
Gadis mandi di bawah guyuran shower, segar rasanya tiba-tiba kepalanya pusing gadis berpegangan pada dinding tempat sabun dan Sura benda jatuh di susul Dengan suara bruuug.Riki yang mendengar suara gaduh di kamar mandi bergegas masuk nampak gadis sudah tergeletak di lantai kamar mandi.
"Gadis..." Riki bergegas mengambil handuk untuk menutup tubuh gadis dan membaringkannya di kasur Riki cepat mengambil baju gadis dan bergegas memakaikan gadis baju piyama tanpa dalaman lalu bergegas mengangkat gadis turun kebawah nampak orang tua gadis sedang duduk di teras dengan bersamaan mamah Riki pun baru tiba di antar sopir.
"kenapa gadis Ki"
"gadis pingsan di kamar mandi" nampak kepanikan di wajah mereka.
"ayo cepat masuk ke mobil mamah kita ke rumah sakit sekarang"
Akhirnya mereka semua masuk ke mobil mamah Riki sopir segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit. Di rumah sakit nampak suster sudah menunggu mamah Riki tadi menghubungi teman nya yang bertugas di rumah sakit. Sebelum turun Riki memakaikan jaket nya yang ada di mobil ke tubuh gadis untuk menutupi tubuh atas nya. Gadis di gendong Riki di baringkan di atas blangkar langsung masuk IGD setelah di periksa gadis langsung masuk ruang rawat inap.
Riki duduk di samping ranjang rumah sakit gadis masih belum sadar wajahnya pucat di tangannya ada selang infus,tadi Dr bilng kalo fisik gadis sedikit lemah tapi tidak ada yang perlu di hawatirkan keadaan janin nya pun baik.
Rian membelai kepala gadis dan bergumam.
__ADS_1
"aku sungguh minta maaf semua salahku, aku berjanji akan menyayangi kalian" lalu Riki mengecup kening gadis lama dahi gadis terasa basah dari air mata Riki yang jatuh ke dahinya. sebenarnya gadis sudah siuman dari tadi cuma dia enggan membuka mata karna Riki yang menemaninya,hati gadis sedikit tersentuh dengan ucapan Riki.
Gadis membuka matanya ketika Riki masuk ke toilet,Riki keluar toilet berjalan menuju ranjang Gadis,Riki tersenyum ketika melihat gadis sudah sadar.
"syukurlah kamu sudah sadar,mau makan sesuatu"
"aku mau minum"
"tunggu sebentar" Rian menyerahkan air di gelas tanpa sadar gadis duduk dan menerima gelas yang di berikan Rian setelah minum gadis baru sadar kalau dia tidak pake Daleman refleks gadis menarik selimut nya sampai ke dadanya"
"maaf tadi waktu kamu pingsan aku pakein baju saking paniknya aku lupa pakein Daleman" Riki menggaruk kepalanya sedangkan gadis wajang nya memerah karna malu.
"eemmm ga apa-apa kamu kan suamiku" gadis menjawab sambil menunduk.
"nanti mamah bawain baju ganti,nanti ganti baju"gadis hanya mengangguk dan berbaring lg.
__ADS_1
"kalau mau makan sesuatu bilang nanti aku belikan"
"iya"
"ya udah aku mau zoom meating dulu sebentar ada klien yang minta di buatkan desain interior" Gadis mengangguk,Riki berjalan ke sofa dan mulai menyalakan laptop nya gadis mendengar obrolan Riki sebelum akhirnya tertidur kembali.
"Anda sepertinya sedang tidak di kantor"
"iya pak maaf,saya sedang di rumah sakit"
"ooh siapa yang sakit pak"
"istri saya pak,pagi tadi masuk rumah sakit"
"wah saya kira pak Riki belum menikah, semoga istrinya segera sembuh ya pak "
__ADS_1
"ah terima kasih pak, mari kita mulai"
Hampir satu jam Riki melakukan zoom,hingga gadis terbangun karna mamahnya datang membawa makanan dan baju ganti.