
Namaku Gadis Wijaya umurku baru 19tahun aku baru masuk kuliah semester satu di universitas kedokteran,aku masuk ke universitas kedokteran karna beasiswa. orangtua ku bukan orang yang kaya raya tapi kami juga tidak kekurangan,aku adalah anak ke dua dari dua bersaudara kakaku laki-laki namanya Bima Wijaya umur nya 25th sudah bekerja di salah satu perusahaan cukup besar di kotaku,ibuku Mira adalah seorang ibu rumah tangga dan ayah ku hanya seorang pedagang kain di pasar modern.keluarga kami sangat hangat orang tua ku selalu mencurah kan kasih sayang nya pada kami, hari ini adalah hari pertama aku masuk kampus. Aku pergi ke kampus dengan menaiki motor matic ku 30menit akhirnya aku sampai di parkiran setelah memarkir kan motor aku langsung masuk ke gedung kampus suasana kampus tidak terlalu ramai karna masih dalam suasana pandemi. Aku masuk ke kelas dan duduk sendiri aku belum memiliki teman di kampus ini,tak lama seorang wanita berkerudung duduk di samping ku dan menyapa.
"assalamualaikum,haii namaku Aisyah boleh aku duduk dengan mu" aku tersenyum pada Aisyah "waalaikumsalam,hai namaku gadis silahkan jika ingin duduk dengan saya"
"kamu asli sini" kata Aisyah aku mengangguk
"kalau kamu dari mana"
"aku dari kota S"
"ooh kamu kost dimana" tanyaku pada Aisyah ternyata dia anaknya asyik juga.
"oh aku gak kost,aku tinggal sama om ku"
"ooh".
Obrolan kami terhenti karna ada dosen yang masuk dan pelajaran pun di mulai. jam pertama berjalan lancar, Hingga jam ke dua dosen nya ga ada. Akhirnya aku memutuskan untuk pulang saja,aku juga mengajak Aisyah untuk pulang bersama. motor ku melaju ke arah pasar aku mau membantu ayah setelah memarkirkan motor aku masuk ke dalam pasar menuju toko ayah ku.
__ADS_1
"assalamualaikum"
"waalaikumsalam,sudah pulang"
"iya yah jam ke dua dosen nya ga ada"
"kenapa tidak pulang"
"aku mau bantu ayah"
Sore hari kami pulang ke rumah aku menaiki motor matic ku sedang kan menaiki mobilnya kami jalan beriringan,30menit kemudian kami sampai di rumah.Tak berselang lama mobil ka Bima masuk ke garasi,kami menunggu Kaka turun dari mobil. Kaka menghampiriku dan mengacak rambut ku itu yang selalu dia lakukan kalau ketemu aku.
"iiih kakak rambut aku kusut" sambil memanyunkan bibir ku.
"hahahaha,iih bibir nya nih pengen di comot ya"
"sudah ayo masuk mamah pasti dh nunggu" kata ayah sambil berjalan lebih dulu kami mengikutinya dari belakang.
__ADS_1
"eehh ko bisa pulang barengan" kata mamah sambil meletakan masakan nya di meja makan, kami mencium tangan mamah.
" ya udah sana bersih-bersih dulu,nanti kita makan bersama" aku dan kakakku naik ke lantai atas ke kamar kami masing-masing, setelah bersih-bersih aku turun ke bawah ternyata Kakak belum turun rupanya. hanya ada ayah dan mamah.
"gimana tadi di kampus" kata mamah aku memandang mamah.
"semua berjalan baik mah kan baru masuk juga"
"kamu udah ada teman belum" sekarang ayah yang gantian bicara tak lama kakak datang duduk di sebelah ku.
"Alhamdulillah sudah,dia dari kota S"
"oh dia kost dong" mamah menimpali.
"dia tinggal sama om nya,namanya Aisyah"
"ya sudah ayo kita makan" ayah mengambil lauk yang dia inginkan kami pun mulai makan bersama dengan hening.
__ADS_1