Dermaga Senja

Dermaga Senja
Pesta Kelulusan


__ADS_3

Jeni dan Heri masih menampakkan wajah ketidaksukaan satu sama lain. Bahkan saling membuang muka ketika terlihat satu sama lain.


Elka dan Dara bingung mempersatukan keduanya, bahkan Andara yang dekat dengan Heri pun tidak bisa mempersatukan keduanya. Karena Heri beranggapan Jeni yang salah dalam hubungan ini. Begitu pun dengan Jeni yang beranggapan bahwa Heri egois tidak mau mendengar semua penjelasannya bahkan sudah mengecap tukang selingkuh.


Andara dan Senja pun bingung mempersatukan keduanya, sudah segala cara yang dilakukan oleh teman-temannya agar keduanya bisa bersama. Tapi hasilnya sama saja keduanya memiliki egonya masing-masing.


"Oke kalau begitu, malam besok jangan lupa datang ke party aku yaa" ucap Senja.


"siap Senja..." ucap Jeni.


Teman yang lain pun mengucapkan hal yang sama. Mereka pun berpamitan untuk pulang karena waktu sudah sore serta mereka mempersiapkan perpisahan besoknya


Andara pun berpamitan dengan pacarnya. Namun dicegah oleh Senja.


"Saayang, keenapa harus pulang kan disini dulu bersama dengan aku" ucap Senja dengan manja.


"iiih gemes banget kalau kamu lagi manja ginie, kita rehat dulu yaa sayang, kamu juga harus rehat, aku janji besok jemput kamu" ucap Andara sambil mencubit pipinya senja.


"oke, janji yaa sayang..." ucap Senja.


Sejak senja menjadi tunanganku manja nya nggak ketulungan lagi, apa memang begitu yaa wanita kalau manja dengan kekasihnya gumam andara dalam hati.


 


"Morning sayaang.." ucap Andara kepada Senja yang lagi bersiap-siap.

__ADS_1


"morning juga sayang..." ucap senja sambil mencium bibir andara.


"senja... kamu sudah mulai nakal yaa pagi-pagi cium sembarang" ucap andara dengan gelak tawa nya.


"aku kan nakalnya sama andara saja ngga sama yang lain" ucap senja sambil memojongkan mulutnya.


Andara yang melihat tingkah konyol Senja semakin gemes melihat sikapnya.


Mereka berdua pun berangkat ke sekolah karena pesta perpisahan ini di selenggarakan oleh sekolah, jadi memakai pakaian pesta.


Senja menjadi sorotan dalam pesta perpisahan tersebut bagaimana tidak, senja adalah siswa berprestasi di sekolahnya. Sedangkan Andara adalah siswa berprestasi ke dua setelahnya.


"waah keduanya pasangan serasi ya" gumam teman-teman lainnya yang mulai berisik.


Pesta Kelulusan pun di mulai....


Andara, Senja, Elka, Dara, Jeni dan Heri berkumpul dalam satu tempat mereka membicarakan hal-hal tentang kebersamaan mereka. Heri dan Jeni tertunduk malu, namun Heri sebagai laki-laki pun berbicara dengan Jeni.


"Jen, permasalahan kita tak akan kelar jika kita berdua saling meninggikan ego, jadi sekarang kita saling memaafkan untuk ke depannya biarlah takdir yang menwntukan kita yang penting kita tidak saling membenci" ucap Heri.


"Baik Heri.. gue juga minta maaf, benar agar lega kita saling memaafkan dan tidak saling membenci" ucap Jeni.


Keduanya pun kembali namun tidak menjadi kekasih tapi menjadi teman. Andara, senja, elka dan dara bahagia keduanya tidak membenci lagi setidaknya bisa berteman meskipun belum tentu menjadi kekasih.


Mereka pum berfoto dengan senang bahagia, bahkan mereka membuat kenangan yang begiti indah karena bersatunya mereka semuanya tanpa ada rasa benci dan dendam.

__ADS_1


Setelah usai Pesta perpisahan tersebut, Senja dengan teman-temannya kompoy mengelilingi kota untuk terakhir kalinya karena beberapa ke depan dirinya dan Andara tidak boleh lagi keluar rumah.


Elka berboncengan dengan Dara..


"Elka gue baru pertama kali naik motor, takut jatuh loe" ucap Dara dengan ketakutan.


"saayang pegang aku saja, aku ngga bakal ngebut kalau kamu takut" ucap Elka.


Beralih ke Jeni dan Heri yang kikuk..


"Jen, loe boncengan sama gue saja ya, gue janji ngga bakal ngebut kayak waktu itu, cukup loe pegang gue aja" ucap Heri.


"Baik Heri, terima kasih.." ucap Jeni.


Senja maju mundur mau naik ke atas motor..


"Sayang apakah trauma mu sudah sembuh dan kita bisa mengendarai motor" ucap Senja.


"aman sayang tenang saja, aku akan pelan kok,bukan kah ini salah satu yang ingin kamu lakukan dalam aktifitas pasanganmu (bisik andara)" ucap andara sambil bisik ke telinga Senja.


Mereka pun bersama menikmati sore itu dengan hati yang bahagia dan penuh kehangatan dengan canda tawa, dengan perasaan yang tak bisa di ungkap dengan kata-kata yang luas. Sungguh kebersamaan mereka terasa sangat menyenangkan hingga mereka lupa bahwa matahari mulai tenggalam meninggalkan tempatnya..


🍂🌷🌷🌷🍂


Like and comment ya😊

__ADS_1


__ADS_2