
Setelah selesai memasak mereka pun makan siang bersama, Mereka makan dengan hening.
Beberapa hari kedepan Gadis istirahat di rumah sambil menunggu ujian tertulis dan lisan setelah itu baru ketahap menyusun skripsi hari-hari sibuk, Sekarang Gadis fokus dengan pemulihan kesehatan nya.
Setelah makan sian Riki kembali ke kamar sementara Gadis membereskan bekas makan mereka dan mencucinya.
"Loh neng Gadis biar Bibi yang cuci piring"
"Gak apa-apa Bi, Lebih baik Bibi segera makan siang", Setelah selesai cuci piring Gadis pamit ke Bibi untuk pergi ke kamar.
"Saya ke kamar dulu ya Bik"
"Iya Neng Gadis"
Gadis naik ke lantai atas menuju kamarnya, pelan-pelan membuka pintu kamar nampak Riki sedang serius bikin seketsa Gambar.
Gadis duduk di pinggiran kasur mengambil handphone nya Gadis mulai berbaring di kasur.
"Sayang,Besok Aku mau ke Surabaya ngecek lokasi"
"Berapa hari"
__ADS_1
"Mungkin 3hari"
"Heem"
"Ingat istirahat dengan baik ya"
"Hemm"
"Jawab dong sayang",Riki menghampiri Gadis dan memeluknya.
"Iya...iya", Cup Riki mencium kening Gadis dengan perasaan rindu dan sayang,Gadis terus berselancar di Mensos sementa ciuman Riki semakin menuntut Riki benar-benar merindukan istrinya, Handphone Gadis sudah Riki ambil dan di simpan di samping Bantal posisi Riki sudah di atas tubuh Gadis, Gadis sudah tidak bisa menolak lagi bajunya sudah tersingkap ke atas karena Gadis memakai dres selutut itu memudahkan Riki dan olahraga siangpun mereka lakukan hingga dua kali melakukan nya. Setelah kegiatan panas di siang hari usai Gadis yang kelelahan pun tertidur begitupun dengan Riki ikut tertidur sambil memeluk tubuh istrinya.
"Bibi kalau Gadis nanyain saya bilang saya ke rumah mamah mau ketemu Aditya.
"Iya Den"
Riki masuk kedalam mobilnya lalu mobilpun melaju meninggalkan Rumah.
Gadis membuka matanya lalu meraba sisi lain kasurnya suaminya sudah tidak ada Mata Gadis menelusuri setiap sudut tapi tidak terlihat suaminya disana, Akhirnya Gadispun menuju ke kamar mandi membersihkan dirinya setelah selesai Gadis memakai celana hotpants dan kaos yang kebesaran dia juga mencepol rambutnya memakai riasan tipis membuat wajahnya segar, Gadis membereskan tempat tidurnya seprai dan selimut nya Gadis Ganti. Setelah selesai Gadis membawa keranjang pakaian kotor dan seprai ke lantai bawah ke tempat cuci nampak Bibi sedang mempersiapkan makanan untuk nanti malam setelah menyimpan cucian kotor di tempat cuci Gadis menghampiri Bibi untuk membantunya.
"Sini saya bantu Bu"
__ADS_1
"Gak usah Neng biar bibi saja"
"Gak apa-apa bi"
"Si neng ini ko mau repot-repot ke dapur"
"Loh kena Bik"
"Biasanya tuh kalau sudah jadi nyonya tinggal suruh-suruh aja"
"Oh iya Bi, Mas Riki kemana"
"Ya.. ampun sampai lupa Bibi,Den Riki tadi pamit ke rumah Mamah Neng Gadis katanya mau ketemu Den kecil"
"Oh kayanya mau pamitan ke Raditya"
"Loh Aden mau kemana Neng"
"Itu Mas Riki mau ke Surabaya ada kerjaan, Bibi tau kan Raditya kalau Papah nya ke luar kota Gak bilang bisa nangis kejer"
"Iya Neng", Mereka pun melanjutkan memasak.
__ADS_1