
Senja dan andara pun kembali dalam dekapan asmara mereka berdua yang tengah terbaring sakit saling mendukung satu sama lain. Senja mengurus suami yang tengah sakit. Sedangkan Senja membereskan barang-barang yang berada dikamar pasien tempat dia biasa istirahat. Andara harus beristirahat selama satu hari di RS. Sehingga Senja sebagai istri harus menjaga dan menemani suaminya.
Saat Senja menata ruangan suaminya, Andara tersenyum lepas melihat istrinya.
"Kenapa kamu tersenyum begitu sayang?" ucap Senja.
"aku jatuh cinta berkali-kali dengan kamu sayang, aku yang bodoh tidak peduli dengan perhatianmu" ucap Andara.
Senja pun mendekat ke suaminya dan memeluknya erat.
"Yaa sudah jangan mikirin apapun, kata dokter kita berdua jangan stress, gimana bisa buat anak kalau kita berdua stress dan terbaring sakit di RS" ucap Senja sambil menutup mulutnya karena keceplosan.
"beenaran sayang, kamu udah siap kita buat anak" ucap Andara semangat sambil mendekatkan wajahnya ke Senja.
"ehm iyalah sayang, tapi kita harus sembuh dulu, barusan aku sedang datang bulan sayang" ucap Senja sambil tersenyum.
"yaa ampun sayang, berapa hari kamu selesai datang bulannya" ucap andara kesal.
"ehm 7-9 hari sih sayang" ucap Senja sambil memeluk dan menenangkan suaminya.
"kalau begitu baiklah, aku akan bersabar menunggu waktunya tiba" ucap andara.
Mereka berdua pun berpelukan dalam satu ranjang dan satu selimut, karena ruangan mereka VIP jadi tidak ada yang mengganggu keduanya.
Di tempat lain...
Elka dan Dara pun selalu bersama berdua.. Elka mengikuti Dara berkuliah di Austria, Dara mengambil jurusan Desainer sedangkan Elka mengambil jurusan Manajemen perhotelan. Keduaanya tidak bisa dipisahkan kayak perangko melekat terus.
"Saaayang, napa sih muka kamu thu selalu dilihatin orang terus, kamu kasih tahu ngga kalau kamu itu milik aku" ucap Dara kesal dan cemburu.
"hihi... saayangku Dara dikelasku sudah ku beri tahu bahwa kamu adalah pacarku, pasti orang tahu semua, kan aku hanya milikmu sayang begitupun sebaliknya" ucap Elka.
"awas aja kalau kamu selingkuh aku ikat kamu dikamar seharian nggak boleh keluar kemana-mana" ucap Dara kesal dan cemburu.
__ADS_1
"iyaa sayangku.." ucap Elka.
"Ya ampun punya pacar overprotektif kayak ginie susah banget deh, benar kata andara kita berdua dikendalikan oleh wanita tapi mau gimana wanita itu kekasih gue" gumam Elka dalam hati.
"saayang, kamu melamuni apa sih?" ucap Dara penasaran.
"hehe.. mikirin kapan kita bisa makan? lapar nie" ucap Elka.
Keduanya pun pergi berduaan ke kantin. Semua mata tertuju pada keduanya..
-------------------------
Heri dan Siska bertemu di mall, tempat yang jarang mereka kunjungi.
"Hey Heri, loe kok ada di mall ini btw dimana Jeni" ucap Siska.
" gue sama Jeni sudah lama putus " ucap Heri.
"ohw gitu, nah terus Jeni berada dimana" ucap Siska.
"kok gaya kamu jadi gitu, kamu mikirin apa tentang Tara, hubungan kalian putus tidak ada sangkut pautnya denganku" ucap Siska.
"siapa juga yang nyalahkan kamu siska?" ucap Heri berbicara pelan.
"yaaa habisnya cara mengomelmu seolah-olah nyalahin aku, meskipun aku sudah lama suka sama kamu, sedikitpun aku ngga niat waktu adekku mendekati Jeni aku sudah melarangnya tapi yaa aku nggak tahu apapun dan aku ngga kepo, aku juga udah mencegah Tara tapi mau gimana lagi" ucap Siska menjelaskan.
"yaa udah, kita jangan berantem deh, baru aja ketemu udah ngomelin orang, btw ada urusan apa kamu ke mall Malaysia kan di Indonesia banyak juga buku-buku" ucap Heri.
"hehe, gue disini kuliah ambil jurusan arsitek jadi wajar lah gue ke toko buku, nah loe sendiri gimana?" ucap Siska menanyakan balik ke Heri.
"gue juga berkuliah disini ambil jurusan bahasa asing" ucap Heri.
"waah keren dong kalau gitu, yaa udah kita pisah disini aja ya, gue mau kesana"ucap Siska.
__ADS_1
Saat Siska hendak pergi Heri menarik tangan Siska hingga tubuhnya sampai kepelukan Heri, Heri pun mencium lembut bibir Siska, Siska ingin menolak namun hatinya tak mampu. Heri pun melepaskan ciumannya dan berkata...
"Siska, mau kah kamu menjadi pacarku, kalau kamu tidak menerimaku maka aku akan melakukan hal gila disini" ucap Heri.
"iyaa aku janji akan dijawab, namun bukan sekarang Heri" ucap Siska.
Entah kenapa perasaan Heri makin nggak karuan sejak kapan dia mulai suka dengan Siska.
"Sis, kamu mau mengajakku kemana? coba katakan" ucap Heri.
"kamu tak perlu tahu itu Heri, ikuti saja aku" ucap Siska.
Siska pun menuju sebuah hotel tempat yang biasa dia kunjungi jika lama di toko buku tersebut. Saat masuk pintu hotel Siska pun mencium dengam ganas bibir Heri. Heri yang saat itu belum siap tidak bisa berkata apa-apa. Ciuman itu membuat keduanya menjadi-jadi, hingga Siska menciumi setiap inci tubuh Heri. Heri yang pertama kali bergetar tubuhnya dengan hebat hingga bagian bawahnya sudah mengeras. Siska pun meminta Heri untuk berdiri didinding dengan tubuhnya yang setengah telanjang. Siska pun menjilati setiap tubuh Heri, Heri merasakan sesuatu yang sangat aneh hingga dia mulai terangsang atas sentuhan Siska. Heri terus saja meracau tidak karuan merasakan kenikmatan tiada tara.
Siska pun ke kamar mandi untuk mencuci mukanya dan tangan serta bibirnya. Sedangkan Heri lemas terkulai atas perlakuan Siska.
"Giiila... kenapa Siska jadi beginie?" ucap Heri.
Setelah selesai dari kamar mandi. Siska pun menemani tiduran Heri, setelah Heri memakai semua pakaiannya. Heri pun memeluk Siska dan berkata...
"Sis, kenapa loe jadi begini sih?, apa gue udah melakukan kesalahan" ucap Heri.
"maaf Heri, sebenarnya gue sudah lama menginginkan ciuman dengan loe, gue selalu terbayang sama loe sejak gue melihat Jeni dan Tara ciuman seperti itu, sebenarnya gue sudah tahu kalau mereka berselingkuh hanya saja Jeni selalu memantau gerak-gerik gue, jadi gue tidak berani mengatakannya, sejak itu gue terobsesi ingin berciuman dengan loe dan satu lagi saat gue lagi serius jangan sekalipun mencium gue, karena otak gue pasti akan aktif membalasnya" ucap Siska menjelaskan.
"oke baiklah, aku suka dengan permainanmu sayang, jadi kamu menerimaku sebagai pacarmu kan" ucap Heri.
"iyaa aku menerima mu sebagai pacar aku" ucap Siska.
Keduanya pun jadian, mereka pun berpelukan cukup lama di ranjang tersebut tanpa melakukan apapun.
🍂🌷🌷🌷🍂
Bagaimana kelanjutannya??
__ADS_1
Like and comment ya😊
Terima kasih😊