Dermaga Senja

Dermaga Senja
Hangat


__ADS_3

Siska dan Heri pun jadian keduanya lama dalam pelukan di atas ranjang. Bahkan Siska tidak ingin melepas pelukan Heri. Keduanya masih berpakaian lengkap. Namun, Siska tidak berkeinginan melepas Heri hari itu.


" Sayang, kamu kan udah jadi pacar aku. Dan aku sudah lama menginginkanmu tidur di sisiku" ucap Siska berbicara dengan Heri.


"Baik sayang, tapi bagaimana dengan pakaianku, terus perkuliahan besok gimana?" ucap Heri.


"kalau masalah pakaian nanti aku belikan kamu yang baru dan bisa ngga kita tidur satu ranjang satu minggu atau satu bulan, aku kesepian Heri, otakkan dituntut belajar oleh orangtuaku, maka obsesiku belajar. Namun, saat melihatmu di toko buku hari inj obsesiku bertambah ingin memiliki mu dan bukan obsesi itu tapi cinta yang sudah lama aku pendam, bisa kah kamu mengabulkan hal itu" ucap Siska memohon.


Siska dan Heri berbeda, Siska dengan mudah mendapatkan fasilitas dari kedua orangtuanya. Sedangkan Heri harus memiliki value di mata orangtuanya maka Heri hanya bisa meningkatkan nama orangtua nya agar bisa terkenal di kalangan mereka. Heri pun menyanggupi dengan syarat tidak melakukan adegan intim suami istri. Siska setuju dengan hal itu. Dering telpon Heri pun berbunyi..


"oh oke-oke baiklah, terima kasih ferli atas info nya, ohya beberapa malam nie gue ngga tidur di kosan yaa mungkin akan pindah" ucap Heri.


"jadi sekarang loe mau pindah ya, jangan-jangan sudah punya pacar yaa" ucap Ferli.


"aaargh sok tahu loe, bentar lagi gue ke kosan ya mau ambil baju-baju" ucap Heri.


Heri pun memutuskan jaringan telpon tersebut...


Siska pun mendekati Heri....

__ADS_1


"Jadi, kamu mau pindah hari ini sayang" ucap Siska.


"iyaa sayang, aku juga sudah lama kesepian dan ada kamu yang menemani hari-hariku" ucap Heri sambil mengecup kening Siska.


"yaa udah kalau gitu aku pesankan mobil pengangkut barang ya..." ucap Siska ingin bersiap-siap.


Heri pun menahan tangan Siska...


"sayang, kamu tunggu aku disini saja yaa, kamu buat makanan atau beli aja agar nanti kita bisa beres-beres barang-barangku" ucap Heri sambil memegang tangan siska.


Siska pun mendekat dan berbisik...


"iiih pikiranku sayang aku ngeres" ucap Heri.


Keduanya pun tertawa dalam balutan kasih.


Heri pun pergi sebentar karena ingin membawa perlengkapan barang-barangnya untuk di pindahkan ke tempat Siska.


Siska pun memesan beberapa makanan buat makanan mereka, dan membeli beberapa keperluan untuk stok di kulkas. Tidak hanya itu kamar satunya bukan hanya lemari pakaian Siska namun juga lemari pakaian Heri, Siska pun memesan lemari untuk ditempati oleh Heri.

__ADS_1


Di kamar tidurnya pun di dekorasi sedemikian rupa, agar kelihatan segar dan indah dipandang. Semua tata ruang di tata baik oleh Siska. Siska begitu pandai menata tempat sehingga banyak beberapa perusahaan yang ingin bekerja sama dengannya padahal dia baru menapaki perkuliahan di semester pertama.


Setelah sekian jam, Heri pun tiba di apartemen Siska. Siska pun ikut membantu meski Heri sudah melarang. Alasan Siska ingin menata pakaian Heri. Karena Heri tidak lalu memusingkan dia pun hanya meletakkannya saja. Siska pun meminta Heri untuk duduk saja dan memakan yang sudah disiapkannya di atas meja. Siska pun menata barang-barang kepunyaan Heri.


"Yaa ampun Siska jadi wanita kok sempurna banget, tampilannya saja yang sederhana seperti wanita culun tapi diluar perkiraan semua" gumam Heri dalam hati.


Setelah selesai beres-beres, mandi dan makan malam keduanya pun berbincang-bincang hangat di kamar tidur.


"Sayang, makasih yaa kamu mau menerima laki-laki yang berantakan seperti aku" ucap Heri sambil memeluk Siska dengan hangat.


"iyaa sayang, nanti lambat laun kamu akan mengetahui sifat asliku jadi aku mohon bersabarlah" ucap Siska.


Mereka berdua pun berpelukan hangat seolah-olah keduanya pasangan yang sudah lama tidak bertemu. Heri pun bahagia mendapatkan tambatan hati, begitupun dengan Siska bahagia mendapatkan Heri.


🍂🌷🌷🌷🍂


Like and comment ya😊


Terima kasih😊

__ADS_1


__ADS_2