Gadis Yang Ternoda

Gadis Yang Ternoda
37.


__ADS_3

Setelah berjemur dan kembali ke kamar Gadis hanya berbaring niat nya untuk tidur siang malah tak bisa tidur memikirkan perkataan nenek tadi hingga Gadis memutuskan menelpon sang mamah tut..Tut...hingga panggilan ketiga mamahnya menjawab.


"Ada apa sayang"


"nggak mah aku kangen aja"


"hahaha masa baru juga 3malam sudah kangen"


"heem,mamah dimana"


"mamah di toko sayang"


"ayah mana"


"ayah mu ada sedang melayani pembeli, gimana kabar mu"


"Aku baik mah"


"Oh iya nak tadi pagi suamimu mampir keruma mengambil baju-bajumu dan perlengkapan kuliahmu,dia ijin untuk sementara kamu tinggal di sana"


"aah iya mah sementara aku tinggal di sini kasian nenek sendiri"


"ooh ya mamah tutup dulu ya sayang toko rame kasihan ayah mu"


"iya mah"

__ADS_1


Setelah menelpon mamahnya Gadis pun mulai mengantuk dan tertidur.


Sore hari Riki pulang ke rumah sambil membawa tas berisi baju Gadis, nampak sang nenek duduk sendiri di ruangan keluarga Riki menghampiri sang nenek dan mencium tangannya.


"loh kenapa Nenek sendiri, mana Gadis"


"Gadis masih tidur kamu bangunkan dia belum makan siang"


"Apa!! dia belum makan"


Riki bergegas naik ke lantai atas menuju kamarnya Riki perlahan membuka pintu tapi tidak ada keberadaan istrinya kasur nampak sudah rapih tiba-tiba Riki merasa cemas ketika Riki akan keluar kamar tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka nampak istrinya keluar memakai jubah mandi Riki tersenyum dan menghampiri Gadis,sedangkan Gadis fokus memilih baju tidak menyadari kalau suaminya sudah pulang.


Riki memeluk istrinya dari belakang membuat Gadis kaget tapi tidak menghindar Riki mengelus perut istrinya yang mulai terasa berbeda perut istrinya aga sedikit keras dan berisi.


"Aku pikir kamu kabur"


Tangan Riki terus mengusap perut Gadis sementara Gadis mematung merasakan usapan tangan suaminya di perut, Riki sudah mulai mengecup leher Gadis tangannya sudah naik ke atas Gadis semakin tegang Riki merasakan nya.


"Aku cuma mau periksa sumber Gizi untuk anak kita nanti"


Gadis yang mulai sadar langsung berbalik wajahnya datar,Riki hanya tersenyum.


"Jangan marah sayang".Dan dengan gerakan cepat mengecup bibir istrinya dan berlari masuk ke kamar mandi setelah mencuri ciuman istrinya di kamar mandi Riki senyum-senyum sendiri walaupun istrinya nampak judes tapi entak kenapa Riki merasa bahagia.


Sementara Gadis hatinya kesal atas kelakuan suaminya Gadis menekuk wajah nya, setelah selesai berpakaian Gadis turun ke bah ternyata sang mamah mertua sudah pulang sedang duduk di meja makan bersama nenek Riki

__ADS_1


"Sini sayang” sambil tersenyum.


"Nenek bilang kamu melewatkan makan siang,kenapa" Gadis menghampiri dan duduk di depan mertua nya.


"Aku ketiduran mah "


"Kamu sekarang pasti lapar ayo makan"


"Nanti mah nunggu mas Riki"


"Riki mana"


"lagi mandi mah"


Dan orang yang dibicarakan akhirnya turun dan duduk sebelah Gadis, Gadis mulai melayani Riki.


"Aduh kamu melayani suami dengan baik sayang mamah senang liat nya"


Gadis tersenyum malu,sedangkan Riki tersenyum mengejek.


"Melayani cuma di meja makan mah,di kamar dia Ga mau melayani kebutuhan Riki di kasur" Gadis duduk membeku ada rasa kesal dan malu yang dia rasakan.


"loh kenapa sayang,Boleh kok berhubungan suami-istri yang penting di jaga jangan terlalu sering dan perlahan"


Muka Gadis langsung memerah mertuanya ini mengira Gadis tidak mau melayani Riki karena takut terjadi sesuatu kepada janinnya, sedangkan nenek dan Riki tersenyum.

__ADS_1


"Ya sudah ayo makan, kamu harus makan dengan baik".


Mereka pun mulai makan dengan hening.


__ADS_2