Dermaga Senja

Dermaga Senja
Bab 22-Berdamai dengan diri (Andara)


__ADS_3

Pagi pun datang dengan pancaran sinar cahayanya.


Heri pun menyiapkan keperluan sekolahnya dan di meja makan sudah tersediakan sarapan pagi buat mereka berdua. Karena ada bibik yang membuatkan sarapan di rumahnya. Heri pun bermaksud membangunkan Andara, karena waktu masih pukul 06.20.


Ketika Heri menggoyangkan badannya Andara dan menatap keningnya Andara, betapa terkejutnya Andara mendapatkan kesehatan Andara menurun drastis.


Heri pun segera menelpon dokter pribadi milik keluarganya dan tak menelpon mama nya Andara, agar tidak mengetahui keadaan Andara.


Heri pun menghubungi Bu Lina wali kelas dari Heri dan Andara, bahwa Heri tidak masuk sekolah hari ini karena harus menjaga Andara. Bu Lina tidak kaget atas pernyataan Heri, karena jika memiliki permasalahan pasti keduanya izin tidak masuk sebab keduanya saling menjaga satu sama lain.


Dokter Boy pun mengecek Andara, dan memberikan resep kepada Heri. Heri pun mengangguk dan mengucapkan terima kasih kepada dokter Boy, dokter Boy pun meninggalkan kediaman Heri.


"Bik, tolong tebus obat di apotik seberang jalan ya. Terima kasih ya Bik, maaf jadi merepotkan bibik," ucap Heri memberikan uang kepada pembantunya.


Heri pun menjaga Andara dengan sangat baik dan mengompres kain untuk diletakkan di kening Andara.


Tiba-tiba bunyi bel berdering, Heri pun langsung berbicara di remot yang terpasang di pintu untuk membuka pintu tersebut.


Karena Mama Andara sudah biasa ke rumahnya, tidak mengalami kesulitan menemukan kamarnya Heri.


Mama Andara pun langsung memeluknya dengan erat serta tangisan yang tiada hentinya. Heri pun melangkah mundur ke belakang menunggu bibik dan menyiapkan makanan serta minuman untuk dikamarnya Heri.


Setelah beberapa saat bibik pun datang dengan obat yang telah dibeli.


"Terima kasih Bik, ohya bik Heri minta tolong nanti bawakan buah-buahan ya kesini selain itu minuman juga terima kasih Bik," ucap Heri mengambil obat tersebut dan memberikan pada mama Andara.


"Baik, " ucap Bibik.

__ADS_1


Heri pun masuk ke kamar dimana Andara dirawat dan mama yang menjaganya.


"Tante, tenang saja ya. Kata dokter Andara akan bangun dari tidurnya kok, dia hanya perlu istirahat saja, dan kata dokter dia sedang stress jadi saya berharap Tante tidak lama disini, takut nya Andara bangun nantinya, karena dia tidak ingin pasti nya jika orang tua nya tahu dia sakit," ucap Heri menenangkan mama nya Andara.


"Baik, sebentar lagi Tante ingin melihat Andara, tapi selalu beri pesan pada Tante ya rentang keadaan Andara, papa nya Andara pun sekarang belum sembuh total, jadi butuh perawatan juga, Tante keluar pun beralasan ada urusan sementara," ucap Mama Andara sambil membelai rambut anaknya.


Andara pun terbangun dari tidurnya dan meminta air minum. Mama Andara pun cekatan memberikan minuman tersebut. Betapa terkejut Andara disampingnya adalah Mama nya. Andara pun memeluk mamanya dan meminta maaf karena kabur tanpa izin.


"Andara, Mama tidak menyalahkanmu. Dan papa mu meminta kamu pulang, papa tidak bermaksud kasar dengan mu, dan mama minta maaf yaa karena tidak bisa mendamaikan kalian berdua, akan tetapi kita bersama yaa Andara," ucap Mama menjelaskan.


" Beri waktu Andara berpikir Ma, Mama juga harus ingat, Mama sekarang sedang hamil 4 bulan jadi jangan banyak pikiran, Andara sudah dewasa, Andara paham dengan maksud papa, hanya saja beri waktu Andara berpikir, kondisi Andara juga sedang sakit bahkan aku tidak mama tahu tentang kondisiku akan tetapi mama sudah terlanjur disini, jadi aku hanya mama mengabulkan permintaan ku tadi, beri Andara waktu," ucap Andara menjelaskan dengan lembut pada mama nya.


"Baik sayang, mama dan papa akan memberimu waktu, janji tidak akan lama-lama ya, kamu istirahatlah dan jangan lupa minum obatnya," ucap Mama Andara.


"Iya ma " ucap Andara dengan suara lirih.


"Mama pergi dulu ya sayang, mama hari ini ada janji dengan dokter untuk meriksa kandungan mama, sudah biasa tiap bulan," ucap Mama Andara.


"Apakah papa akan menemani mama ke Dokter?" ucap Andara bertanya.


"Iya, papa mu menemani kok. Papa kamu barusan mengingatin mama dan minta sampaikan agar Andara cepat sembuh, dan papa mu berharap kamu bisa pulang, walau papa mu belum sehat juga, dia masih mau menemani mama meskipun kami bertemu di rumah sakit," ucap mama sambil menyodorkan percakapan dia dan suaminya.


Andara pun lega, papa nya memberikan perhatian kepada mama nya yang tengah hamil.


🍂🍂🍂🍂🍂


Setelah kepergian Mama nya, Andara pun meminta Heri untuk membantunya untuk melihat taman rumahnya. Karena rumah Heri dihiasi bunga-bunga yang indah.

__ADS_1


Heri pun menemani Andara, dan Andara mencoba berdamai dengan dirinya. Lama 30 menit Andara seperti yoga, lalu dia pun meminum obat yang berada disampingnya.


Andara pun menanyakan atas ketertinggalan pelajaran mereka hari ini. Dia pun mendapat kiriman dari kekasihnya, mereka pun mempelajari di rumah Heri. Bagi Heri dan Andara ketika ketinggalan pelajaran itu sangat merugikan. Setelah belajar Andara pun menulis kegiatan yang akan dilakukan besok, dan sore ini dia harus kembali ke rumah.


Sore pun menjelang, Andara sampai di rumahnya. Dan mendapat pelukan dari papa serta mama nya, meskipun sulit namun Andara berusaha menahan emosi dan berdamai dengan dirinya.


"Papa minta maaf Andara, papa akan tetap menunggu keputusan mu nanti, akan tetapi papa berharap kamu menjadi pribadi yang lebih dewasa lagi," ucap papa Andara.


"Iya Pa, Andara juga minta maaf dan ke depannya Andara akan lebih giat belajar, dan berusaha untuk fokus dengan sekolah seblum terjun ke perusahaan," ucap Andara menenangkan hatinya ketika menjawab hal tersebut.


"Baguslah, papa berharap kamu bisa mewujudkan nya, dan harapan papa hanyalah kamu seorang, adikmu yang dalam kandungan mama mu, masih dalam untuk keluar," ucap papa Andara.


"Iya pa, Andara akan berusaha," ucap Andara.


Anak dan ayah pun berpelukan untuk kedua kalinya. Mama Andara terharu melihat hal itu, ia merasakan bahagia atas perdamaian keduanya.


Andara meminta izin pada orang tuanya agar dia beristirahat, karena hari ini ini dia ingin full fokus dengan kesehatan nya. Saat Andara tengah rebahan bunyi pesan dari ponsel Andara bersuara.


💌"Andara, kata Heri kamu sakit yaa, sekarang bagaimana keadaan mu?" ucap Senja dalam pesan tersebut.


💌"Aku hanya butuh istirahat saja kok Senja, besok aku usahakan sekolah, bagaimana situasi sekolah aman semua kan," ucap Andara menjawab.


💌"Iya aman semua kok, tiada yang spesial," ucap Andara mulai memancing.


💌"Iya lah, spesial apaan juga Andara," ucap Senja dengan emoticon tersenyum.


Setelah pesan berduaan selesai, Andara pun istirahat.

__ADS_1


🌷🌷🌷🌷🌷


__ADS_2