
Setelah makan malam Gadis berkumpul bersama nenek dan ibu mertuanya di ruang keluarga sedangkan Riki pamit ke kamar untuk menyelesaikan gambar desain nya.
"Gimana kuliah mu sayang"
"Aku masih ijin mah,apa aku cuti aja ya"
"Heem menurut mamah kamu diskusi dengan suamimu bagaimana baik nya, tapi kalau menurut mamah lebih baik kamu cuti saja dulu fokus dengan kehamilan mu"
"iya mah nanti Gadis bicara sama mas Riki"
"Seperti nya nenek tidak akan kembali ke Jogja, nenek ingin menanti kelahiran cicit pertama "
Ucapan nenek membuat Gadis termenung,itu berarti selamanya Gadis tinggal di rumah orang tua Riki,nenek yang melihat Gadis bengongpun hawatir.
"kenapa sayang"
"ah ga apa-apa nek"
"mah,nenek aku pamit ke kamar ya"
"iya sayang kamu harus banyak istirahat"
"selamat malam"
__ADS_1
"malam sayang"
Gadis berjalan menaiki anak tangga, setelah sampai di depan pintu Gadis membukanya perlahan dan menutupnya,nampak Riki masih fokus di meja Gambarnya. Gadis berjalan menuju kamar mandi untuk menggosok gigi, Riki meregangkan otot nya sambil melihat istrinya masuk ke kamar mandi,Gadis keluar dari kamar mandi sudah mengganti baju tidurnya dengan piyama satin selutut lalu naik ke atas tempat tidur.
Setelah membereskan pekerjaan nya Riki masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri,Gadis yang tadinya berniat menunggu Riki untuk bicara akhirnya tertidur pulas karena lelah.
Riki keluar kamar mandi nampak gadis sudah tertidur Riki merangkak naik ke atas kasur menyelimuti gadis dan dirinya Riki memeluk erat tubuh Gadis mengelus perutnya hingga akhirnya tertidur.
Gadis terbangun yang ia rasakan perutnya terasa berat nampak tangan Riki di perut gadis perlahan gadis memindahkan tangan Riki lalu bergegas ke kamar mandi membersihkan diri.
Riki terbangun nampak Gadis sudah tidak ada Riki duduk bersandar di kasur sambil mengecek handphone nya, tidak lama Gadis keluar sudah kelihatan segar. Riki berdiri berjalan ke kamar mandi sedangkan Gadis memoles wajahnya dengan cream dan lipstick warna pink supaya tidak pucat gadis memakainya tipis setelah selesai Gadis membuka gorden dan jendela supaya udara pagi masuk lalu di lanjutkan dengan membereskan tempat tidur setelah selesai Gadis keluar kamar untuk menyiapkan sarapan pagi.
"pagi bi"
"mau bikin apa bi buat sarapan"
"ini bibi mau bikin nasi goreng"
"sini biar aku yang bikin bi"
Mereka pun mulai memasak 30menit sarapanpun siap,mamah Riki dan nenek sudah duduk di meja makan di susul Riki.
Gadis duduk di samping Riki mereka pun mulai sarapan pagi bersama.
__ADS_1
Setelah sarapan Gadis mengantar Riki sampai teras rumah Gadis mencium tangan Riki dan Riki mencium kening Gadis.
"Mas..." Riki berbalik memandang gadis.
"Ada apa"
"Aku ijin ketemuan dengan Aisyah siang ini dan pulangnya mau ke rumah mamah"
"heem ya sudah, pulang nya nanti aku jemput sepulang kerja"
"iya"
"ya udah aku berangkat" Gadis mengangguk Rikipun berjalan menuju mobil nya,setelah mobil Riki sudah tidak terlihat Gadis masuk ke dalam rumah lalu menaiki tangga menuju ke kamarnya,Gadis duduk di balkon kamar sambil memainkan handphone nya ada notif pesan yang belum terbaca ternyata nomor yang tidak dikenal Gadis membuka pesan chat dari nomor yang tidak dikenal.
"Haiii dis,apa kabar"
"maaf aku baru menghubungi mu"
"handphone ku hilang"
"ku harap kamu tidak marah,Dan jangan lupa janjimu pada ku😁😘"
Gadis menunduk mengusap perutnya yang sedikit berisi tanpa dia inginkan air matanya mulai turun.
__ADS_1