
Malam hari Gadis duduk di atas kasur kakinya berselonjor di ganjal dengan batal kakinya terasa pegal-pegal terlalu banyak berdiri bibi membantu Gadis mengusap kakinya dengan minyak jaitun badan gadis bersender di tumpukan batal dan guling matanya terpejam menikmati pijatan bibi, pintu tiba-tiba terbuka nampak Riki masuk kedalam kamar bibi yang melihat Riki masuk cepat-cepat berdiri.
"Gak apa-apa bi lanjutkan,Gadis kenapa bi"
"Ini mas si neng kakinya pegal-pegal"
"Yaudah saya mau mandi,Gadis udah makan"
"belum"
"bibi siapin makan malam dulu"
Bibipun bergegas keluar kamar menyiapkan makan malam sedangkan Riki masuk kekamar mandi setelah menyelimuti istrinya.
setelah mandi dan berpakaian Riki membangunkan Gadis untuk makan malam perlahan Riki mengusap bahu Gadis perlahan mata Gadis terbuka perlahan membetulkan duduknya.
"pelan-pelan bangunnya, kita makan malam dulu"
Pelan-pelan Gadis turun dari kasur berjalan di rangkul Riki sampai di meja makan Riki menyodorkan nasi dan lauk untuk Gadis, nampak mata Gadis masih mengantuk.
__ADS_1
"makan dulu sayang nanti tidur lagi"
"heemm"
"Jangan terlalu lelah,semakin besar kandunganmu pasti semakin lelah"
"iya "
"Tadi siang kamu bikin berapa pesanan"
"cuma 10,aku sudah mulai mengurangi pesanan"
"Aku bosan di rumah setelah cuti kuliah aku tidak ada kegiatan makanya aku jualan kue online"
"Aku ngerti"
Merekapun melanjutkan makan malam mamah Riki sedang di klinik nya belum pulang karena ada pasien melahirkan ditambah nenek tidak ada rumah terasa sepi.
"Oh iya besok aku harus keluar kota mungkin beberapa hari mau melihat cafe yang mau di renovasi"
__ADS_1
"Aku pulang ke rumah mamah ku ya selama kamu di luar kota di sini sepi mamah sibuk nenek gak ada"
"Oke besok sebelum ke bandara aku antarkan kamu ke rumah mamah"
Setelah selesai makan malam mereka naik ke lantai dua menuju kamar mereka Gadis masuk ke kamar mandi sementara Riki ke meja kerjanya menyelesaikan gambar desain nya, setelah selesai Gadis duduk di kasur sambil bersandar lalu mengambil handphone nya mengirim chat ke mamah nya bahwa besok Gadis akan nginap beberapa hari di rumah mamahnya setelah mengirim pesan ke mamahnya Gadis melihat ada chat dari nomor yang tidak dikenal Gadis membuka chat tersebut.
"Selamat pagi cantik kenapa no hp ku kamu blokir"
"siang dis sedang apa? kenapa chatku tidak di balas "
"Malam cantik kenapa chat ku tidak pernah kamu balas,Aku harap kamu tidak menghindari ku"
"Kamu tau aku sangat merindukanmu, rasanya aku ingin cepat-cepat selesai kuliah dan segera menemui kamu"
Gadis tidak sedikitpun membalas chat dari Reza, Gadis menyimpan handphone nya di nakas lalu merebahkan badannya menyamping karena kehamilan yang mulai besar Gadis sudah tidak nyaman tidur terlentang.
Riki melihat Gadis sudah berbaring segera ke kamar mandi membersihkan diri setelah selesai Riki mengemas berkas-berkas untuk di bawa keluar kota besok setelah selesai Riki naik kekasur berbaring di samping istrinya,Riki menyelimuti Gadis lalu Riki memeluk Gadis dari belakang mengelus perut istrinya yang mulai membesar karena Gadis sekarang kalau tidur selalu memakai daster membuat dasternya tersingkap membuat Riki selalu menahan keinginannya tapi entah untuk malam ini rasanya dia sudah tidak sanggup menahan, perlahan tangan Riki suda mulai masuk kedalam daster istrinya mengusap perut yang buncit itu sesekali ada gerakan Halus dalam perut setelah puas mengelus perut istrinya tangannya mulai naik keatas menyusuri sesuatu yang selalu ingin di pegang nya,Gadis menggeliat berbalik menghadap RIki. Riki yang sudah di kuasai nafsunya langsung m****t bibir istrinya Gadis yang mulai terbawa suasana mulai membalasnya Dan untuk pertama kalinya setelah kejadian terkutuk itu mereka menyatukan diri mereka.
&&&&&&&&&&&& SKIP &&&&&&&&&&&&&
__ADS_1
Maaf ya say adegan dewasanya kalian imajinasikan sendiri ya🤭 author ga bisa menjelaskan nya takut ada yang baca masih di bah umur🤭😁🙏