Gadis Yang Ternoda

Gadis Yang Ternoda
57.


__ADS_3

Gadis berjalan ke lantai atas menuju kamarnya dengan membawa secangkir coklat panas membuka pintunya pelan nampak Riki duduk di balkon kamar sambil merokok baru kali ini Gadis melihat Riki merokok, Riki tidak menyadari kehadiran gadis entah pikirannya kemana tatapan matanya kosong menerawang jauh menatap langit yang sedikit mendung, Gadis meletakan secangkir coklat panas di atas meja kecil lalu duduk di kursi yang lain, Riki menyesap lagi rokok nya dan membuang asapnya ketika Riki mengambil cangkir dia kaget karena Gadis ada di sana Riki cepat-cepat mematikan rokoknya lalu mengambil cangkir kopinya seketika dia tertegun .


"Aku minta bibi membuatkan kopi kenapa jadi coklat panas"


"Aku yang melarangnya,kopi hitam tidak baik kamu minum bibi bilang kamu punya maag yang kronis"


"Siapa kamu,tidak usah sok peduli"


Riki berjalan menuju kamar mandi lalu menutup pintunya dengan keras membuat Gadis kaget, Gadis membawa kembali coklat panas kedalam kamar meletakkan nya dinakas Gadis juga menyiapkan pakaian Ganti untuk Riki. Lalu turun kebawah menuruni tangga menuju dapur membantu bibi memasak.


"neng Gadis habis nangis matanya kok merah"


"Gak apa-apa bi ini cuma perih aja"


"Bibi tau mas Riki marah kan sama neng, bibi saranin segera minta maaf mas Riki pasti Nerima maaf dari neng"


Gadis berusaha tersenyum etahlah Gadis bingung apakah dari dulu dia sudah menerima Riki.

__ADS_1


Hari terus berganti dan Riki masih dingin kepada Gadis satu Minggu sudah usia baby R Gadis rajin memompa Asinya, walaupun Riki bersikap dingin tapi Riki masih tidur bersama Gadis malah tanpa sadar Riki selalu memeluk Gadis ketika tidur,demi apapun Riki sangat mencintai istrinya.


Sepulang Gadis dari kampus untuk mendaftar kembali nampak rumah sedikit ramai ada apa pikir Gadis hingga Gadis berjalan lebih dalam nampak Riki menggendong baby R , langkah kaki gadis di percepat ada mamahnya Gadis juga dan wajah suster yang tegang.


"Ada ap ini,mas kenapa baby R"


Riki tidak menjawab dia masih dalam mode diamnya hingga sang mamah yang menjawab.


"Baby R demam kata suster dari semalam tidak mau menyusu"


"anu... mbak"


"mas berikan baby R padaku"


Dengan ragu-ragu Riki memberikan baby R kepada Gadis ajaib tangis baby R berhenti.


"eem kenapa sayang bunda sakit Hem"

__ADS_1


Gadis membawa baby R Gadis menaiki tangga menuju kamarnya di susul Riki dari belakang setelah sampai kamar Gadis menyerahkan baby R kepada Riki membuat Riki memandang penuh tanya.


"mas gendong dulu sebentar aku mau bersih-bersih dulu aku kan dari luar"


Gadis cepat-cepat menuju kamar mandi membersihkan diri setelah selesai memakai baju rumah Gadis mengikat rambutnya nampak baby R sedang menangis Riki menyerahkan kembali baby R seketika tangis nya berhenti.


"Kamu gak mau nyusu di botol sayang, baiklah bunda minta maaf sekarang bunda akan Susui kamu hemm"


Perkataan Gadis seketika membuat Riki kaget bercampur senang.


"Mas tolong minta air hangat aku baru selesai mandi"


Cepat-cepat Riki membawa Air hangat lalu dengan cepat Gadis meminum nya baby R menangis kembali.


" iya sayang ini bunda kasih jangan nangis ya"


Gadis mulai menyusui baby R nampak baby R menyusu dengan kuat nya sesekali Gadis meringis Karena pertama kali menyusui.

__ADS_1


__ADS_2