Gadis Yang Ternoda

Gadis Yang Ternoda
62


__ADS_3

Setelah mandi Gadis turun kebawah untuk menyiapkan makan malam,Nampak nenek sedang menikmati kue buatan Gadis di temani secangkir teh hangat.


"Maaf sayang nenek duluan makan kue nya, Habis baunya membuat nenek tak tahan untuk segera mencicipi".


"Gak apa-apa Nek,Gadis buat kue untuk Nenek ko".


"Tapi kamu bikinnya banyak,apa ada pesanan?".


"Nggak ko Nek, Gadis bikin lebih karena mas Riki juga suka"


"Ooh begitu"


Nenek merasa bahagia mendengar sedikit perhatian Gadis untuk Riki,Gadis melangkah menuju Dapur nampak bibi sudah menyelesaikan masakannya. Gadis membantu menatanya di meja makan Nenek yang duduk di meja makan memperhatikan Gadis yang sedang menata makanan di meja.


"Suamimu mana"


"Mas Riki tidur,Gadis ke atas dulu ya Nek bangunin Mas Riki"


"Iya"


Gadis berjalan menuju kamarnya di lantai dua, Gadis membuka pintu kamar dengan pelan Nampak Baby R sudah bangun tapi tidak menangis Gadis tersenyum melihat putra kecilnya itu,Gadis menghampiri dan duduk di pinggir kasur membangunkan Riki.


"Mas bangun sebentar lagi waktunya makan malam.


Riki perlahan membuka matanya dan tersenyum melihat sang istri Riki bangun dan memeluk tubuh Gadis.


"Mas apa-apaan sih,lihat tuh Anak kita bangun"


Riki tersenyum melepas pelukannya dan mencium kening istrinya.


"Iih udah cepetan mandi"


Riki tersenyum lalu bergegas ke kamar mandi, sedangkan Gadis mengganti diapers Baby R lalu menggendong nya, Gadis berjalan menuruni tangga nampak mamah mertuanya sedang duduk di sofa.


"Aduh cucu Oma,Sini sayang"


Setelah memberikan Baby R Gadis duduk di samping mertuanya.


"Siska kan pulang kampung, Gimana kalau mamah cari Gantinya"


"Ga usah mah tadi Aku telpon Mamah katanya Mamah bisa ko ke sini buat mandiin Baby R"


"Tapi bagaimana nanti kalau kamu sudah mulai masuk kuliah lagi"


"Aku titip ke rumah Mamah aja, Mamah sudah setuju ko"

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu mamah tidak hawatir lagi"


Riki nampak menuruni tangga menghampiri para Wanita yang asyik ngobrol.


"Seru sekali obrolannya"


"Kamu baru turun dari tadi"


"Tadi ketiduran mah "


"Yaudah ayo kita makan malam kasihan ibu menyusui sudah lapar"


Kata mamah Riki sambil tersenyum kepada Gadis.


"Iih mamah"


Merekapun menuju meja makan Gadis menuangkan nasi dan lauk untuk suaminya Sedankan mamah mengambilkan nasi dan lauk untuk nenek, Baby R di Gendong oleh bibi.


Mereka mulai makan malam dengan hening, Setelah selesai Gadis membereskan piring kotor dan mencuci nya Riki menghampiri Gadis dan membatu membereskan piring yang bersih hingga pekerjaan Gadis selesai.


"Nanti bawa brownies ke kamar ya dan teh hangat,Aku ada pekerjaan yang belum selesai"


"Heemm"


"Haaaisss menyebalkan selalu saja mencuri kesempatan"


"Apanya Neng yang menyebalkan " kata bibi sambil tersenyum.


"Iih bibi bikin kaget aja"


"Mana Anak saya Bi"


"Ooh den kecil di bawa papahnya"


"Yaudah Saya mau bikin teh panas dulu buat mas Riki"


Gadis memotong kueh brownies nya menjadi beberapa potong dan menaruhnya di piring kecil,Gadis juga membuat teh panas tawar.


Setelah selesai Gadis membawanya ke atas ke kamar mereka.


Setelah di dalam kamar Gadis menyimpan kueh dan teh nya di atas meja nampak baby R di gendong papah nya.


"Sini mas Aku yang gendong,kata nya ada kerjaan"


"Iya nih tadi kan Aku pulang cepat jadi kerjaannya belum selesai"

__ADS_1


Riki menyerahkan Baby R ke Gadis, Gadis langsung membawa nya ke atas kasur lalu menyusui nya Riki hanya melihat sebentar lalu mulai menyelesaikan pekerjaan nya. Gadis menidurkan Baby R di kasur lalu Gadis ke kamar mandi mengganti bajunya dengan baju tidur lalu menggosok gigi dan membersihkan mukanya,Setelah selesai Gadis keluar kamar mandi lalu mengambil handphone nya.


Gadis berjalan menuju balkon lalu duduk di ayunan rotan sambil memandang langit beberapa bintang bertebaran di langit yang gelap sesekali Gadis menarik nafas nya, Gadis masih tak percaya hidupnya akan seperti ini tidak pernah terpikir sedikit pun,Akan menikah dan mempunyai Anak secepat ini ketika teman-teman sebayanya Asik berkumpul dengan teman-teman nya sedangkan dirinya di sibukan dengan kehamilan nya hingga sekarang mengurus bayinya.


Lamunannya buyar ketika suara dering handphone berbunyi,Hanya nomor saja yang tertera di sana Gadis hanya diam dan memandangi nomor yang tertera di layar handphone Gadis tentu masih ingat nomor siapa yang menghubungi nya.


Setelah dering handphone berhenti muncul sebuah chat dari nomor tersebut.


"Kok gak di angkat"


"Apa kamu sudah tidur"


"Aku ingin mendengar suaramu, Aku sangat merindukanmu"


"Bulan depan Aku akan pulang, Bisakah kita bertemu"


Tak satupun yang Gadis balas hingga akhirnya Gadis masuk ke dalam mengunci pintu balkon lalu membaringkan tubuhnya di kasur Gadis memejamkan matanya.


Tanpa Gadis sadari Riki berniat menghampiri nya di balkon tapi urung karena Riki mendengar handphone Gadis berdering Riki terus memperhatikan gerak-gerik Gadis yang hanya memandangi layar handphone nya.


Riki POV


Aku sangat penasaran siapa yang menghubungi istriku, Ku lihat istriku hanya memandangi layar handphone nya hingga ku lihat dia berbaring di kasur Aku pura-pura sibuk, Ku pastikan Dia sudah tertidur Ku ambil handphone nya.


Ternyata handphone tidak memakai sandi Akupun mulai membuka handphone nya ada beberapa chat dari nomor yang tidak dikenal ku baca satu persatu isi chat nya membuat Aku marah Aku cemburu, Akhirnya ku salin nomornya ku save di handphone ku.


Besok Akan ku telpon dengan nomor lain, ku simpan handphone nya di atas nakas.


POV end


Riki membaringkan tubuhnya di sebelah Gadis tangan Riki memeluk tubuh Gadis,Gadis yang terlelap tidak merasa terganggu perlahan mata Rikipun terpejam.


Suara tangisan bayi membuat penghuni kamar terbangun,Gadis mbuka matanya perlahan Dia melihat ada tangan yang melingkar di perutnya. Perlahan Gadis menyingkirkan tangan Riki lalu Gadis mengganti diapers Baby R lalu menyusui nya sesekali Gadis menguap karena ngantuk Riki yang merasakan tangannya di pindahkan terbangun akhirnya Riki menemani Gadis yang sedang menyusui Bayi mereka.


Setelah Baby R tertidur dan di baringkan di kasur Gadis pun keluar kamar,Gadis berjalan menuruni tangga lalu masuk ke dapur perutnya sedikit lapar setelah menyusui.


Gadis mbuka kulkas dan mengambil buah apel untuk mengganjal perutnya yang lapar, Setelah menghabiskan dua buah apel Gadispun kembali kekamarnya nampak Riki keluar dari kamar mandi.


"Dari mana"


"Aku sedikit lapar jadi tadi makan buah"


"Oh, Ayo kita tidur"


Gadis naik ketempat tidur dan membaringkan tubuhnya begitupun dengan Riki.

__ADS_1


__ADS_2