Dermaga Senja

Dermaga Senja
Mencari


__ADS_3

Keberadaan Senja tidak diketahui oleh Andara sejak hilangnya 3 hari yang lalu. Andara terus mencari istri nya selama itu bahkan dia izin kuliah, meskipun terdesak dia datang namun tanpa suara. seolah dunianya sudah runtuh tak berkecamuk. Andara sudah menghubungi pihak kepolisian namun masih saja nihil terakhir Senja berada di sebuah Rumah Sakit lalu setelah itu tiada kabar lagi, dia mencari dikampus Senja meliburkan diri sejak 4 hari yang lalu begitupun Pak Leri ketika ditanya. Senja tetap memberikan perintah melalui Gmail.


"Argh kenapa baru terpikir olehku sekarang, aku harus kirim pesan melalui Gmail untuk menjelajahi semua perkara, Senja pasti berpikir aku memiliki hubungan dengan Lia padahal itu murni tugas kuliah" ucap Andara semangat membuka Gmail dan mengirim pesan.


Setelah selesai Andara kembali semangat karena mendapat kan cara menghubungi Senja. untuk menghilangkan kebosanan nya Andara membereskan apartemen kembali rapi.


Di tempat berbeda...


"Bagaimana keadaan Nona Senja" ucap Tuan Sky pada perawat yang mengobati nya.


"Sebentar lagi akan pulih Tuan Sky..." ucap dokter tersebut.


"Baik terima kasih, maaf saya tidak mengantar sampai ke depan" ucap Tuan Sky.


Tuan Sky adalah teman bermain Senja di kala masih sangat kecil, Sky dan Senja di masa kecil pernah bermain nikah-nikahan keduanya tertawa dengan tingkah mereka. Sky tidak memiliki teman dikarenakan tubuh nya yang sakit-sakitan membuat orang menjauhinya kecuali Senja..Senja selalu menemaninya, kebersamaan itu hanya berlangsung 5 tahun ketika usia keduanya beranjak 10 tahun Sky di bawa orangtuanya untuk mengobati penyakitnya sehingga terpisahlah keduanya. Namun, kala itu Senja memberikan gelang persahabatan kepada Sky dan hingga kini gelang tersebut masih ada dan tersimpan dengan baik.


Pesan Gmail masuk ke ponsel nya Senja. Hanya di lihat oleh Sky saja. Karena perannya hanya berurusan dengan perusahaan yang dipimpin oleh Senja, terkait kehidupan pribadinya Sky tidak mengambil peran.


Satu Minggu pun berlalu tanda-tanda Senja sadar mulai berangsur...


"Tuaaan... Nona Senja sudah bangun" ucap perawat yang merawat Senja dengan suara yang sangat nyaring.


argh ada apa sih? kenapa perawat itu berteriak dengan sangat kencang. Sky pun menuju kamar tersebut saat dilihatnya Senja sudah bangun dari sadarnya.


"aku berada dimana?, kamu siapa?" ucap Senja ingin segera berdiri duduk dan dibantu oleh perawat tersebut.


"Maaf Nona Senja, saat ini hanya perlu pemulihan untuk pertanyaan selanjutnya akan dijawab oleh Tuan Sky, Tuan saya permisi" ucap Perawat tersebut.

__ADS_1


"Baiklah, gaji mu sudah saya transfer, tapi jika ada apa-apa nanti saya hubungi lagi" ucap Sky.


Sky pun memberikan minuman yang hendak di ambil sendiri oleh Senja "nanti saya ceritakan dulu semua yang terjadi, tapi apakah kamu sudah siap?" ucap Sky.


Senja pun meminum air di gelas tersebut dan mendengar kronologis semuanya. Senja hanya menggangguk dan memeriksa ponselnya. Terutama di Gmail nya, dan dia melihat dua pesan terbaru dari Pak Leri dan Suaminya. Namun, dia terkejut dengan pesan yang tidak pernah di kirimnya tiba-tiba pesan tersebut sampai ke Pak Leri.


"Kamu tidak sopan sudah memakai ponselku" ucap Senja kesal.


"Dengerin saya dulu, saya mengangkat telpon yang terus berdering yang menganggu fokus saya akhirnya saya berbicara dengan sekretaris anda mengatakan saat ini anda masa pemulihan, bahkan dia bertanya kenapa suami mu tidak mengangkatnya, saya jawab bahwa suaminya sedang membeli sesuatu, apakah salah saya membantu memberi solusi pada perusahaan yang tengah butuh saran, dan pesan dari suamimu saya tidak buka sama sekali" ucap Sky panjang lebar dan ingin beranjak pergi dari tempat itu karena dia kesal di tuduh menyalahgunakan kelemahan orang pingsan.


"Maaf... jika perkataan ku menyinggung kamu, tapi kenapa kamu malah memindahkan ku dari klinik malah ke rumah pribadi, apakah kita pernah mengenal" ucap Senja mengamati apakah sosok dihadapannya orang yang dikenalnya.


"Baik saya akan memaafkan mu, mungkin kamu lupa Senja, aku adalah Sky yang selalu kamu sebut dengan ski karena waktu kecil dulu kamu bermimpi ingin bermain ski sehingga kamu selalu menyebut namaku dengan itu, cobalah kamu ingat kembali kala itu usia kita masih sangat muda kemungkinan lupa itu ada" ucap Sky sambil menunjukkan gelang pemberian dari Senja kala itu.


Senja pun mengingat kembali moment tersebut, dia pun mengingat kembali masa lalu itu, karena gelang yang diberikannya waktu itu adalah gelang hadiah dari mama nya sehingga dia sangat ingat moment tersebut.


"aku ingat kamu adalah ski yang lemah, suka mengalah dan di bully sama teman-teman dulu iya kan" ucap senja menjelaskan kenangan masa itu.


"Yaa Hallo sayang... maaf aaku..." ucap senja belum selesai bicaranya Andara sudah terisak menangis.


"Senja... pulanglah aku mendapat laporan kalau kamu terbaring di klinik namun kamu sudah dibawa oleh seseorang yang mengenalmu, apakah aku harus kesana sekarang menjemputmu". ucap Andara sambil terisak menangis.


"sayang tenangkan dirimu dulu, saat ini saya masih dalam pemulihan, nanti jika sudah selesai aku pasti akan pulang, jadi kamu harus fokus kuliahmu, beres-beres apartemen yaa jangan sampai berantakan ketika aku sampai nanti" ucap senja menenangkan suaminya.


"berapa hari lagi aku menunggumu? aku sudah rindu" ucap Andara seperti bayi yang perlu kasih sayang.


" 3 hari ya sayang, sementara ini kita melalui video call saja yaa, semoga kamu bisa mengerti" ucap Senja berbicara lembur.

__ADS_1


"Baiklah sayang, kabari aku terus, aku akan selalu mengganggu mu selama kamu tidak di sampingku" ucap Andara dengan lembut.


"Oke-oke, sekarang kamu rehatlah ya sayang, aku juga mau beristirahat sudah larut nie" ucap Senja sambil memberikan semangat kepada suaminya.


"Siap istriku, aku bahagia sudah mempunyai kabarmu, baik aku akan sabar menunggu selama 3 hari" ucap Andara sambil pamit menutup panggilan tersebut.


"Sky kok kamu diam saat aku berbicara dengan suami ku" ucap Senja mencairkan pembicaraan yang terputus.


"aku tidak mau suami mu salah sangka, jadi yang ku lakukan cukup mendengarkan saja" ucap Sky.


"Ehm kamu sudah tumbuh menjadi laki-laki dewasa Sekarang baguslah, tapi apakah kamu sudah menikah" ucap Senja penasaran.


"aku sudah cerai dengan istriku satu tahun yang lalu, aku menceraikannya karena dia selingkuh dari ku sehingga aku lebih memilih berpisah dengannya" ucap sky menceritakan masa lalunya.


"Maaf sky aku membuka kenangan burukmu" ucap senja.


"tidak apa, selama yang bertanya itu Senja saya tidak akan pernah marah" ucap Sky.


Karena sudah larut, Sky pun kembali ke kamarnya. Sehingga Senja bisa beristirahat...


Pagi harinya.,..


"Sky... Sky...." teriak Nyonya Hyden.


Keterkejutan Senja menjadi kala dia mendengar suara mama Sky...


πŸπŸ’πŸ’πŸ’πŸ

__ADS_1


Apa yang terjadi yaa dengan kelanjutannya hubungan mereka?


Like and comment ya☺️


__ADS_2