Dermaga Senja

Dermaga Senja
Come back


__ADS_3

Mama andara sangat menyayangi Senja, seperti anaknya sendiri, begitupun senja sangat mencintai orangtua andara. Senja merasa kebahagiaan itu tidak akan hilang begitu saja. Bagaimana tidak kehangatan keluarga yang diinginkan diberikan oleh orangtuanya Andara?. Senja pun terlelap dalam tidurnya, mama pun bergantian posisi dengan andara karena kasian melihat posisi Senja tidur.


"Andara, jaga Senja dengan baik jika kalian sudah berkuliah di Paris, mama sudah menganggap Senja seperti anak sendiri" ucap mama.


"siap ma, dengan senang hati akan melaksanakannya dengan baik" ucap andara sambil menyeka rambut panjang istrinya yang terawat.


"Sayang, dalam kondisi apapun aku akan selalu bersamamu, ku harap begitu pun dengan mu" ucap andara dalam hati.


Mimpi apa yang dialami oleh Senja hingga memeluk erat tubuh andara yang tengah duduk. Karena kepala Senja kala itu berada di atas pahanya. Meskipun andara risau istrinya banyak gerak, namun harus ditahannya hasrat itu. Karena sekarang berada di mobil bersama mama serta mobil pribadinya.


Begitulah lama perjalanan yang di tempuh sehingga andara pun terlelap dalam tidurnya. Mama hanya melihat keduanya dengan seksama.


Setelah macet panjang yang menjalar akhirnya mereka melewati perjalanan selama 2 jam padahal seharusnya melewati hanya 1 jam saja.


Andara dan Senja pun terbangun, namun tanpa di sadari keduanya bersentuhan bibir saat Senja bangun lebih dulu dari Andara. Andara pun terkejut bibirnya dicium oleh istrinya secara tidak sengaja.


"Hayoo sayang kita keluar, lanjuti di dalam kamar aja" ucap andara.


"iiiih apaaan sih yang? aku maaalu kamu bilang gitu" ucap Senja sambil mukul suaminya.


"pukul aja aku sayang, jika itu membuatmu puas" ucap Andara menggoda istrinya yang lagi malu.

__ADS_1


"iiih maaama... andara nyebelin thu, masa' aku digoda lagi malu ginie" ucap Senja mengadu sama mama andara.


Mama hanya tersenyum melihat kedua. Berharap keduanya selalu bahagia seperti ini.


"cukup-cukup sayang, lelah aku...tumben kali kamu sehat banget ngejar aku" ucap andara.


"hehe... namanya juga baru bangun tidur sayang" ucap Senja menyeringai dengan senyuman.


Keduanya pun masuk ke dalam rumah untuk sarapan siang yang sudah di sediakan.


"Ma... Papa dimana?"ucap andara.


"papa mu lagi otw thu, bentar lagi sampai ke rumah" ucap mama.


"Papanya andara ngga bisa jauh dari mama, karena dalamnya cinta papanya andara terhadap mama" ucap mama sambil mengenang masa lalu.


Suara mobil papa andara pun sudah tampak tanda-tanda dan suaranya...


"Waah udah sarapan nie semuanya" ucap papa.


"iya pa, nie mama udah siapin makanannya, papa makan dulu ya baru kita ngobrol sebelum andara dan Senja berangkat jam 8 malam, sekarang jam 1 siang" ucap mama.

__ADS_1


"oh gitu baiklah" ucap papa.


Setelah mereka berbicara bersama papa dan mama, mereka pum berangkat semuanya lebih cepat lebih baik. Setelah beberapa jam menunggu macet sampai 2 jam di bandara pukul 6 sore.


Senja pun memeluk orangtua andara dengan sangat erat. Seolah-olah tidak ingin berjauhan dengan keduanya begitu pun dengan kedua orangtua andara.


"Senja, dengerin mama ya, mama ngga pernah maksain kalian punya anak sekarang, karena kebahagiaan kalian itu lebih penting" pesan mama kepada keduanya.


"Baik ma, pesanny akan kami selalu ingat" ucap keduanya.


Andara dan Senja pun meninggalkan orangtua andara. Senja pun tak berhenti menangis hingga sepanjang jalan harus dipeluk oleh suaminya.


"saayang nanti kan kita bisa ketemu papa dan mama lagi" ucap Andara menenangkan istrinya yang lagi nangis dan mencium kening istrinya serta mengandeng tangannya dengan erat.


Pukul 20.00 WIB peswat pun lepas landas.


"Sampai jumpa lagi Indonesia" ucap Senja dalam hati.


🍂🌷🌷🌷🍂


Like and comment ya😊

__ADS_1


Terima kasih😊


__ADS_2