
Gadis menelpon Mamah mertuanya menanyakan tentang gajih untuk Siska karena belum se bulan bekerja.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam,Ada apa sayang"
"Ini mah Gadis mau tanya, Mbak Siska kan belum se bulan bekerja tapi Dia ijin pulang kampung hari ini Gadis harus kasih berapa"
"Ooh itu coba tanya sama suamimu"
"Yaudah Gadis tutup telpon nya ya mah, Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Riki menuruni tangga menghampiri Gadis nampak Baby R terbangun tapi tidak menangis tangannya yang kecil memegang telunjuk Sang bunda.
"Loh sayang papah bangun, sini Bun papah yang gendong Baby"
Gadis menyerahkan Baby R ke dalam pangkuan Riki.
"Mas hari ini kan Siska pamit pulang kampung Bagaimana dengan gajihnya"
"Kamu ada uang cash tidak,Aku lupa belum ke ATM"
"Ga ada di dompetku cuma ada satu juta"
"Ya sudah nanti Aku minta nomor rekeningnya saja"
"Yaudah Aku ke dapur dulu mau bikin kue untuk nenek ,Sekalian masak untuk makan malam"
"Iya"
Setelah kepergian Gadis ke dapur Siskapun menghampiri Riki untuk berpamitan.
"Pak,Saya pamit pulang kampung"
__ADS_1
"Iya,tadi ibu sudah bilang ko"
"Oh iya berapa no rekening kamu? Saya transfer"
"418************"
"Ya baik nanti saya transfer"
"Terimakasih pak,saya pamit"
"Hemm"
Setelah berpamitan Siskapun pergi, Sementara Riki membawa Baby R ke kamar mereka.
Gadis mulai mengeluarkan kue brownies nya aroma wangi dari kue semerbak memenuhi ruangan, Sementara bibi sibuk menyiapkan makanan untuk makan malam.
"Wangi banget neng kue nya"
"Bibi sabar ya Gadis sedang membuat satu lagi supaya semua kebagian, Mas Riki yang suka ngabisin kue buatan ku"
"Iya mas Riki suka banget sama kue yang neng biki, masakan juga kalau neng Gadis yang buat selalu makan lahap"
"Lah Bibi ngomong betul kok, Bibi liat mas Riki sayang banget sama neng Gadis"
"Ah udah bi ngomongin mas Riki Mulu, Ayo lanjut lagi biar cepat selesai.
Ketika sedang asyik ngobrol tiba-tiba Riki menghampiri.
"Sayang, Baby nangis kayanya pengen nyusu"
"Sebentar mas Aku cuci tangan dulu"
"BI ini tolong liatin ya kuenya takut Gosong"
"Siap neng"
__ADS_1
Gadis berjalan mengekor di belakang Riki mereka masuk kedalam kamar, Nampak Baby R sedang menangis.
"Aku mau transfer ke Siska dulu"
"Heemm"
Riki duduk di sofa sambil membuka m- Banking di handphone nya.
Gadis menggendong Baby R dan menyusuinya, Gadis memegang tangan Baby R yang kecil Dan menciumnya dengan gemas Bayi yang dulu tidak pernah dia inginkan tapi seiring berjalannya waktu rasa sayang nya bertambah besar.
Setelah selesai mentransfer uang ke Siska Riki bergabung di kasur duduk di samping Gadis mengusap sayang kepala Baby R.
"Udah transfer nya mas"
"Udah"
"Mas transfer berapa"
"Dua juta,kerjanya kan kurang dari seminggu"
"Ooh, Terus Gimana siapa yang mandiin Baby R?"
"Kamu gak bisa"
"Aku gak berani masih takut"
"Terus gimana dong"
"Gimana kalau Mamah Aja yang mandiin"
"Mamah kan kerja sayang, Pagi-pagi Mamah sudah berangkat"
"Mamah Aku lah"
"Ooh, Yaudah tanya dulu mamah bisa Dateng gak"
__ADS_1
"Iya nanti Aku telpon Mamah"
Setelah di susui Baby R tertidur kembali, Gadis meletakan Baby R di tengah kasur. Gadis bergegas ke kamar mandi untuk Mandi sore, Sedangkan Riki berbaring di samping Baby R.