
Gadis ke kamar nya lalu membaringkan Baby R di kasur, Gadis mengambil baju ganti dari lemari rasanya tak nyaman dan gerah,Gadis yang mendengar Bayinya menangis segera mengganti bajunya di kamar Gadis tidak sadar kalau suaminya tadi mengikuti nya ke kamar.
Riki yang masuk kamar melihat Istrinya mengganti baju cepat-cepat menutup pintu kamar,Biasa nya Gadis mengganti bajunya di kamar mandi. Riki diam terpaku melihat tubuh istrinya,Gadis yang sudah selesai mengganti bajunya pun berbalik dan kaget melihat suaminya sedang memandangnya.
"Mas,Kamu dari tadi di situ", Riki yang diampun kaget mendengar suara istrinya.
"Ahh nggak,Aku baru masuk ko",Riki menjawab dengan sedikit tergagap untuk menghindar pertanyaan Gadis Riki langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk mengganti bajunya.
Gadis menyusui Bayinya nampak Baby R menyusu dengan rakusnya hingga akhirnya tertidur.
Riki keluar kamar mandi sudah memakai baju rumahan lalu duduk di samping Gadis yang duduk di sofa gadis memakai kaos Riki yang kebesaran dan celana pendek Cuaca memang sedang panas hari ini, Riki memeluk pinggang Gadis dan menyandarkan kepalanya di bahu Gadis dan memejamkan matanya.
"Mas suka banget bikin Aku kaget",Riki hanya tersenyum dan mengeratkan pelukannya bayangan tubuh Gadis tadi membuat Riki menginginkan lebih tapi apa daya Riki harus bersabar.
"Maaf tadi Aku panik banget denger Bayi kita nangis jadi Aku ngambil kaos kamu"
"Gak apa-apa sayang,Pake aja",Riki mengecup leher Gadis membuat Gadis merinding.
"Mas hentikan, Kita belum boleh melakukannya"
"Iya aku tahu",Riki membetulkan duduknya tapi masih menempelkan badannya ke Gadis.
"Aku lihat mas seperti tidak suka dengan pacar ka Bima"
"Aku bukannya tidak suka,Tapi Aku punya kenangan buruk bersama Gita"
"Mbak Gita pacar mas"
"Iya dulu,Tapi kami tidak berjodoh", Entah kenapa hati Gadis sedikit tidak nyaman mendengar suaminya pernah berpacaran dengan Gita.
"Apa mas kecewa karena tidak berjodoh,Apa karena kejadian buruk kita membuat kalian tidak bisa bersama", Riki membaringkan tubuhnya di sofa dengan berbantalkan paha istrinya.
"Kenapa kamu cemburu"
"Tidak", Gadis membuang mukanya kesamping sedangkan Riki tertawa.
"Iih ditanya malah tertawa", Riki meraih wajah Gadis.
"Justru dia penyebab kehancuran ku, Hingga membuat kamu ikut hancur"
"Maksud mas",Rikipun menceritakan alasan perpisahan nya dengan Gita sampai terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa Adiknya, sampai Riki menodai Gadis. Gadis melihat kesedihan saat membicarakan Adiknya, Gadis mengelus kepala Riki sedangkan tangan yang satunya di genggam Riki.
"Kamu tahu,Aku tidak pernah menyesal menikahimu walaupun pertemuan kita sangat memalukan Aku sangat menyesal Atas kesalahan yang Aku buat"
Gadis terdiam dan membuang mukanya tangan yang tadi mengusap kepala Riki pun berhenti.
__ADS_1
"Tapi setelah kejadian itu Aku benar-benar mencintai kamu,Aku harap Kamu terus berada di sisiku dan belajar mencintai ku juga", Gadis meneteskan Air matanya entah kenapa perkataan Riki menyentuh hatinya.
"Aku tau kamu punya pria idaman lain atau mungkin dia pacarmu, Tapi Aku berharap kamu tidak akan meninggalkan kami",Gadis kaget dan langsung memandang wajah Riki yang sedang menatapnya.
"Maksud kamu apa!"
"Maaf aku baca isi chat di handphone mu"
"Dia bukan pacarku, Dulu kita satu Sekolah dia memang menyatakan cintanya tapi aku tolak"
"kenapa"
"Karena dulu Aku ingin fokus sekolah dan meraih cita-cita ku,Dia bilang akan menungguku"
"Kamu menyukainya?"
"Heemm"
"Aku minta maaf"
"Untuk"
"Karena aku sudah merusak masa depanmu"
"Sudahlah,Jangan membahas masa lalu terus"
"Mas saja yang temui,Aku nunggu Baby Raditya bangun"
"Eemm baiklah, sebenarnya Aku malas bertemu Gita"
"Kenapa"
"Terakhir bertemu Dia minta Aku menerima nya kembali"
"Apaa!!!"
"Tenang Aku menolaknya,Ya sudah kamu istirahat",Riki mengecup kening Gadis lalu berjalan keluar kamar menuruni tangga lalu berjalan keluar tamu nampak Bima dan yang lain sedang duduk dan berbincang, Gita memandang kedatangan Riki.
"Mana Gadis"
"Lagi nungguin Baby Raditya lagi tidur"
"Ohh"
"kalau gitu Nenek pamit ke kamar, Mau istirahat"
__ADS_1
"Iya Nek",Jawab semuanya Nenek berjalan dibantu Bibi menuju kamar.
Kurang lebih 30 menit di Atas akhirnya Gadis turun menggendong Baby Raditya, Gadis memakai celana pendek dan kaos kebesaran rambutnya Gadis ikat satu.
"Eeh cucu Oma sudah bangun", Lalu mamah Gadis menggendong cucunya itu.
"Loh Ayah mana mah"
"Ada di luar lagi ngobrol sama Ayah mertuamu"
"Aku gak di tanyain sayang",Riki memeluk Gadis dari belakang.
"Iih mas kamu ini suka gak tau tempat", semua yang ada di situ tertawa melihat kelakuan Riki. Berbeda dengan Gita yang hanya diam Dia merasa aneh dengan sifat Riki,Riki yang sekarang nampak Maja pada istrinya nampak Riki sangat mencintai istrinya, Bukan nya mereka menikah karena kecelakaan harusnya tidak ada cinta di sana.
"Lo ini lepasin Ade gue"
"Dia istri gue, Lo lupa"
"Haaiiis nyebelin Lo".
"Uda dong mas", Riki mengecup pipi Gadis dan melepaskan pelukannya.
"Ingat Riki Gadis masih di segel sampai 40 hari"
Kata sang mamah membuat yang ada di sana tertawa sementara Riki nampak tersenyum sedangkan wajah Gadis memerah karena malu.
"Sini sayang duduk dekat mamah", Gadis duduk di antara Mamah dan Mamah mertuanya.
Gita terus menatap Riki yang asyik ngobrol dengan Bima,Tanpa Gita sadari gerak-gerik nya di perhatikan oleh Gadis.
Sore hari Bima,Gita, Dan Orang tua Gadis pamit pulang. Tak lama kemudian Ayah Riki juga pamit pulang Rumah kembali sepi,Mamah dan Nenek pamit ke kamarnya untuk istirahat. Riki dan Gadis naik keatas ke kamar mereka, Riki membaringkan Baby R sedangkan Gadis langsung ke kamar mandi membersihkan diri, Riki duduk di sofa sambil mengecek handphone istrinya, Tiba-tiba Riki di kagetkan oleh suara istrinya.
"Wah-wah ada yang kepo sama handphone istrinya ya", Riki meletakan handphone istrinya lalu menghampiri istrinya yang hanya memakai handuk lalu memeluknya.
"Waah istriku ini mencoba menggodaku rupanya ", Riki mengecup leher dan pundak mulus istrinya membuat Gadis merinding.
"Iiih hentikan mas,Aku tidak menggodamu"
"Lalu lihat ini apa"
"Aku lupa tidak membawa baju Ganti, Awas Aku mau ngambil baju"
"Ya ambil saja,Aku tidak melarang"
Gadis mebiarkan Riki terus bergelayut manja pada nya, Dengan kesal Gadis membuka pintu lemari dan menutup nya Dengan kasar membuat Riki tertawa geli di dalam hati.
__ADS_1
"Lepas mas Aku mau Ganti baju"
Riki mengecup pipi Istrinya dan melepaskan pelukannya. Dengan berat hati, Riki masuk kedalam kamar mandi sedangkan Gadis bernafas lega karena Riki pergi, Gadis membaringkan tubuhnya di samping Baby R.