Dermaga Senja

Dermaga Senja
Bab 137 - pertunangan tanpa rencana


__ADS_3

#Biasakan setelah selesai membaca like dan comment ya terima kasih 😘


Next


Setelah mereka menikmati hari bersama dengan keluarga di Indonesia waktunya persiapan untuk kembali ke Paris. Tanpa terasa memang mereka akan meninggalkan Indonesia.


Di malam itu Senja menikmati malam dengan melihat bulan di rooftop atas rumahnya. Tanpa sengaja Sky sudah di sana, Senja tidak mengetahui kalau Sky sudah di sana. Hingga keduanya terjalin komunikasi di antaranya.


"Senja, apakah ada kemungkinan kamu bisa jatuh cinta lagi?" tanya Sky sambil memandang bulan di langit sana.


"Kemungkinan itu selalu ada Sky, akan tetapi siapakah gerangan lelaki tersebut? jika pun ada aku ingin pernikahan itu hanya di ketahui oleh keluarga saja, karena aku sudah trauma dengan pernikahan pertama ku," ucap Senja menatap bulan dan dermaga di depan matanya.


"Apakah kamu menginginkan nya Senja? dan apakah ingin jika lelaki yang menjadi suami ku adalah pria yang tepat berada di depan mu," tanya Sky dengan nada serius namun dia sengaja memandang langit agar tidak kikuk ketika melihat Senja.


Senja terdiam untuk sesaat atas perkataan yang di lontarkan oleh Sky. Dia tidak bisa berkata apapun. Hingga Sky sendiri yang bertindak dan langsung menyodorkan cincin yang sudah lama di bawa nya kemanapun.


Sedangkan masa Iddah Senja sudah melewati bahkan sudah 5 bukan lamanya. Sehingga bagi Sky waktu yang tepat, meskipun Sky sudah pasrah jika di tolak.


Kembali ke hal tersebut, Senja terdiam dan memandang cincin tersebut yang begitu cantik dan manis, Senja tersebut melihat hal itu. Dia pun berkata tanpa memandang Sky karena malu nya luar biasa kala itu.


"Maksudnya bagaimana ini Sky? jelaskan pada ku terlebih dahulu," tanya Senja pada Sky tanpa melihat wajah nya.


"Aku ingin kamu menerima cincin ini, sebagai tanda jadi kita tunangan, dan jika bisa ketika kita sudah sampai di Paris aku ingin kita menikah," ucap Sky dengan nada serius, dan lagi-lagi Sky malu menatap wajah Senja.


"Jawaban apa yang kamu inginkan dari ku? atau apakah kamu tidak takut jika aku menolak mu?" tanya Senja dengan tersenyum.


"Hati ku sudah siap menunggu semua jawaban mu Senja, jika cincin kamu pakai berarti kamu menerima nya, dan jika cincin itu masih terletak di atas meja berarti kamu menolak ku," ucap Sky mengatakan dengan serius.


Cukup lama Senja berpikir dan mengenang semua kebersamaan mereka. Sky melakukan semua selama ini tanpa pamrih, bahkan setelah Senja sudah menikah dengan Andara dia masih menunjukkan seorang teman.

__ADS_1


Beda hal nya kali ini, status yang di gelar oleh Senja sebagai janda selain menyiksa bagi nya dan sarang tempat nya fitnah. Bahkan, Senja sendiri merasa nyaman ketika berada di dekat Sky. Akan tetapi Senja sengaja mengerjai Sky, ingin melihat ekspresi apa yang akan terjadi jika Senja melakukan hal demikian.


"Baiklah aku akan menjawab nya, dengan cara aku sebagai jalur tengah mengambil cincin nya terlebih dahulu," ucap Senja mengambil cincin dan pergi begitu saja.


Hal itu malah membuat Sky bertanya-tanya. Sky hanya menatap senyum atas tingkah Senja. Setelah Senja pergi meninggalkan nya, Sky pun kembali ke kamarnya untuk istirahat.


Pagi pun tiba, Senja beluk juga keluar dari kamarnya. Saat mama Sky di kamarnya, Senja sedang membereskan pakaian dan bersiap mandi. Sky yang merasa bersalah jadi bingung harus berbuat apa.


Hingga mereka semua sudah kumpul buat sarapan, datang lah Senja menuju meja makan. Sedangkan Sky hanya merunduk merasa bersalah dengan sikapnya.


Mama si kembar pun memecahkan keheningan agar semuanya bersiap untuk makan dan pergi ke suatu tempat, karena hari weekend. Saat mereka makan Senja sengaja memperlihatkan jari manis nya ada cincin. Sky yang melihat hal itu langsung memahami kode Senja.


Sky pun mulai berdiri dan mengambil posisi, padahal saat itu mereka semua tengah makan.


"Mama dan semuanya, ada hal yang mau Sky sampaikan, tapi mohon makan nya di hentikan dulu," ucap Sky kepada semuanya.


"Cepatlah, mau bicara apa nak Sky," ucap Pak Leri yang malah penasaran.


"Iya segera Sky, mama mau tahu information apa yang ingin kamu sampaikan," ucap mama Sky.


"Cepatan om Sky, Saga mau makan ini belum habis nanti di marahi oleh mama Senja," ucap Saga.


"Katakan saja kita menunggu," ucap Mama si kembar.


Senja yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum dan pura-pura berekspresi penasaran walau tanpa bicara.


"Aku dengan Senja sudah bertunangan, tanda buktinya di jari manis nya Senja, itu saja info nya," ucap Sky tersenyum dan berucap terima kasih.


"Kapan kalian melaksanakan nya? terus mau pertunangan seperti apa yang kalian, kenapa kalian tidak memberi informasi apapun dengan mama," ucap mama Sky melihat jari manis Senja.

__ADS_1


"Aargh, akhirnya om Sky menikah dengan mama Senja nantinya," ucap Saga bahagia.


"Senja, kamu mau pertunangan dan pernikahan seperti apa?" tanya Pak Leri dan istrinya.


"Aku tidak ingin pertunangan dan pernikahan mewah, pertunangan akan dilakukan di tempat pemotretan beserta ada pakaian gantinya di sana, selebihnya kita akan makan-makan seperti biasanya," ucap Senja mengungkapkan keinginannya.


"Terus kalau pernikahan kak Senja gimana?" ucap si kembar penasaran.


"Pernikahan akan di selenggarakan sebulan setelah ini, dan di adakan di Paris saja, si kembar serta Pak Leri dan istrinya kalian datang ke sana, aku minta satu Minggu kalian tinggal disana," ucap Senja tersenyum bahagia.


"Apa? ke Paris, oh mau banget, libur sekolah nggak apa-apa kan mama dan papa," ucap si kembar memohon pada orang tuanya.


"Baiklah, ibu beserta Pak Leri akan mengabulkan semua permintaan mu," ucap istri Pak Leri.


Senja pun memeluk istrinya Pak Leri yang sudah di anggap seperti mama angkatnya. Mama Sky pun memeluk Senja dan mereka pun berpelukan bersama. Sedangkan Pak Leri memeluk Sky dan meminta Sky untuk menjaga Senja.


Sky merasa bahagia melihat keluarga Senja yang menerima dirinya. Suasana pun jadi haru, dan Pak Leri memecahkan keheningan agar semuanya menghabiskan makanan mereka, agar perjalanan bisa panjang. Karena pesawat di ambil jam malam.


Semuanya pun kembali makan seperti biasanya, walau ada rasa haru dan bahagia tak terkira. Sedangkan Pak Leri sudah selesai dengan makannya, dia pun mencari tempat yang cocok buat Senja dan Sky serta keluarga berfoto beserta pakaian yang cocok buat Senja.


Senja yang melihat kesibukan Pak Leri, pun memeluk beliau dari belakang.


"Pak Leri, terima kasih atas segalanya," ucap Senja.


Pak Leri mengucapkan kata terima kasih dan hanya memegang pipi Senja agar terus semangat hidupnya. Yang lain pun jadi ikut merasakan kebahagiaan tersebut, hingga mama Si kembar memeluk Senja.


🍁🍁🍁


Bersambung 🍁

__ADS_1


__ADS_2