
Senja berteriak dengan keras, Sky hanya melihat Senja dari tempat duduknya. Wanita itu tengah melepaskan kegalauannya yang tanpa diketahui oleh Sky. Sky tidak menyangka akan melihat wajah penuh senyum itu akan menangani dengan sekerasnya.
Senja pun berhenti dalam teriakan dan meminta minum kepada Sky. Sky pun memberikan minuman tersebut dan bertanya "Sudah ini kamu mau kemana Senja!" ucap Sky berbicara santai sambil memberikan tisu kepada Senja.
Senja pun menatap arlogi pemberian suaminya. Sekarang pukul 10.00 kuliahku masuk nanti siang pukul 13.00.
"*Sky, temani aku makan seafood yaa aku lagi pengen nie" ucap senja.
"tapi senja, kamu kan alergi seafood. makan yang lain saja ya, ada tempat yang cocok buat kamu" ucap sky mengajak senja ke arah kanan tempat biasa makan saat lelah.
"Waah tempatnya cantik yaa" ucap Senja memandang ornamen serta hiasan di dalam restorant tersebut*.
Saat makanan mereka sudah tersaji. Keduanya pun makan dengan sangat lahap terlebih lagi Senja. Namun, ada sosok yang memandang keduanya dengan senyum sinis dan memotret keduanya.
"Ini bisa jadi permusuhan antara Andara dan Senja, sorry senja kamu tidak cocok dengan suami mu, tapi yang cocok itu adalah aku Lia" ucap Lia dengan senyuman sinis nya dan langsung di kirim oleh Lia.
Namun, Lia menghapus gambar tersebut dan tetap meninggalkan pesan tersebut sengaja agar Andara penasaran dengan yang dihapusnya.
"Sepertinya dia masih sibuk dengan perkuliahan nya, baik gue akan menemuinya" ucap Lia.
Sesampainya di kampus...
Andara tengah asyik membaca buku di perpustakaan namun tempat yang dipilihnya sepi dari pengunjung karena Andara suka buku yang lama. Lia pun menemukan ide yang baru mendekati Andara. Aslinya Lia menyukai buku-buku sejarah kebetulan itu sama persis dengan Andara, maka nya keduanya ketika diskusi nyambung. Lia sengaja tidak memanggil Andara, dan mencoba mengambil buku paling atas meskipun badannya tinggi namun tidak terjangkau. Saat ingin mengambil kakinya terseleo...
"Awww" ucap Lia merintis kesakitan.
Andara pun mencari suara tersebut, dia pun bertanya pada Lia "kamu kenapa Lia kok bisa terseleo begitu" ucap Andara mencoba memegang tangan Lia.
Lia pun berpura-pura tidak bisa berdiri
"aww... sakit Andara" rengek Lia sambil memegang erat tangan Andara.
Andara pun membantu Lia berdiri dan menariknya ke tempat duduk serta mengambil kotak UKS. Namun, di tahan oleh Lia.
"Andara..."ucap Lia dengan lembut
Andara pun menoleh, mereka ciuman tanpa sengaja. Hal itu membuat Andara kesal.
"Ya Tuhan... Bagaimana bisa kami berciuman tanpa sengaja dua kali? Senja aku tidak selingkuh, aku tidak mengkhianatimu please percaya padaku" gumam Andara pergi meninggalkan Lia mengambil kotak obat.
__ADS_1
Lia dia kesenangan karena berhasil merekam adegan mereka..
"Maafi aku Andara, satu-satunya cara agar aku memiliki mu dengan mengancam, semoga kita bisa bersatu suatu saat nanti" ucap Lia dalam senyum sinis nya.
Andara pun tiba dengan membawa kotak P3K. Andara benar-benar mengobati Lia dengan baik, bahkan seperti perawat yang merawat pasiennya.
"*Kamu bisa berjalan kan Lia" ucap Andara.
"ehm sepertinya sudah lebih baik dari yang tadi, makasih yaa Andara aku permisi dulu pulang duluan" ucap Lia berlalu meninggalkan Andara.
Andara hanya melihat Lia dari kejauhan hingga punggung nya sudah tidak tampak lagi di pelupuk matanya*.
Senja sampai di sampai...
"*Sky terima kasih yaa sudah menemani ku, tapi jangan seperti ini caranya okey" ucap senja sambil tersenyum padahal air mata nya dari tadi tidak berhenti menangis.
"baiklah, karena kita sudah bertukar nomor ponsel, kamu bisa menghubungi kapan saja" ucap Sky sambil melambaikan tangannya.
"Senja meskipun perasaan ku pada mu hingga sekarang belum kelar, maka aku melepaskan mu karena kebahagiaan mu lebih penting dari segalanya" ucap Sky memandang Senja dari kejauhan*.
Dering ponsel Sky pun berbunyi sesaat dia memasuki mobilnya...
Belum sampai Senja ke dalam kelasnya, ponsel Senja kembali mendapatkan pesan. Namun, Senja tidak menghiraukannya karena dia dosen sudah memasuki kelas setelah dirinya duduk di kursi
Perkuliahan pun di mulai...
Setelah semuanya selesai, Senja sibuk berbicara dengan temannya karena sudah lama Senja tidak kuliah. Senja mencatat dan mengetik serta membaca materi-materi yang tertinggal olehnya. Bahkan dia, mengikuti kelas lain yang memiliki materi yang sama dengan izin kepada dosen tersebut. Sehingga para dosen salut atas kegigihan Senja, padahal senja termasuk mahasiswa dengan nilai tertinggi.
"*Senja....." teriak Tya teman baru nya.
"Hay Tya.. Bagaimana kabarmu" ucap senja.
"Kabar gue baik Senja.. ohya kemarin kamu sakit yaa, aku kesepian tidak ada kamu" ucap Tya sambil menggandeng senja.
'oke deh, kita ke kantin makan bersama, aku yang traktir deh" ucap senja
"waah asyikkk dong, aku mau banget gratisan" ucap Tya bahagia.
Keduanya pun tertawa bersamaan, bahkan Tya selalu membuat guyonan yang menjadi bahan tawaran mereka. Senja kembali tersenyum meskipun luka di hatinya masih belum dibersihkan*.
__ADS_1
Sesampainya di kantin..,
"*Yaa Hallo... ingat yaa kalau memakan sesuatu hindari yang membuatmu alergi" ucap Sky pada Tya.
"iyaaa abaaang.... aku udah gede taau nggak perlu diingatkan terus, Abang Thu carilah kembali first love mu itu!" ucap Tya.
"argh anak kecil jangan ikut campur, Abang tutup dulu meeting mau dimulai nie" ucap Sky mematikan panggilan telpon mereka.
"ihhh dasaar abangku nyebelin, tiap hari selalu mengingatkan" ucap Tya mendengus kesal.
Senja yang melihat itu tersenyum manis. Tya yang melihat senyuman itu terpesona.
"Kak Senja... kamu sangat cantik ketika tersenyum, banyakin tersenyum kak nanti lama-lama aku yang jatuh cinta" ucap Tya terkekeh-kekeh.
"argh kamu bisa saja... btw tadi siapa kok bisa membuatmu kesal begitu?" ucap senja bertanya penasaran.
"Tadi yang nelpon abangku yang paling bawel, dari kecil aku suka sakit-sakitan jadi yang lebih sering jaga aku itu Abang, maka nya dia selalu mengingatkan makanan yang membuatku alergi" ucap Tya sambil menggerutu.
"Memangnya alergi Tya apaan kalau kakak boleh tahu" ucap Senja.
"alergi seafood, padahal dulu pernah jadi makanan kesukaan sejak ketahuan aku alergi seafood jadi tidak boleh, kesal tahu kak kalau lihat orang makan jadi ngiler aja bisanya" ucap tya mendengus kesal.
"nggak apa-apa lah kan demi kesehatan kamu juga, Abang kamu cerewet karena sayang dengan Tya" ucap senja.
"Iyaa juga sih, makanya si Abang kalau dekat sama cewek selalu aku bantu yang ganggu, mau ketawa kalau mengingat kejadian itu" ucap Tya.
"kok kamu gangguin, emangnya kenapa?" ucap senja penasaran.
"Abang aku Thu banyak yang menyukainya jadi wanita pada nempel semua, kata Abang mereka harus naklukin aku dulu padahal bukan sama sekali, aku hanya tameng bagi Abang, sebab Abang hanya menunggu first love yang belum dia temukan sampai sekarang" ucap Tya panjang lebar.
"oh begitu" ucap Senja*.
Keduanya pun kembali ke kelas, karena memasuki perkuliahan berikutnya...
Tya pun melambaikan tangannya...
"*sampai ketemu kembali kak senja" ucap tya.
"oke sampai ketemu kembali Tya" ucap senja*.
__ADS_1
🍁💐💐💐🍁