sayang, seharian bahkan sampai malam besok aku nggak pulang ke rumah yaa karena ada urusan kelompok kuliah yang di selesaikan besok dan presentasi juga" ucap Andara berbicara dengan iatrinya yang masih berkutat dengan bukunya.
Senja masih fokus dengan buku-buku yang bertumpuk di atas meja tersebut, bahkan dia nggak tahu suaminya berkata apa?. Setelah selesai dia pun ingin menanyakan kembali namun suaminya sudah tidur duluan sehingga Senja pun tidak sempat untuk bertanya kembali. Karena kelelahan Senja pun tertidur.
Pagi harinya...
Andara bangun lebih pagi karena ujiannya mendesak di pagi hari pukul 08.00 sehingga dia menyelesaikannya dengan cepat mandi, berpakaian dan menyiapkan makanan selai roti isi telor untuk istrinya juga dan membuat pesan di atas meja.
Sebelum berangkat kuliah, Andara menulis pesan di meja hias istrinya dan mencium kening istrinya dan berkata "sayang aku izin telat ya malam ni dan pamit berangkat kuliah duluan".
Senja pun bangun dan mengucek matanya tapi tidak di dapati suaminya, saat dia melihat ke meja hiasnya terdapat pesan pada secarik kertas, dan ponsel suaminya tertinggal di rumah.
"Ehm suamiku ini pelupa atau gimana? ponsel hampir lupa" gumam istrinya ngedumel sendiri.
Saat Senja keluar dilihatnya di atas meja sudah ada sarapan "wah suami idaman nie, makan dulu baru mandi".
Setelah selesai makan, senja pun bergegas mandi alarm berbunyi pertanda ada hal penting tentang hari ini.
Sampai di kampus...
Senja pun melakukan presentasi, semua teman-teman nya bersorak menunjukkan kekaguman mereka pada sosok Senja. Bagaimana seorang wanita muda mampu presentasi yang tinggi. Setelah euforia tersebut, dosen yang menjadi pengajar disana tertarik dengan Senja.
Dosen tersebut mendekati Senja dan berkata "Senja, kamu ke ruangan saya setelah mata kuliah satu lagi ya, ada yang mau saya bicarakan" ucap Mr. Balack.
Setelah berbicara dengan beberapa teman, Senja pun berpamitan karena dipanggilan Mr. Balack, Senja pun mengetok pintu ruangan Mr. Balack "silahkan masuk" ucapnya.
__ADS_1
Senja pun duduk karena sudah dipersilahkan oleh Mr. Balack dan berkata "ada urusan apa Mr. Balack menyuruh saya kesini"
"kebetulan sekali saya memiliki proyek dan memang lagi mencari mahasiswa yang tepat untuk meneliti hal ini dan saya rasa Senja orang yang tepat, tak perlu khawatir penelitian di perusahaan saya sendiri, saya ingin melihat dari sudut pandang mu saja" ucap Mr. Balack menjelaskan.
Mr. Balack pun menyerahkan document serta proposal yang harus dibaca oleh Senja. Senja pun mengambilnya dan membolak-balik lembaran tersebut dan berkata "keuntungan saya apa Mr. Balack melakukan ini".
Mr. Balack pun tertawa dengan sikap Senja yang tak terduga "kamu memang wanita yang berbeda, yang akan kamu dapatkan selain dari uang jika berhasil ada hal lain yang menanti anda" ucap Mr. Balack menjelaskan dengan senyumannya.
"Baik, saya setuju selama tidak mengganggu aktivitas ku yang lain maka akan dilaksanakan" ucap Senja sambil melihat documen tersebut.
Keduanya pun tukaran nomor ponsel sehingga mudah bagi keduanya berkomunikasi. Setelah selesai Senja pun meninggalkan ruangan tersebut dan membaca document tersebut ke taman tempat ternyaman di kampus setelah di perpustakaan.
Setelah dirasa membosankan berada di taman, Senja pun berpindah tempat mencari tempat istirahat setelah bergemul dengan bahan bacaan dari Mr. Balack tersebut. Saat Senja tertidur tampak Mr. Balack melihatnya dari kejauhan dan mendekatinya "wanita ini sembarangan saja tidurnya meskipun tempat ini aman tapi harus bisa menjaga diri juga, document terletak ditangannya sambil terbuka" ucap Mr. Balack sambil menatap wajah manis Senja.
Saat Senja terbangun dia terkejut di depannya ada Mr. Balack hampir saja keduanya berciuman namun Senja memundurkan kondisi tubuhnya dan berkata " Mr. Balack kenapa bisa disini?" ucap Senja sambil merapikan tempat duduknya.
Senja pun tersenyum lebar dan berkata 'sorry Mr. Balack saya kelelahan membaca document nya, terima kasih Mr. Balack sudah membangunkan saya, sudah waktunya jam kuliah nie" ucap Senja berpamitan dengan dosenya tersebut.
Mr. Balack salah dosen Killer dan tergolong muda, ditakuti oleh para mahasiswa karena kearogannanya, mereka heran Senja bisa dekat dengan dosen tersebut.
Saat dalam kelas...
"Senja kamu kok bisa dekat dengan Mr. Balack yang arogan itu" ucap Qetty teman dekatnya.
"ehm ada proyek saja sih, jadi harus dibahas sama-sama gitu" ucap senja sambil tersenyum, pembicaraan mereka terhenti karena dosen sudah datang.
Beberapa jam kemudian...
__ADS_1
Qetty pun menghampiri Senja "pokoknya jaga diri ya kalau sama Mr. Balack" ucap Qetty sambil melambaikan tangannya.
Sesampainya di rumah sudah jam 18.00 malam.
Senja pun mandi dan memasak untuk makan malam, namun Senja bingung membuka kode password suaminya untuk mencari kontak teman suaminya dan berkata "ultah dia, ultah mama dan papa nya nggak bisa juga bahkan kode ultah ku juga bukan, argh jangan-jangan hari pernikahan, ternyata benar suamiku romantis banget, Senja pun melihat kontak pesan yang masuk ternyata dari Lia yang mengatakan tentang pesta mereka pasca keberhasilan presentasi".
Senja pun menghubungi ponsel tersebut, namun tidak aktif sama sekali. Dia menghubungi teman laki-laki suaminya mengatakan Andara sebentar lagi sampai apartemen.
Ketika itu Senja langsung keluar apartemen tanpa mengunci hanya menutup saja. Saat Senja memasuki lift menuju ke lantai bawah, Andara memasuki lift menuju lantai atas. Saat dia memasuki apartemen malah tidak ada lagi istrinya, malah ponsel keduanya berada di atas meja. Andara linglung karena pusing bingung mencari istrinya. Dia pun menemui keamanan di apartemen tersebut untuk melihat cctv, dia pun melihat istrinya.
Senja Berusaha melihat mobil taxi yang lalu lalang. Namun, karena Senja telat makan dia pun terjatuh dan pingsan. Warga yang melihat dan tidak mengenalnya sontak langsung membawanya ke Rumah Sakit terdekat.
Andara pun mencari istrinya kemana-mana. Dia benar-benar frustasi dengan keadaan istrinya karena masakan yang dibuatnya belum di makannya sama sekali. Andara terkulai lesu hingga larut malam belum ada kabar sama sekali tentang Senja. Dia pun memutuskan untuk keruangan keamanan untuk memberi tahu jika istrinya pulang kabari secepatnya.
Andara pun beristirahat mungkin karena pusing, dia pun terpulas tidur.
Ketika pagi tiba...
Andara teringat dengan istrinya dan mencuci muka menuju keruangan keamanan, namun nihil tidak ada kabar apapun tentang Senja.
Dengan tetesan air mata, Andara pasrah dan menangis. Saat dia pasrah terdengar sayup-sayup Ibu-ibu membicarakan seorang wanita yang pingsan di parkiran, dia pun segera kesana.
Saat tiba di klinik tersebut, ternyata bukan istrinya...
Bagaimana kelanjutannya??
πππππ
__ADS_1
Like and comment yaβΊοΈ