
Senja pun masih sibuk membicarakan pekerjaan dengan Pak Leri hingga malam menjelang. Pak Leri diminta Senja untuk datang ke rumah Andara nanti malam untuk membicarakan masalah perusahaan yang belum kelar.
"saayang, kamu ngga lelah apa masih bertemu Pak Leri membicarakan perusahaan" ucap andara.
"hehe... gak apa-apa sayang, cukup lama aku meninggalkan perusahaan selama seminggu jadi banyak hal yang mau dibicarakan, karena perusahaan itu bergantungnya ribuan para karyawan, jadi aku harus benar-benar memikirkannya. Kalau aku tidak memikirkan itu, aku masih bisa hidup dengan hal lain" ucap Senja panjang lebar.
Dering telpon senja pun kembali berbunyi...
"Hello, yaa Sesi bagaimana dengan restorant sekarang berjalan lancarkah" ucap Senja.
"Alhamdulillah lancar Nona Senja, rencananya sudah tutup restorant kami akan ke rumah Nona, tapi kami bingung harus ke rumah mana?" ucap Sesi.
"ohya wajar kalian bertanya, nanti ke rumah Andara saja yaa tempat suamiku, alamatnya sudah saya kirim barusan" ucap Senja.
"Baik Nona, terima kasih" ucap Sesi memutuskan telpon.
"Sayang, aku mandi dulu yaa udah gerah nie. Ohya sayang kalau ada karyawan resto yang bernama Sesi datang bilang tunggu yaa, karena selesai mandi mau sholat dulu dan makan malam" ucap Senja.
"oke sayang" ucap Andara.
"Ya ampun, aku baru ingat istriku biasanya makan malam kan jam 5 sore ini sudah jam 6 sore, aku harus bergegas ke dapur apakah masih ada makanan" gumam Andara dalam hati.
"Alhamdulillah masih ada, tapi kok masih banyak ya, apakah semuanya belum makan?" gumam andara dalam hati.
"Kamu lagi lihat apa sayang, ayoo ajak istrimu buat makan malam, dia dari tadi sibuk" ucap Mama andara.
"ohya ma, dia nya masih mandi terus solat baru nanti turun buat makan katanya" ucap andara.
"Ya sudah, kalau gitu kamu yang makan, papa kamu bentar lagi, mama mau menyajikan buat papa mu dulu, nah itu papa mu sudah datang" ucap Mama Andara.
Senja pun turun di saat semuanya hampir menyelesaikan makan mereka...
"Ya ampun Senja, hayoo makan sini" ucap mama andara.
Senja pun makan dan selesai dalam waktu singkat.
"Senja selesaikan dulu makanmu, kok sedikit sekali sayang makannya" ucap mama andara.
"Hihi.. maaf ma, Senja kalau malam malah ngga makan sama sekali" ucap senja sambil meminta maaf kepada mama andara.
__ADS_1
Di saat mereka asyik ngobrol, ada yang memanggil...
"Nona Senja, ada pegawai anda ingin menemui nona" ucap Bik Rin.
"Baik terima kasih Bik Rin" ucap Senja.
Senja pun meminta izin kepada mertua dan suaminya untuk menemui pegawai restorant.
Banyak hal yang didengar oleh Senja, karena sudah sangat lama tidak dilihat dan dipantaunya selama 15 hari karena kesibukan dan lain sebagainya. Sehingga Sesi lah salah satu pegawai kepercayaannya yang selalu melaporkan segala hal tersebut.
"Good, thanks Sesi atas bantuannya, lusa kita akan rapat online karena besok saya harus balik ke Paris. Dan ini bagikan hadiah dari saya untuk para pegawai, itu sudah tertera namanya" ucap Senja sambil memberikan hadiah kepada Sesi.
"Terima kasih Nona Senja atas hadiahnya, malam ini akan saya kumpulkan semua serta membagikan hadiah dari Nona serta menyampaikan rapat lusa nanti" ucap Sesi sambil pamitan pergi.
Senja pun kembali ke meja makan dan meneruskannya. Andara pun menemani istrinya.
"Sayang, emang kerjaanmu kayak ginie kalau di Indonesia ya, tidak ada jeda rehat gitu" ucap andara bertanya.
"hihi.. nggak juga sih sayang, malah ada yang lebih padat lagi, ini karena aku di rumah mertua aja, agenda rapat kalau ditempat mertua aku cancel sayang diserahkan sama Pak Leri. Nanti Pak Leri yang akan laporan ke saya" ucap Senja.
"Ya ampun, kapan lah kamu bisa bernafas lega sayang" ucap Andara.
"huuu sayang... aku selesaikan dulu ya makannya nanti kita lanjut lagi bicaranya" ucap Senja sambil menyelesaikan makannya.
"wanita cerdas kayak ginie, kok bisa menikah dengan laki-laki yang belum ada apa-apa kayak aku" gumam Andara dalam hati.
"Hey sayang, kamu melamunin apa sih?" ucap Senja menepuk pundak suaminya..
"melamunin istriku lah, betapa beruntungnya mendapatkanmu sayang" ucap andara.
"hihi romantis banget sih sayang, ohya kita cuci piring yook" ucap Senja.
"Lah kan ada pembantu sayang, kamu jangan capek-capke nanti sebentar lagi Pak Leri datang loe sayang" ucap andara..
"heheh iya sih sayang, nie dia kasih pesan sudah depan gerbang rumah" ucap Senja.
Senja pun segera ke ruang tamu, meninggalkan suaminya begitu saja tanpa berkata apapun. Andara hanya menggeleng-geleng kepala saja dengan tingkah istrinya.
Senja pun berbicara panjang lebar dengan Pak Leri. Andara hanya melihat saja gerak gerik istrinya dari jauh. Berbagai ekspresi yang keluar dari pembicaraan itu.
__ADS_1
Setelah beberapa jam selesai Senja pun masuk kamar dan langsung memeluk suaminya. Andara pun langsung memeluk istrinya.
"Kenapa sayang, kamu lelah yaa besok sore kita pulang yaa" ucap suaminya memeluk dan mencium keningnya.
"iyaa sayang aku lelah banget, besok masih ada rapat lagi jadi harus ke perusahaan besok paginya" ucap Senja berbicara sambil mata terpejam.
"Ya Allah sayang, kamu kan lagi lelah banget loe, kalau sakit gimana?" ucap Andara.
"sayang besok temani aku yaa ke Perusahaan" ucap Senja.
"Kalau aku temani besok sayang mau kasih hadiah apa?" ucap Andara membisikan ke telinga istrinya.
"Apa saja yang kamu inginkan sayang?"ucap Senja membisikkan juga ke telinga suaminya.
Andara pun tersenyum senang dengan ucapan istrinya, dia membayangkan sesuatu yang diinginkannya selama ini. Senja pun menepuk pundak suaminya yang lagi membayangkan sesuatu. Andara pun terkejut...
"Ya ampun sayang, kamu membuatku terkejut saja" ucap Andara.
"hihi... maaf sayang, habis kamu sih senyum-senyum sendiri, aku pikir kamu kesambet" ucap Senja sambil tertawa kecil.
Andara hanya menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal, karena tingkah konyolnya dilihat istrinya.
"Hayoo kamu melamuni apa sayang" ucap Senja.
"hihi... nggak ada sayang, aku hanya bilang aku mencintaimu, itu saja" ucap Andara sambil tersenyum.
"hihi... awass yaa kalau mikirin wanita lain" ucap Senja.
"ih nggaklah... wanita hebat itu istriku dan aku mencintainya,, ngapain cari wanita lain" ucap Andara sambil memeluk istrinya.
"bagus deh, kalau gitu sayang..." ucap Senja.
Andara dan Senja pun tidur dalam lautan cinta. Keduanya berpelukan satu sama lain..
Satu pelajaean yang didapat oleh Andara hari ini adalah menerima semua keadaan apapun pasangan meskipun terkadang membuat kita kesal, ego ketika menikah harus diturunkan begitulah gumam andara dalam hatinya.
🍂🌷🌷🌷🍂
Bagaimana kelanjutannya, hadiah apa yang akan diberikan oleh Senja kepada andara ya?
__ADS_1
Like and Comment ya😊
Terima kasih😊