
Flashback
Di sebuah kantin di SMA negeri nampak ramai di waktu istirahat Gadis dan beberapa temannya nampak duduk menyantap bakso yang mereka pesan sambil sesekali bercanda dengan kawannya,Dari ke jauhan nampak seorang laki-laki duduk di bangku kantin yang lain bersama temannya.
"Bengong aja loh"
seketika saja tubuhnya terlonjak kaget lalu meminum jus pesanannya.
"sialan Lo ndi"
"lagian gua liat lu bengong aja,liatin apaan sih za"
"aah ngga,gua gak liat apa-apa"
"alaaah Lo ga bisa bohong ma gue,secara kita sahabatan dari SMP"
"oke-oke gue jujur sama Lo,Lo Liat cewe yang berlesung pipi itu"
"oooh si Gadis gue tau dia kelas IPA 1 kenapa emang Lo suka".
"heeemmm"
"Gila Lo,saingan Lo banyak ati-ati Lo"
__ADS_1
"Yaaa sebelum dia mempunyai pacar sah-sah aja dong kalau gue ikut bersaing"
"heemm ya Lo coba aja, tapi yang gue denger doi rada susah di deketin nya"
"Gue yakin bisa dapetin dia"
"oke lah,semangat brow"
Jam istirahat berlalu Gadis dan teman-teman masuk ke dalam kelas,Gadis adalah murid yang berprestasi selalu mendapat juara di kelasnya, sedangkan Reza adalah ketua OSIS dan juga kapten basket di tim nya Reza cukup populer di sekolahnya karena sering menjuarai lomba basket antar sekolah. seiring berjalannya waktu Reza selalu mencari tahu tentang Gadis dan mereka pun semakin akrab, Gadis merasa nyaman dan mengagumi sosok Reza hingga puncaknya pada acara perpisahan sekolah Reza memberanikan diri untuk mengutarakan perasaannya.
"Dis sebenarnya ada yang mau aku katakan"
"ada apa za"
"kamu tau kan aku akan meneruskan kuliahku ke luar negeri,SE belum aku pergi aku ingin kamu tau perasaan ku selama ini" Gadis diam membeku pikiran nya berlarian.
"eemm maaf za aku belum memikirkan pacaran, aku ingin menggapai cita-cita ku dulu kamu tau kan cita-cita ku"
"eeemm aku tau dan aku akan selalu mendukungmu,dan aku berharap kamu menungguku pulang kembali dan di saat itu aku harap kamu menerimaku"
"aku janji,aku pasti menunggumu kembali"
flashback off
__ADS_1
Gadis meletakkan ponsenya tanpa membalas chat dari Reza, Gadis merebahkan tubuhnya di kasur air matanya tak berhenti mengalir hingga akhirnya tertidur.
Sore hari Gadis terbangun ada beberapa chat dan telpon dari Riki baru akan membuka chat handphone Gadis berdering lagi dari Riki Gadis menjawab nya.
"Kamu dimana sih aku jemput ke rumah mamah kamu ga ada"
"maaf aku di rumah ketiduran,ini baru bangun" Terdengar helaan nafas di sebrang sana.
"Ya sudah sekarang aku pulang"
"iya"
Rikipun mengahiri panggilan nya, setelah membereskan kasur Gadis masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Riki nyampe rumah jam 6sore lalu bergegas ke kamar nya,nampak Gadis sedang duduk menghadap cermin bruuug suara pintu kamar di banting keras Gadis diam membeku nampak Riki berjalan menghampiri nya wajahnya nampak marah .
"Kamu tau bagaimana hawatirnya aku"
" aku menelpon mu beberapa kali,aku jemput ke mamah tapi kamu gak ada aku nyariin kamu kaya orang gila" tiba-tiba Riki memeluk gadis punggungnya bergetar.
"Jangan seperti ini lagi kalo ada apa-apa kabari aku,aku takut terjadi sesuatu pada mu dan bayi kita"
perlahan tangan gadis membalas pelukan Riki Gadis mengusap punggung Riki setelah tenang Riki melepas pelukannya dan mencium kening gadis.
__ADS_1
"Jangan pernah tinggalkan aku dan anak kita bahkan dalam pikiran sekalipun"
Setelah mengucapkan itu Riki masuk ke kamar mandi sedangkan Gadis duduk termenung.