Dermaga Senja

Dermaga Senja
Bab 140 - trauma Siska


__ADS_3

#Biasakan setelah selesai membaca like dan comment ya terima kasih atas perhatiannya 😀


Next


Siska dan Heri bercakap satu sama lain. Siska mulai bicara serius dengan Heri. Heri pun menanggapi nya demikian. Keduanya mulai merencanakan pernikahan mereka dengan matang.


"Jadi pernikahan kita diadakan sebelum pernikahan Senja dengan Sky kan sayang," tanya Siska dengan serius.


"Iya sayang, aku sangat serius dengan hal itu, maka kita harus lakukan hal tersebut, nah tinggal satu Minggu lagi sayang, bagaimana kita bertanya dengan mereka?" tanya Heri dengan nada serius.


"Begini saja, malam ini kita bicara serius dengan orang tua kita, perihal pernikahan dadakan kita 3 hari, jadi setidaknya kita izin lebih dahulu baru menyelesaikan hal perkara izin menikah," ucap Siska pada Heri.


"Baik sayang, tapi aku mau menelpon orang tua sekarang, karena mereka sudah penasaran mengapa aku ingin segera menikah dengan mu?" ucap Heri pada Siska.


"Jadi, kamu sudah mengatakan pada papa dan mama mu, makanya mereka menunggu telpon dari mu" tanya Siska penasaran.


"Iya sayang, hal itu sangatlah serius, maka dari itu aku langsung mengatakan pada orang tua ku," ucap Heri.


"Oke sayang, silahkan bicara dengan orang tua mu, kalau begitu aku kembali ke apartemen ku," ucap Siska ingin melangkah.


"Haha, aku yang harusnya pergi sayang, ini apartemen mu," ucap Heri mencium kening Siska.


Siska hanya tersenyum dengan sikap Heri yang lembut dan penyayang.


Heri pun sampai di apartemen nya, dia pun menghubungi mama nya.


📱"Hallo mama," ucap Heri.


📱"Bagaimana ceritanya kalian berdua berniat menikah secepatnya? padahal pertunangan kalian baru juga berjalan beberapa hari," ucap mama.


📱"Sebenarnya ada hal yang belum aku ceritakan pada mama," ucap Heri dengan nada serius.


📱"Katakan saja sayang, mama akan mendengar semua cerita yang kamu ajukan pada mama," ucap mama.


📱"Siska memiliki trauma dengan lelaki manapun, dia hanya percaya sama aku, papa dan Tera adiknya, hal itu karena sebuah kejadian sebelum pertunangan kami," ucap Heri.


📱"Trauma apa yang dimiliki oleh Siska? sampai dia begitu takut dan hanya ingin bersama mu sebagai suaminya," tanya mama dengan nada serius.

__ADS_1


📱"Siska pernah di aniaya oleh seseorang mama, untungnya bisa melindungi diri dan aku datang tepat waktu, bahkan orang tersebut masih saja memantau Siska dari kejauahan, karena itu lah terkadang aku menemani di apartemen nya," ucap Heri dengan jujur.


📱"Apa? mengapa kalian tidak mengatakan hal serius ini dengan kami setelah kalian bertunangan, ini masalah serius sayang, terus bagaimana kondisi Siska sekarang," ucap mama penasaran.


📱"Dia terkadang mimpi dan mengigau mama, kalau aku tidak memegang tangan nya sebelum tidur, dia akan mimpi dan tidak nyaman untuk tidur," ucap Heri mengatakan yang sebenarnya.


📱"Ya ampun sayang, sampai begitu nya kondisi Siska, jadi rencana kalian apa kalau begitu," tanya mama.


📱"Mama, kami ingin menikah secepatnya di Malaysia, kami bingung cara pengurusannya, maka nya kami berkata dengan orang tua masing-masing," ucap Heri.


📱"Ya sudah nanti mama tanyakan dengan papa ya sayang, nanti mama kabari lagi oke," ucap mama.


📱"Baik mama, kalau begitu saya tutup dulu ya," ucap Heri.


📱"Baik sayang, " ucap mama.


Panggilan pun terputus.


Di apartemen nya Siska.


📱"Iya sayang, ada apa? kamu sehat kan," jawab mama.


📱"Iya papa kamu ada di samping mama sayang, ada apa sayang?" tanya mama.


📱"Mama, Siska mau menikah segera di Malaysia dengan Heri, alasan nya Siska tidak ingin jauh dari Heri," ucap Siska secara langsung.


📱"Baiklah, mau kamu apa sayang sebenarnya? bukan kah kalian sudah bertunangan bahkan sudah cocok satu sama lain, jadi kamu pasti paham maksud mama kan," ucap mama.


📱"Siska ingin halal dengan Heri mama, bukan hanya sekedar tunangan nya saja," ucap Siska secara tegas.


📱"Alasan kuat apa kamu ingin menikahi Heri, mama tahu Heri lelaki yang baik akan tetapi kalian kan belum punya penghasilan maka dari itu harus di pertimbangkan," ucap mama.


📱"Papa akan terus membantu biaya kuliah kamu, akan tetapi harus berhemat dengan jatah yang papa beri, terus papa mau mendengar alasan kuat kamu ingin menjadikan Heri sebagai suami kamu," tanya papa dengan nada serius.


📱"Jauh sebelum pertunangan kami, aku hampir saja dinodai oleh seseorang papa, saya terus membela diri dan Heri datang tepat waktu entah bagaimana dia bisa tahu tempat aku berada, dan itu tidak hanya sekali saja papa, lagi-lagi yang menolong ku Heri," ucap Siska dengan nada sedih menceritakan.


📱"Kenapa kalian tidak jujur dengan mama dan papa sayang?" ucap mama dengan nada serius.

__ADS_1


📱"Aku takut papa dan mama salah paham tentang hal ini dan menyalahkan Heri, padahal kala itu kita sedang bertengkar, Heri yang menolong ku berkali-kali juga, hingga aku pun tidur tidak bisa kalau belum memegang tangan Heri terlebih dahulu," ucap Siska mengatakan dengan air mata.


📱"Maafin papa sayang, yang hanya sibuk dengan urusan perusahaan tanpa memikirkan dirimu dan Tera, baiklah kalian berdua mau kapan menikah nya, papa akan bantu pengurusannya," ucap papa.


📱"Kamu mau pernikahan 3 hari dari sekarang papa, karena Senja dan Sky akan menikah setelah kami, maka nya kami ingin menikah sebelum mereka, sebab kami punya rencana akan datang ke pernikahan Senja di Paris," ucap Siska.


📱"Baik kalau begitu papa akan menghubungi orang tua Heri dan apakah orang tua Heri sudah tahu kondisi mu dan alasan kalian menikah cepat?" tanya Papa.


📱"Sepertinya sudah papa," ucap Siska.


📱"Bagus kalau begitu, kamu jaga diri ya sayang," ucap Papa.


📱"Baik papa," ucap Siska menutup panggilan telpon nya.


Siska sangat bahagia mendengar dukungan dari papa nya. Hingga Tera menelpon Siska kakaknya karena mengkhawatirkan kondisi nya saat mendengar dari papa nya.


Dering ponsel Siska pun berdering dari Tera.


📱"Iya Hallo, ada apa Tera?" tanya Siska.


📱"Kak Siska, sekarang kondisi mu bagaimana? apakah benar Bang Heri akan menikahi mu dengan trauma yang kamu miliki, terus siapa orang menguntit mu rasa nya mau aku bunuh," ucap Tera kesal.


📱"Terima kasih Tera, sudah mengkhawatirkan Kak Siska, bersyukur nya Kak Siska baik kok dan Heri siap menikahinya Kakak, kamu tidak apa-apa kan," tanya Siska bertanya.


📱"Biasa saja kak, coba pas pertunangan kemarin menikah saja, kan kalian bisa bersama," ucap Tera.


📱"Kakak pikir trauma Kaka sudah hilang, ternyata masih ingat kejadian itu sebelum menyentuh tangan Heri kakak nggak bisa tidur," ucap Siska mengatakan.


📱"Ya ampun, baiklah Tera akan bertanya dengan papa, hal apa yang bisa di bantu, tapi kalau Kak Siska dan bang Heri saja ke Indonesia biar kita semua bisa melihat," ucap Tera.


📱"Akan kakak pikirkan, terima kasih Tera atas perhatian," ucap Siska.


📱"Oke Kaka, kita tutup dulu," ucap Tera mematikan panggilan.


Siska pun mulai berpikir, dan alangkah baiknya kalau mereka kembali ke Indonesia saja.


🍁

__ADS_1


Bersambung


Likes dan comment ya😂


__ADS_2