Dermaga Senja

Dermaga Senja
Diam


__ADS_3

Senja pun fokus denga meetingnya. Sedangkan andara hanya terdiam melihat istrinya sibuk dengan meetingnya di depan leptop. Selama meeting berlangsung tidak ada satu kata pun keluar dari mulut istrunya kecuali tadi setelah sadar dan menyuruh andara makan siang di luar dengan chatting.


Andara pun berbicara usai meeting itu selesai...


"sayang, kalau kamu nggak mau bicara dengan aku, tolong bicaralah jangan mendiamkan aku" ucap andara.


Senja hanya diam saja atas pernyataan suaminya.


"aku sudah minta maaf berkali-kali dan menjelaskan semuanya, jadi apa yang harus aku lakukan agar kamu tidak mendiamkan aku lagi" ucap Andara dengan penuh penyesalan.


Senja pun chatting suaminya...


"saya lagi butuh sendiri, sekarang bisakah sayang pergi keluar dulu karena saya butuh wakti sebentar untuk menyendiri" ucap Senja melalui chatt.


"Baik sayang jika itu mau kamu, aku akan keluar ruangan ini, jika kamu membutuhkan sesuatu chatt aku saja" ucap andara.


Lama andara berada diluar selama 2 jam namun belum ada tanda-tanda dari Senja menyuruhnya masuk, Andara sebenarnya risau dengan sikap Senja yang lebih memilih diam daripada bersuara.


Malam pun tiba, tiada chatt apapun dari Senja..


Dering ponsel andara pun berbunyi..

__ADS_1


"Hallo sayang, ada apa nelpon apakah aku boleh masuk?" ucap Andara senang.


"maaf Pak, saya suster yang menjaga Senja, saat ini Senja meminta anda untuk beristirahat di rumah saja" ucap suster yang menjaga Senja.


Panggilan telpon pun terputus..


Andara sedih dengan sikap diam istrinya. Dia seolah-olah tidak ingin pergi dari RS meskipun demikian andara akan meninggalkan ruangan itu namun dia masih di sekitaran RS.


"maafin aku sayang, saat ini belum bisa berbicara denganmu, apakah kamu tidak suka kekhawatiran ku jika iya maka aku tidak akan mengkhawatirkanmu lagi" ucap Senja dalam hati.


Diam-diam andara melihat istrinya dari kaca luar dan dia melihat air matanya terjatuh. Andara ingin masuk namun saat ini Senja lagi butuh sendiri, andara hanya menahan dirinya agar tidak masuk ruangan pasien.


"Senja sayang, aku suamimu benar-benar minta maaf, maafin aku sayang" ucap andara mengetik chatt berulang-ulang ke senja.


Senja benar-benar mendiamkan suaminya seharian.


Hingga suatu hari karena Andara tidurnya diluar dia pun terserang demam tinggi. Andara pun di masukan di ruang pasien, hingga ada seorang suster yang menjaga Senja mengatakan bahwa Andara masuk RS karena demam.


Senja pun meminta suster yang jaga untuk membantunya menjenguk suaminya. Benar saja Andara terbaring lemas dalam keadaan pucat pasi. Padahal pagi ini dia harus keluar dari RS. Malah suaminya yang terbaring sakit. Senja pun menghubungi Pak Leri untuk menunda rapat. Karena ada kondisi yang tidak bisa ditinggalkan olehnya.


"terima kasih yaa suster" ucap Senja.

__ADS_1


Suster tersebut hanya mengangguk saja.


"Kenapa kamu bisa demam sih, kan aku udah bilang pulang ke rumah" ucap Senja seolah-olah suaminya sadar padahal saat ini andara tengah terbaring sakit.


Beberapa jam kemudian, ketika Senja meletakkan kepalanya di dekat tangan Andara. Jari jemari Andara bergerak, sontak saja Senja memanggil dokter. Dokter pun mengatakan bahwa saat ini Andara sudah mulai stabil.


Dalam keadaan lemas, Senja memarahi suaminya.


"aku kan udah bilang sayang, kamu ngga boleh sakit makanya aki menyuruh kamu pulang" ucap Senja sambil menangis dan memukul dada suaminya.


"Iyaa.. maaf ya sayang, aku belum bisa pulang karena belum ada maaf dari kamu" ucap Andara.


Senja pun memeluk suaminya meskipun dia pun masih memakai selang infus. Andara pun kembali memeluk istrinya, mereka berdua pun berpelukan dalam satu ranjang.


"Sayang, aku benar-benar minta maaf tidak mengangkat telponmu bahkan mematikan ponselku, karena saat kamu menghubungiku sibuk perkuliahan, teman disampingku merasa terganggu dengan bunyi ponselku, jadi maafin aku ya sayang" ucap andara menjelaskan dengan penuh penyesalan.


"baiklah aku memaafkanmu, aku juga minta maaf, tapi janji setidaknya balas dengan chatt, aku juga nggak telpon saat kamu kuliah" ucap Senja.


"oke deal ya sayang kita sekarang saling memaafkan dan telah berdamai" ucap andara sambil memeluk erat istrinya dan mencium keningnya.


🍂🌷🌷🌷🍂

__ADS_1


Like and comment ya😊


__ADS_2