
Riki pulang kerumah jam 9 malam Riki naik ke lantai atas kekamarnya tapi tidak menemukan istrinya di kamar mandi junub tidak ada hingga Riki melihat pintu balkon kamar nya terbuka , Riki melangkahkan kakinya menuju Gadis, Gadis yang sedang memandang langit tidak menyadari keberadaan suaminya.
Riki memeluk Gadis dari belakang yang membuat Gadis kaget.
"Iih mas Riki bikin kaget aja",Riki mengelus perut rata Gadis.
"Semoga segera tumbuh Gadis junior disini"
"Apaan sih mas ngomong kaya gitu"
"Kenapa?, Raditya kan sudah besar"
"Aku masih kuliah mas"
"Sebentar lagi kan selesai kuliahnya, Kenapa apa kamu masih berharap bersama dengan pria dari masa lalu mu!."
"Apaan sih mas ngomongnya ngawur"
"Lalu kenapa?, Kamu masih ingin pergi dari ku"
"Haiiiis Kamu selalu berfikir jelek kepadaku"
Gadis berjalan memasuki kamar Riki mengikuti dari belakang seperti anak Ayam yang mengikuti induknya.
Riki duduk di sofa sambil merhatikan istrinya yang sedang memakai skincare.
"Jawab aku sayang"
__ADS_1
"Jawab apa mas"
"Ah kamu tidak pernah menghargai cintaku"
"Ya ampun mas berhentilah merajuk"
"Kalau begitu kamu mau kan hamil lagi Anak Aku".
"Iya tapi nanti setelah wisuda"
"Eemm baiklah,Tapi Aku harap kamu tidak menundanya"
"Iya", Gadis naik ke atas kasur membaringkan badannya Riki juga bergegas menyusul Gadis naik ke atas kasur dan memeluk Gadis.
Pagi hari Gadis bangun kesiangan semua karena ulah Riki membuat Gadis tidak bisa tidur, Gadis segera membangunkan Riki yang tubuhnya nampak polos begitu juga dengan dirinya Gadis menarik selimutnya hingga dada. Gadis mulai membangunkan Riki lama usaha Gadis membangunkan akhirnya Riki bangun juga.
"Jam berapa ini,Aku harus sudah di bandara jam 09:30"
"Baiklah sayang" Riki mengecup kening Gadis dan berlalu ke kamar mandi.
"Aku akan buat sarapan"
Gadis cepat-cepat meraih baju tidur nya dan memakainya Gadis bergegas turun ke lantai bawah menuju dapur sambil mengikat rambutnya Gadis masuk ke kamar mandi dapur untuk mencuci mukanya lalu memakai celemek nya Gadis mulai memasak nasi goreng untuk sarapan, Bibi menghampiri dan terkejut melihat nyonya nya masih memakai baju tidur.
"Loh Neng belum mandi"
"Aku kesiangan Bi"
__ADS_1
"Oalah tau gitu tadi Bibi buatin sarapan"
"Gak apa-apa Bi, Aku bikin nasi goreng aja biar cepet mas Riki kan mau ke luar kota"
Setelah selesai Gadis memasukan nasi goreng ke dalam kotak makan dan air minum teh lemon hangat ke dalam Tumbler takut nanti Riki tak sempat sarapan dan benar saja Riki tidak keburu sarapan di rumah.
"Sayang Aku tidak sempat sarapan".
"Ini mas sudah aku siapkan makan di jalan ya"
"Terimakasih sayang" ,Riki memeluk Gadis lalu mengecup keningnya lalu Riki mengambil bekal dari Gadis.
"Hati-hati di rumah,mamah masih di rumah nenek mungkin Minggu depan baru pulang"
"Iya mas"
"BI titip Gadis ya"
"Iya Den"
"Aku berangkat"
Gadis mengantar Riki sampai keluar rumah memandang mobil Riki hingga hilang dari pandangan,Hari ini Riki di antar supir Keluarga ke Bandara.
"BI saya ke atas dulu"
"Iya Neng"
__ADS_1
Bibi melanjutkan bersih-bersih nya dan Gadis pergi ke kamarnya membereskan tempat tidur membereskan pakaian kotor lalu bergegas mandi setelah mandi Gadis memakai bajunya Gadis memakai celana jeans dan kaos rambutnya di gerai,Hari ini Gadis akan ke rumah mamahnya untuk menjemput jagoan nya.
Gadis berangkat dengan Taxi online menuju rumah mamahnya sebelum berangkat Gadis sarapan dulu dan berpamitan kepada Suaminya lewat chat Riki masih membalas pesan Gadis.