
Senja pun kembali fokus ke perkuliahan nya, saat sedang fokus ponsel Senja kembali meninggalkan sebuah pesan berkali-kali, namun belum di buka oleh Senja. Karena Senja seharian sibuk belajar ketertinggalan selama beberapa hari...
"*Argh kesal gue, kenapa Senja belum lihat pesan yang gue kirim, apakah istri Andara sibuk dengan kuliahnya? okey tidak apa yang penting pesan tersebut sudah sampai ke pesan istrinya" ucap Lia dengan senyuman sinisnya.
Andara pun masih sibuk dengan perkuliahan nya, namun lagi-lagi pikirannya kembali ke Lia. Karena sudah dua kali dia berciuman dengan wanita itu tanpa sengaja.
"argh breng** pikiran mesum ini, gue sudah punya istri, tidak ada wanita lain selain senja" begitulah pikiran Andara selama di kelas fokusnya buyar hanya ciuman yang tidak disengaja*.
Zea Kamelia, tanpa dosa melakukan semua itu pada Andara bahkan dia ingin memiliki Andara seutuhnya. Dia tidak pernah berpikir tentang sakitnya seseorang yang dia mau apa yang menjadi incaran maka harus menjadi miliknya seutuhnya.
Andara dan Senja sibuk dengan urusan masing-masing. Andara tidak pulang ke rumah karena menyelesaikan tugasnya di kampus, begitu pun dengan Senja.
Namun yang membedakan Andara selalu di ikuti oleh Lia. Ya, Lia wanita tak pantang menyerah mengejar Andara sampai lelaki itu menjadi miliknya maka dia puas.
Andara masih sibuk berkutat dengan Mencari buku yang akan di masukkan di makalah, perpustakaan kampusnya tutup hingga pukul 22.00. Sehingga Andara masih betah berlama disana. Hingga dia lupa waktu untuk pulang ke rumah.
"Argh sudah larut nie, kayaknya harus pulang deh, chatt Senja dulu" ucap Andara.
Andara pun mengirim pesan ke istrinya kalau dia pulang telat atau mungkin nginap di rumah teman kalau sudah kemalaman. Setelah dirasa selesai mengirim pesan, ponsel Andara pun mati.
"argh kesal banget tadi lupa mencharger" keluh Andara.
Saat Andara keluar dari perpustakaan, dia lupa tidak membawa kendaraan. Ketika dia mencari taxi, sebuah mobil mengklason.
tiiinn... tiiin... (suara klakson).
'*Hey elo Andara, hayoo gue antar sampai rumah mu" ucap Lia
"nggak perlu Lia.. gue naik taxi saja" ucap Andara*.
Lia pun turun dari mobil, dan memegang tangan Andara untuk duduk di depan bersamanya.
'kruuukkk....kruuukk (suara perut Andara)
"hihi kamu lapar yaa Andara, baiklah kita makan tempat yang biasa aku makan" ucap Lia.
"nggak perlu Lia, aku pulang saja' ucap Andara.
Lampu lalu lintas pun berwarna merah, Andara pelan-pelan mengambil kesempatan keluar dari mobil dan berhasil pergi begitu saja meninggalkan Lia. Lia hanya tersenyum kepada Andara yang lebih memilih taxi di sampingnya.
"*Oke malam ini aku tidak berhasil bersamamu, masih ada hari lain" ucap Lia dengan senyum sinisnya.
"untung bisa keluar dari mobil itu, bisa gawat semuanya" ucap Andara dalam hati*.
Keduanya pun melaju ke tempat masing-masing.
__ADS_1
Ting nong.... ceklek... (suara pintu terbuka)
Senja pun bangun dari tidurnya...
"Sayang kamu sudah pulang" ucap senja pada suaminya.
Andara pun melayangkan ciuman ke bibir istrinya.
"sayang, aku lapar di rumah ada makanan nggak" ucap Andara.
"ada sayang, tapi kamu mandi dulu ya" ucap Senja mendorong suaminya ke kamar mandi.
"baiklah... siapkan makanan nya ya sayang" ucap Andara.
"oke sayangku.." ucap senja.
Senja pun menyiapkan nasi goreng yang dibeli beberapa menit yang lalu...
Setelah selesai mandi, Andara pun ke meja makan.
"Ayoo sayang temani aku makan" ucap Andara.
"okey..." ucap senja.
"Sayang, aku selesai duluan yaa ngantuk banget mau masuk kamar mau tidur" ucap Senja sambil menguap.
"oke sayang" ucap Andara.
Senja pun ke kamarnya dan langsung tertidur karena sampai rumah hanya beda 30 menit dengan Andara, sehingga badan senja benar-benar kelelahan.
Begitupun Andara mengikuti istrinya tidur dengan pulasnya.
'Argh kenapa Lia mengirim video ini aku hanya membantunya saja' ucap Andara mendengus kesal atas kiriman Lia.
Andara pun membalas pesan tersebut...
"Lia, jangan kirim lagi besok kita selesaikan ketika tiba di kampus" ucap Andara.
"Besok itu, siang baru ada jadwal dosennya kamu ke apartemen ku saja, aku tunggu besok" ucap Lia.
"tidak bisa... kenapa juga aku ke apartemen mu?" ucap Andara.
"Nggak ada apa-apa sih?' ucap Lia.
"Oke... sampai disini dulu, ini sudah larut" ucap Andara.
__ADS_1
Pagi menjelang....
Andara mencari istrinya kemana-mana, tidak dia dapati malah sebuah tulisan kertas dimeja hiasnya...
"Sayang... sorry, aku ke kampus karena ada quiz" ucap senja dalam secarik kertas tersebut.
Padahal Senja menghindari Andara, karena dia sudah tahu kedekatan Andara dengan Lia, meskipun dia tahu bahwa suaminya tidak melakukan hal itu. Maka dari itu Senja mencoba mempercayai suaminya.
"argh hati ku belum lega tapi harus mencoba mempercayainya lagi" ucap senja dalam hati.
Senja pun berjalan menyusuri hembusan angin yang menyejukkan hatinya. Senja pun duduk pada tempat yang dia sediakan, membuat Senja nyaman. Hingga tanpa dia sadari di samping nya ada seseorang yang memandangnya.
"*Oh cinta pertamaku... semoga engkau selalu bahagia, jika ada yang membuatmu terluka katakan pada ku, aku akan membuat orang itu merasakan kepedihan yang kamu alami" ucap Sky dalam kirinya.
Sky berbicara dalam hatinya karena perasaan belum dia ungkapkan pada Senja sehingga benar-benar membuat nya sesak*.
Senja pun terbangun dari tidurnya...
"*Yaa ampun sudah pukul berapa?" ucap Senja sambil melihat jam di arlojinya.
"uh masih lama, sambil menghela nafas" ucap Senja.
"aaaarghh..." ucap senja terperanjat melihat Sky di samping nya.
"sejak kapan sky disini" ucap senja menyenggol pipi sky*.
"Senja lepaskan jari mu dari pipi ku, nanti aku makan loe" ucap Sky bangun dan mengucek matanya.
"Sejak kapan kamu disini? aku rasa pertama datang kesini kamu belum ada" ucap senja penasaran.
"ehma sejak kamu berada disini, aku juga disini, aku juga sedang mencari udara segar, makanya tempat ini selalu jadi tujuan ku" ucap sky.
"oohw gitu.." ucap senja.
"ada apa lagi dengan mata mu, apakah ada yang melukaimu atau menyakiti mu katakan dengan ku" ucap Sky.
Senja pun tertawa dengan sikap Sky yang banyak tanya dia pun berkata "aku baik kok, mungkin air mata lagi kangen dengan aku, maka nya menetes sendiri" ucap senja sambil tersenyum.
"oke aku akan percaya, tapi janji jika ada apa-apa cerita dengan aku atau kamu bisa menghubungi aku' ucap Sky.
"Sky, aku duluan pergi yaa mau ke kampus, terima kasih sudah menjaga ku" ucap senja berlari sambil melambaikan tangannya.
Sky pun membalas dengan lambaian tangan dan senyumannya. Sky pun menatap senja dari kejauhan hingga bis menghampiri Senja.
🍁💐💐💐🍁
__ADS_1