Dermaga Senja

Dermaga Senja
Planning Senja


__ADS_3

Andara hanya mengikuti kemauan Senja harus melalukan beberapa hal yang sudah direncanakan jika sudah memiliki tunangan. Hari pertama di Austria pun mereka habiskan bersama di hotel tersebut.


Ketika Andara ingin tidur di sofa, suara teriakan datang dari kamar Senja tempatnya istirahat.


"ada apa Sayang, kenapa kamu teriak"ucap Andara.


Senja pun meringkuk di bawah ketakutan. Entah apa yang terjadi padanya. Namun, andara mendekat dan mengajaknya bicara.


"Sayang ini aku pacar kamu Andara, buka matamu" ucap Andara.


Saat Senja buka mata, Senja langsung memeluk Andara. Saat Senja memeluk mereka sudah diposisi tidak mengenakkan bagi Andara.


"Ya ampun adik kecil dibawah sana, mohon kerja sama yaa" gumam Andara.


Andara pun berusaha bangun dari posisi keduanya, untung saja Senja enteng jadi bisa di bopong ke kasur. Saat Senja diletakkan ke kasur, Senja menarik lengan andara.


"Andara, kalau kamu pacar aku berarti harus melindungi aku kan. Tidur disini saja, aku takut mimpi buruk lagi" ucap Senja.


Andara pun mengikuti kemauan Senja. Benar-benar andara tidak bisa lepas dari pelukan senja karena senja memeluknya dengan erat sehingga sulit untuk melepaskan darinya.


Pagi pun menjelang, ketika Andara bangun Senja sudah tidak ada disampingnya.

__ADS_1


Saat Andara bangun dari tidurnya...


"aaaaarrrrghhhhhh" teriak Senja dari kamar mandi...


Ya Tuhan, sebenarnya apa yang terjadi pada Senja beberapa hari ini.


Andara pun langsung membuka kamar mandi. Saat itu Senja tengah memakai handuk.


"Ada apa sih sayang?" ucap Andara.


"itu ada kecoa" ucap Senja sembari ketakutan.


Andara pun mengambil kecoa itu. Iih kecoa loe nie buat dunia gue penuh warna pagi ini gumam Andara.


"Kamu kenapa sayang?" ucap Andara.


Senja pun hanya memeluk erat Andara tanpa berkata apa-apa. Andara merasa ada yang aneh pada dirinya. Keinginan dirinya untukm mencium Senja, namun di urungkannya karena Andara ingin menjaga Senja.


Andara pun meletakkan Senja ke kamar untuk mengganti pakaiannya. Sehingga Senja bisa berganti pakaian segera, Andara pun pergi ke kamar mandi karena hari ini mereka harus berkunjung ke Kampus tempat Senja berkuliah.


"sayang, kamu kemana ?" teriak senja.

__ADS_1


"aku di sini, lagi menyiapkan makananmu" ucap senja.


Senja pun mendekati Andara yang lagi mempersiapkan makanan dan langsung menciumnya. Andara pun membalas ciuman tersebut keduanya hampir saja terlena dengan ciuman mereka. Jika tidak ada suara bel dari pintu hotel.


"Permisi Mr, ini pesanan anda atas nama Mr. Andara?" ucap pengantar paket tersebut..


"yaa benar, terima kasih ya" ucap andara.


Saat Andara membuka, Andara memberikan semuanya kepada Senja. Karena ini semua makanan kesukaan Senja yang sengaja di datangkan dari Indonesia sampai ke Perancis.


"Terima kasih yaa sayang, andara bisa kah secepatnya nikahi aku?" ucap Senja.


"tunggu beberapa bulan lagi kan aku lulus sayang, setelah itu aku sudah izin dengan orangtuaku untuk menikahimu. Agar semuanya dipermudah kita menikah di Perancis" ucap Andara.


Senja pun memeluk Andara karena dia senang bisa mendapatkan keluarga baru. Meskipun harus menunggu beberapa bulan.


"Senjaku sayang, hayoo makan. Kamu nggak suka ya" ucap andara.


"syuka-syuka sayang, aku makan nie" ucap senja sambil senyum-senyum sendiri.


Semoga hari baik itu ada buat kami ucap keduanya dalam hati masing-masing.

__ADS_1


🌷🌷🌷🌷🌷


__ADS_2