Dermaga Senja

Dermaga Senja
Siska Khamela


__ADS_3

Siska Khamela, ayahnya seorang pengusaha tekstil yang cukup terkenal di Kota Jakarta. Siska berasal dari keluarga yang cukup elit. Mama nya seorang Dokter Beda di sebuah Rumah Sakit besar di Jakarta. Siska anak kedua dari tiga saudara. Yang pertama kakak perempuannya profesi sebagai Bidan, sedangkan kembarannya adik laki-laki masih duduk di Sekolah Menengah Atas disebuah sekolah ternama di Jakarta. Memang sengaja mereka tidak satu sekolah, karena kembarannya Siska enggan berdekatan dengannya.


Siska Khamela memiliki keperibadian yang suka menyendiri dan kutu buku. Tidak banyak bicara dan tidak suka kumpul dengan teman-temannya. Karena hal itu lah membuat Siska enggan di ajak oleh teman-temannya. Selain itu Siska Khamela seorang yang pandai bernegosiasi, pernah suatu ketika sekolahnya tiba-tiba kedatangan seorang tamu. Dan dia diminta oleh guru nya untuk bernegosiasi, alhasil Siska mendapatkan negosiasi yang tepat dengan waktu yang singkat.


Karena hal itu lah Siska memiliki cita-cita menjadi seorang Jaksa. Meskipun terkadang orangtuanya tidak mendukung. Namun, Siska tak pantang menyerah dengan cita-citanya bahkan orang tua serta para guru melihat kegigihan yang dilakukan olehnya.


--------------------------


"Siska.... Kenalin gue dengan teman loe yang ini" ucap Tara kepada kakak nya menujuk wajah Jeni.


"Dia sudah pacar Tara, loe suka sama yang lain saja" ucap Siska.


"Iiiih nie gue nggak suka sama loe, loe sekalipun nggak pernah nyenangin gue" ucap Tara dengan wajah kesalnya.


"Ehm, ginie saja besok kan sekolah kalian akan mengadakan pertandingan basket dengan sekolah kakak nanti kakak kenalkan dengan teman-teman kakak" ucap Siska.

__ADS_1


" Loe janji yaa, akan ngenalin awas loe ingkar" ucao Tara dengan nada ngancam.


Sebenarnya Tara sangat menyayangi Siska kembarannya, namun terkadang ego nya lebih tinggi dari segalanya. Terkadang kedua aduh mulut sehingga seisi rumah heboh dibuat oleh keduanya. Yang mendamaikan keduanya lagi-lagi Kakak perempuan mereka Nadia Khamela.


-----------------


Pertandingan basket pun dimulai dengan meriahnya, semua penonton menyaksikan pertandingan tersebut. Namun ada yang menyuri perhatian elang, yaa Zabdan kapten dari pemain basket di Sekolah Senja. Jatuh hati kepada Senja, sosok perempuan yang akan menemani hari-harinya. Namun, dia harus fokus memenangkan pertandingannya.


Elka yang melihat gelagat itu langsung merapat mendekati Senja, tanpa terkecuali Andara bertindak yang sama. Senja pun terkejut melihat tingkah keduanya. Namun bunyi ponsel Senja mengalihkan segalanya. Senja pun pergi mengangkat ponsel.


"Uuftz Sorry tidak sengaja.." ucap Jeni.


"Ooh tidak apa-apa..." ucap Tara.


Mata mereka pun beradu pandang Tara telah bertemu dengan pujaannya secara tidak langsunh. "Aaaah ini sudah takdir sepertinya " gumam tara dalam hati dengan menampakkan muka tersenyumnya.

__ADS_1


"Hei... kenapa senyum-senyum, nie tisu nya" ucap Jeni.


"Oh baiklah, bolehkan kenalan. Nama gue Tara Khamela" ucap Tara mengulurkan tangannnya.


"Oh ya, gue Jeni..." ucap Jeni dengan wajah yang datar.


"Bolehkah beritahu saya kantin dimana? ucap Tara.


"oke, ikuti aku Tara..." ucap Jeni.


Mereka berdua pun menuju kantin yang dituju, sebenarnya niat Tara mencari kakaknya namun bertemu dengan Jeni. Jadi mengalahkan dunianya. Tara dan Jeni pun bercakap menuju kantin tersebut dengan gelak tawa yang jarang ditamppakn ke Heri. Di ujung jalan dua orang memperhatikan mereka Heri dan Siska. Heri menatap dengan wajah penuh cemburu, siska menatap dengan penuh keheranan.


Heri pun terbakar api cemburu....


Bagaimana kelanjutannya?????

__ADS_1


Like and comment ya...


__ADS_2